-006-
Seyna melangkah santai dengan tatapan lurus ke arah depan, tujuan nya sekarang ada UKS, ia ingin mengambil kotak obat untuk sang teman yang kaki nya sedang terluka, tapi langkah nya terhenti saat dua orang perempuan berdiri menghalangi jalan nya saat ini.
Seyna Annovra
(Hanya menatap sekilas lalu hendak pergi)
Gadis itu meringis pelan lalu menarik pergelangan tangan seyna agar tetap di tempat.
Terdengar dengusan tipis dari bibir gadis di hadapannya saat ini, seyna hanya diam menatap nya datar.
Vanessa Carlton
Gue dua hari ini ga ganggu Lo sama sekali, dan sekarang dengan gatau dirinya Lo mau menghindar?
Gadis bernama lengkap Vanessa Carlton yang menduduki kelas biologi itu menatap datar lawan bicaranya, ia terkenal sebagai satu satu nya orang yang suka menganggu seyna, entah karena apa alasan nya
Seyna Annovra
Lepas!
(Menghempaskan kasar tangan Vanessa)
Seyna Annovra
Gue buru-buru, gak ada Waktu! jadi tolong jangan ganggu.
Flo Angelia
Gausah sok sibuk!
Flo Angelia
Lo. cuma cewek sok polos yang berlindung di balik kata pendiem!
Seyna tersenyum kecil Seraya menatap Flo yang memandang nya sinis, gadis itu memang sangat sensitif terhadap nya.
Seyna Annovra
Kalo gak ada kerjaan, Mending gantiin mang Ujang aja bersihin toilet sekolah, lebih bermanfaat kan?
Seyna Annovra
Satu lagi,
(Ucapnya Sebelum benar benar pergi)
Seyna Annovra
Orang orang seperti kalian, terlihat seperti sampah, menjijikkan.
Ia berucap dengan senyuman, beda hal dengan Vanessa yang memandang nya tajam, setelah nya seyna berlalu.
Vanessa Carlton
bngst! dasar cewek siaalan!
Keduanya berlalu pergi dengan perasaan kesal serta marah, tapi sepertinya hanya Vanessa.
____________________________
Selca Febriana
Aw aw sakit sey!😣
Seyna Annovra
Tahan
(Ujarnya seraya meneteskan obat merah di lutut selca yang terluka)
Selca hanya diam seraya meringis, sungguh lebay menurut Jayden yang duduk santai sambil menatap gadis cerewet itu.
Jayden Noel
Lebay Lo, Gitu doang lemah.
Selca Febriana
Kamu mending diem deh!
Jayden hanya memutar bola mata nya malas.
Seyna Annovra
Kalo jalan pake mata, gausah selengean.
(Ujarnya seraya memasangkan plaster terakhir)
Selca hanya diam sambil mengerucutkan bibirnya.
Seyna Annovra
(Menggeleng)
Jayden Noel
Serius? biar sekalian gue beliin ke kantin.
Selca Febriana
Aku aja yang nitip yaa? gantiin seyna
(Menatap Jayden dengan Pupe eyes)
Seyna Annovra
(Melirik Jayden)
Jayden Noel
Ck! yaudah nitip apaan?!
Selca Febriana
Yeyyy maksih jaydenn!!
Jayden Noel
Cepet cil! atau gajadi!?
Selca Febriana
Ihh iya sabar! aku batagor saos nya banyakin terus takoyaki sama grentea nya dua!
Jayden hanya menghela nafas pelan lalu mengangguk setelah nya ia berlalu pergi dengan langkah malas, sumpah.
Selca Febriana
MAKASIH JAYDENN!! JAYDEN BAIK BANGET DEH!!
Selca Hanya terkikik pelan.
Tak lama kemudian selca kembali menoleh ke arah pintu kelas yang di buka sedikit kasar oleh seseorang, ia kira itu Jayden. padahal mulut nya sudah siap Menyerang tapi seketika ia terdiam saat melihat bukan jaydenn yang datang melainkan dua orang perempuan yang sangat amat di kenali disini.
Seyna Annovra
(Merasa hening akhirnya menoleh)
Seyna diam saat seseorang berdiri di samping meja nya saat ini, gadis itu sedikit mencondongkan tubuhnya menatap seyna dari jarak dekat.
Vanessa Carlton
(Tersenyum)
Seyna Annovra
(Mengakat satu alisnya)
Vanessa Carlton
You are so bad in my view.
Seyna hanya membalas nya dengan senyum tipis lalu pandangan nya kembali naik menatap Vanessa yang masih diam di tempat nya.
Seyna Annovra
So even with you.
Vanessa Carlton
(Hanya diam)
Selca Febriana
Heh nenek lampir! ngapain sih kalian kesini?!
Selca Febriana
Nyasar ya?! ini kelas IPA! bukan biologi!
Vanessa masih diam dengan pandangan yang tak teralihkan sedikit pun pada wajah seyna yang tak menatap ke arah nya sama sekali.
Selca Febriana
Pergi sana! ganggu banget tau ga!
(Semprot nya lagi dari bangku depan)
Flo Angelia
Gausah ikut campur! Lo ga di ajak!
(Sentaknya menatap nyalang selca)
Selca Febriana
Apa?! kamu pikir aku takut sama kamu hah?!
Flo hanya tertawa sarkas, hanya gadis manja dan lugu seperti selca? bukan tandingan nya!
Selca Febriana
Kenapa diem?! takut kan kamu?!
Flo Angelia
Lo Bukan apa apa, cuma kotoran yang ga ada artinya.
Flo Angelia
Jadi gausa banyak bacot, mending diem.
Selca Febriana
Apa kamu bilang?!
Selca melotot sok garang lalu ia hendak berdiri dan menyerang Flo, dan siaal! ia lupa kalo kakinya sedang luka.
Selca Febriana
Aww!
(Terjatuh)
Flo Tertawa terbahak bahak, merasa geli dengan tingkah laku gadis ga berguna di hadapan nya saat ini.
Flo Angelia
Sok! sok an hahaha!
Selca meringis sakit karena lututnya yang terluka kembali menghantam ubin, matanya bahkan sudah berkaca kaca sekarang.
Vanessa Begitu juga Flo dan selca terkejut saat tiba tiba seyna menggebrak meja dengan kuat tatapan nya tajam dan tidak bisa di deskripsikan.
Ia melangkah keluar dari meja nya lalu menghampiri Flo yang terdiam di tempatnya.
Flo Angelia
(Diam menatap seyna yang berdiri di depan nya sambil menatap nya tajam)
Tak mengucapkan apapun, tapi Flo bisa melihat kilatan kemarahan dari mata hitam lekat milik seyna, setelah nya seyna berbalik dan menjulurkan tangannya.
Selca terduduk di salah satu bangku, lalu seyna kembali berbalik dan kini ia melangkah maju satu langkah.
Seyna Annovra
Tunggu, gue bakal bales perbuatan Lo hari ini.
(Bisiknya Pelan dengan pandangan yang tak putus menatap mata Flo)
Flo Angelia
Lo pikir gue takut?
Seyna Annovra
(Hanya diam)
Vanessa Carlton
Ck...ck...
Vanessa Carlton
Drama membosankan!
(Ujarnya dengan sinis)
Vanessa melangkah maju lalu memandang selca tajam ia mendadak tak Suka pada gadis itu, apalagi saat melihat seyna yang seperti nya sangat mengkhawatirkan gadis lugu itu.
Kedua perempuan itu pergi keluar dari kelas IPA saat di pintu masuk langkah nya tak Sengaja berpapasan dengan anggota BlackWolf yang kebetulan ingin memasuki kelas mereka. keduanya hanya menatap sekilas lalu segera pergi.
Kaysen Dervian Collin
Ehh Ness! ko buru-buru banget sih? gamau ngobrol dulu??
Tak ada jawaban Membuat marven menertawakan nya.
Marven Kavindra
Dasar kadal buaya!
Kaysen Dervian Collin
Bcot!
Tatapannya kian mendatar saat ketiga teman nya mulai meninggalkan nya sendiri di depan pintu menyorot dalam mengamati punggung Vanessa yang perlahan hilang di balik tikungan.
____________________________
Asterlio Clausen
(Duduk di Bangku nya)
Seyna Annovra
Masih sakit?
(Tanyanya datar melirik Selca sekilas)
Selca Febriana
(Menggeleng)
Udah engga,gara gara si nek Lampir plot itu!
Ujar selca sebal, seyna hanya diam.
Asterlio Clausen
(Menendang kaki bangku seyna)
Seyna Annovra
(Hanya Melirik dengan ekor matanya)
Asterlio Clausen
(Menendang lagi)
Seyna Annovra
(Berbalik menatap asterlio dengan sedikit kesal)
Asterlio Clausen
(Menunjuk hape nya sendiri)
Seyna Annovra
(Mengakat satu alisnya)
Mata seyna Terlalihkan pada benda pipih miliknya yang berderit lalu ia membalikkan badannya semula dan mulai membukanya.
0887×××××××××
💌 :Pulang sekolah nanti Temuin gue di belakang sekolah.
Seyna Annovra
(Melirik aster sekilas)
Sedangkan Aster hanya diam menatap seyna dari belakang.
Selca Febriana
Huh...
(Meletakkan kepalanya di atas meja jadi menyamping)
Selca Febriana
(Mata tak sengaja bertemu tajam seseorang)
Selca langsung memutar kepalanya jadi ke arah seyna yang fokus main handphone siaal ia jadi gugup, kenapa biru sangat tampan?!!
"The world even hates you, let alone me?"
"Jangan menilai sesuatu sesuai sudut pandang mu, dunia ini penuh kebohongan."
Comments
★♡➷𝚂𝚎𝚌𝚛𝚎𝚝➹♡★
Kasian si Alan selalu jadi pelarian kalimat ketika kesal😌
2023-01-11
2
Na_S.W_🌾
Lha Biologikan cabang dr IPA?!🙃
2023-01-10
0
ゾロ__
Owhh..🤐
2023-01-10
2