-002-
Seluruh murid di buat heboh dan mengalay! saat melihat empat cowok populer di sekolah mereka yang terkenal Tampan dan menarik dengan kepribadian nya sendiri-sendiri itu lagi pada berdiri di tengah-tengah lapangan.
Iya! mereka ketahuan ngebolos karena ga Sengaja pas-pasan sama guru BK di halaman belakang tadi, emang sihal.
Walaupun mereka terkenal dengan sebutan badhuman! pesona mereka tak luntur sedikit pun!
Di sisi lain, Terlihat kedua perempuan yang tengah Melangkah santai di atas ubin koridor yang langsung bisa melihat ke arah luar lapangan, sebenernya seyna males keluar kelas! tapi apa daya jika dirinya di paksa oleh temannya yang begitu cerewet itu.
Selca Febriana
(Melihat ke arah lapangan)
Selca Febriana
Mereka lagi pada di hukum ya? kasihan...
(Ucapnya dengan raut yang mengerut karena merasa kasihan)
Seyna tak mengubris ucapan Gadis itu, matanya malah tak sengaja melirik ke arah salah satu cowok yang berdiri di bawah tiang bendera itu.
Dengan raut datar yang terus menatap lurus kedepan serta pelipis yang sudah di banjiri keringat, auranya sangat dingin.
Selca Febriana
Yaampun... mereka ko bisa sesempurna itu si sey??
Seyna Annovra
(Melirik malas selca yang berjalan di sebelah nya dengan kedua tangan gadis itu yang menyatu di depan dagu)
Selca Febriana
Isss dasar patung!
(Sinisnya pada temannya itu karena terlalu kesal sering di abaikan)
Kini keduanya sudah berada di dalam kantin yang lumayan ramai, kantin disini sudah di pecah menjadi dua kalo hanya satu sudah di pastikan tidak akan muat untuk menampung para makhluk bumi.
Selca Febriana
Sey, mau pesen apa?
Selca Febriana
Aku mau pesen batagor sama baso.
Seyna Annovra
(Hanya mengangguk)
Selca Febriana
Terus minuman nya green tea
Seyna Annovra
Samain, selca..
Selca hanya menyengir lalu segera berlalu pergi untuk memesan makanan, seyna hanya diam mata nya menatap kosong ke arah depan, mendengar suara para gadis yang mengobrol dan bercerita sambil tertawa, Membuat nya melirik.
Seyna hanya diam memperhatikan sebelum pandangan nya Teralihkan pada sosok gadis yang kini duduk di depannya, seyna tersenyum tipis sangat tipis!
Selca Febriana
Nih, pesenan kamu.
Selca Febriana
Sama sama
(Menatap seyna sambil tersenyum manis lalu menatap makanan nya)
Keduanya pun makan dengan tenang, Sebelum suara ricuh terdengar dari arah pintu masuk, lalu pandangan selca jatuh pada keempat cowok yang menduduki dirinya tak jauh dari meja nya dan seyna berada sekarang.
Selca Febriana
Sey..
(Panggil nya beralih menatap seyna, seyna hanya membalas tatapan nya)
Selca Febriana
Di antara mereka berempat,
(Ucapnya menjeda sambil melirik ke arah meja aster dkk)
Selca Febriana
Ada yang kamu suka gak?
Seyna Terdiam sambil matanya menatap ke arah selca yang terlihat Menunggu jawaban nya.
Seyna Annovra
Kenapa nanya hal itu?
Selca Febriana
Gak papa sih, nanya aja...
Seyna Annovra
(Kembali menatap ponselnya lalu menggeleng)
Selca Febriana
Beneran? di saat semua perempuan tergila gila sama mereka, kamu malah ga tertarik sama sekali sama mereka?
Seyna Annovra
Engga.
(Jawabnya tanpa menatap sang empu)
Selca Febriana
Masa sih...
(Gumam nya seakan akan masih tak percaya dan seyna hanya diam walau dia mendengar)
______________________________
Marven Kavindra
Lagi deket sama siapa ter?
Tanya tiba tiba cowok itu mengundang ketiga teman nya melirik ke arahnya Aster memandang Marven sekilas.
Kaysen Dervian Collin
Lah perasan gue kemarin ngeliat Lo di tempelin sama cewek make baju gamers, siapa tuh namanya? si...Shela ya? cewek ml wkwk
(Timpalnya menatap Aster)
Asterlio Clausen
Bukan siapa siapa.
(Jawab nya acuh)
Kaysen Dervian Collin
Masa sih??
Tatapan datar yang di suguhkan Oleh cowo berperawakan tampan itu membuat nyali kaysen Seketika menciut habis, ia mengantup rapat bibir nya dengan pandangan yang teralih ke arah lain.
"Ihhh seynaaaa! tungguin!"
Karena suasana yang cukup tenang membuat suara selca Begitu terdengar jelas bagi para beberapa siswa yang ada di sana, begitu pun dengan aster, ia bahkan sampai Melirik ke arah perempuan yang berjalan duluan di depan sana.
Seyna Annovra
{ Astaga, malu-maluin! }
(Menahan kekesalan nya)
Marven Kavindra
itu si seyna kan? cewek pendiem yang duduk di depan bangku Lo Ter? tumben dia masuk kantin, biasanya ngedekem bae di kelas.
(Ucapnya membuka suara sambil mengamati punggung seyna)
Kaysen Dervian Collin
Tapi menurut gue dia cantik ah, cuman banyak diemnya.
Marven Kavindra
Bosen kayanya kalo punya pacar modelan kaya dia.
Kaysen Dervian Collin
Lah ada enak nya.
Kaysen Dervian Collin
Kalo di ajak anu-anu cuma diem.
(Ujarnya di akhiri tertawa di akhir kalimat)
Marven Kavindra
Njis otak buaya kalo ngomong suka di luar bumi ya.
Kaysen Dervian Collin
Lah bener kan? wkwk
Aster tak mengindahkan perkataan-perkataan teman nya itu dia hanya diam menatap kedepan dengan sorot datar, seperti orang yang tengah memikirkan sesuatu tapi tak begitu tertara.
Sedangkan Biru yang sedari tadi diam kini melirik para sahabat nya yang masih tertawa terbahak-bahak mentertawakan kekonyolan mereka.
Biru Sagara
Kalo ngomong mikir dulu, pake otak, gimana kalo yang di omongin denger ucapan Lo berdua yang breengsek ini?
Semprot biru menatap datar kedua temannya, membuat kaysen sedikit tertampar atas ucapan lelaki yang di ketahui adalah sepupu ketuanya itu.
Kaysen Dervian Collin
Y-yaa sorry gue kan cuma bercanda..
Marven Kavindra
Yeh Jamal, bercanda Lo nyakitin!
(Ucapnya ikut memojoki)
Kaysen Dervian Collin
Kok konyol sih lu?
Marven Kavindra
Ngapa?
(Ucapnya tak kalah nyolot)
Kaysen Dervian Collin
Jamal bapak gue anj
Seketika marven tertawa terbahak-bahak, beda hal dengan kaysen yang sudah menatap nya sinis, aster mengalihkan pandangannya ke arah pintu masuk dengan diam tak memperdulikan canda tawa kedua temannya.
Kalian pada ga suka ya sama ceritanya? atau mau di delete ajaa???
Comments
iechii
suka banget kak
jangan di delete yaa
2025-02-24
0
Woman 666
sukaaaaaaa
2024-06-06
0
🐇🐻🐿️🐣
otakmu ya oloh 🙈
2023-01-13
1