"Jangan menyentuh milik ku, brngsek!"
Bug!
Satu pukulan melayang tepat di wajah Revan, hal itu pun membuat para pengunjung night club tersebut langsung berteriak heboh dan berlarian begitu melihat banyak pria berpakaian hitam masuk.
"Oh astaga apa yang kau lakukan!" Pekik kaget Aqila menatap tajam pria tersebut dengan mata sayu nya dan hendak mendekati kekasih nya yang tersungkur.
Tetapi dengan cepat pria itu mengangkat tubuh Aqila bak sekarung beras.
"Lepaskan kekasihku!" Geram Revan yang sudah berdiri tegak.
"Kalian urus bocah itu" Titah dingin pria tersebut.
"Hei lepaskan aku!!" Aqila mengamuk dan memukuli punggung pria yang tiba-tiba mengangkat tubuh nya.
Kaki nya terus menendang-nendang agar tubuh nya di turunkan. Tetapi nihil, pria itu malah berjalan keluar night club dengan langkah lebarnya.
"Baj*ngan! Lepaskan kekasih ku!" Revan hendak berlari mengejar pria yang membawa paksa Aqila.
Tetapi para bawahan pria itu langsung menahan pergerakan Revan, dan memukuli nya ditempat itu juga.
.
.
"Emm.. Lepaskan aku, daging ku sedikit tidak akan membuat mu kenyang.." Rancau Aqila dengan mata terpejam nya.
"Stt, dasar gadis nakal!" Desis pria yang baru saja menurunkan tubuh Aqila di atas kasur king size milik nya.
Tubuh Aqila menggeliat tidak nyaman, tangan nya berusaha membuka kancing kemeja yang ia gunakan.
Melihat hal itu, dengan cepat pria tersebut menahan pergerakan Aqila.
"Apa yang kamu lakukan, baby girl!"
"Eugh panas.."
Aqila terus bergerak resah, mata nya yang tadi sempat terpejam kini kembali terbuka dan menatap sayu pria di hadapan nya.
"Panas.. Tubuh ku panas.. Eughh.." Lirih Aqila beserta lenguhannya.
"Shiit! Pasti pria brngsek itu telah memasukkan obat per*ngsang ke dalam minuman mu!"
"Ah.. Panas"
Bak seekor cacing yang baru saja keluar dari tanah, Aqila memberontak dari tahanan pria dihadapan nya, hingga akhirnya cekalan tangan nya terlepas.
"Aqila!" Bentak marah pria itu seraya mengalihkan pandangan nya.
Sedangkan Aqila dengan gerakan secepat kilat nya, telah menarik kemeja nya sendiri hingga terlepas dan hanya menyisakan kacamata penutup gunung nya.
"Uhh.. Om nyalakan AC nya, disini sangat panas" Rengek Aqila menyentuh lengan Pria yang tidak ia kenali.
"Tutupi tubuhmu dengan selimut, Aqila!"
Aqila tidak memperdulikan ucapan pria yang kini berdiri membelakanginya, mata nya malah berkeliling mencoba mencari remote AC
Hingga akhirnya mata Aqila menemukan benda yang ia cari, dengan sempoyongan gadis itu bangkit dari posisi nya dan meraih remote dinakas samping nya.
Tetapi dengan cepat pria dihadapan nya mengambil lebih dulu remote tersebut.
"Tutupi tubuhmu terlebih dahulu!" Tegas nya tanpa menatap Aqila.
"Ayolah om, berikan aku sangat kepanasan eugh.."
Tidak kunjung mendapat respon membuat tubuh Aqila semakin tidak terkendali, bahkan saat ini bagian bawah miliknya terasa sedikit gatal.
Sampai tiba-tiba Aqila melompat dari kasur itu dan menaiki punggung pria yang berdiri tegak itu.
"Sttt!" Geram rendah pria tersebut memejamkan matanya.
"Ah.. Om, tubuhmu sangat dingin.."
Seperti seorang perempuan yang haus akan belaian, kini Aqila menggesekkan hidung nya di leher pria yang saat ini hanya terdiam.
Dan sesekali lidah gadis itu menj*lati leher nya dan tentu hal itu pun berhasil membuat sang pemilik leher menggeram tertahan.
"Turun Aqila.." Pinta pria itu dengan nada rendah nya.
Aqila menggeleng lalu semakin melingkari kaki nya di perut pria itu.
"Gatal om.."
"Aku tidak akan menahan nya lagi, gadis nakal!" Erang pria itu dengan nada berat nya.
Sedetik kemudian ia langsung membalik tubuh Aqila hingga berhadapan dengan nya, lalu meraup rakus bibir gadis kecil nya.
"Emhh.." Aqila melenguh tertahan, menggesek pelan gunung berlemak nya di dada pria yang saat ini tengah mencumbu dirinya.
Merasa tidak kuat akan godaan gadis di gendongan nya, lantas pria itu membanting tubuh Aqila di kasur dan sedetik kemudian ia langsung menindih tubuh yang terus menggeliat kepanasan itu
"Stt.."
"Sudah cukup penantian ku selama tujuh tahun, Aqila Ivanka.."
Sedetik kemudian pria itu langsung menerjang tubuh Aqila yang berada di bawah nya.
"Errgh!.."
...****************...
See you next bab, jangan lupa like nya🤫
Di bab kali ini othor akan memberikan visual si cantik Aqila. 18 tahun.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 79 Episodes
Comments
Dede Dahlia
wah bram langsung unboxing aja 😂😂
2023-09-14
0
Diana diana
wahhhh wahhhh wahhh . .
2023-03-14
0
Sri Ratna Dewi
sabar om Bram jangan ganas ganas
2022-12-20
0