15. Pedagang Budak

Yu Chen terus berjalan , dia sampai disebuah hutan lebat yang dia tak tau dimana.

" Hutan apakah ini ? "

Itulah kalimat pertama yang Yu Chen keluarkan saat tiba ditempat ini. Ia melihat sekitar , ia memutuskan untuk tidak terlalu bergantung

pada infomasi sistem yang ia punya. Ia ingin mandiri..

" Energi hutan ini sangat tebal , lebih tebal dari Hutan kematian..." Yu Chen berkelebat cepat..

" Sebaiknya aku mencari informasi terlebih dahulu," Yu Chen mendarat didahan pohon raksasa kemudian melompat dari dahan pohon lainnya dan terus bergerak ke untuk mencari siapa saja yang bisa dia temui .

Selang beberapa waktu , Yu Chen melihat dikejauhan sebuah rombongan kereta kuda besar...lebih dari 10 kereta kuda terlihat..ada 50 lebih orang berpakaian hitam menjaga atau mengawal rombongan itu.

Yu Chen mempercepat gerakannya hingga ia mendarat pas di depan rombongan tersebut.

Para penjaga rombongan langsung waspada , mereka waspada karena kedatanngannya yang tiba -tiba muncul dari dalam hutan ..dengan gerakan otomatis rombongan bersikap angker.. bahkan ada beberapa yang mengeluarkan senjata.

Melihat sikap mereka...

" Tenanglah , sobat , aku hanya ingin bertanya beberapa hal " ucap Yu Chen sambil mengangkat tangannya.

Para pengawal itu saling memandang kemudian salah satu dari mereka berjalan maju..

" Apa yang ingin kau tanyakkan???" Pria itu sudah berada didepan Yu Chen..

Yu Chen mengganguk...kemudian menjelaskan maksud kedatangannya...

Selang beberapa waktu....

" Sobat ,apakah maksudmu ini ?? " Yu Chen melihat dirinya diikat secara kuat.

" hahahah bocah kutu buku...wajahmu tampan dan cukup bersih..aku kira bisa dijual dengan harga mahal . "

Semua anggota rombongan itu tertawa terbahak - bahak..

" Apakah kalian pedagang budak ???? " Yu Chen tenang..sama sekali tidak panik dan tak berusaha memberikan perlawanan ..

" benar sekali ...sebentar lagi kau akan dijual menjadi budak. Jangan melawan jika tak mau mampus..."

" Hahahahhahahaah.....!!! "

Para bandit tertawa gembira...

" Naik " tubuh Yu Chen di dorong kasar kearah kereta kuda dengan kasar..

Saat kain penutup kereta dibuka , didalamnya ada kerangkeng besi yang didalamnya terdapat orang - orang bernasib sama dengan dirinya..tangan mereka diikat. Pakaian mereka semua kotor seakan tak mandi berbulan - bulan , bahkan ada juga yang luka parah.

" busyet...kalian ternyata sudah menangkap banyak orang ya, apakah di gerbong kereta lainnya juga ada " tanya Yu Chen santuyy..

" Jangan banyak bacot...kau naik saja cepat " ancam bandit itu lalu mendorong pemuda itu masuk.

Yu Chen masuk lalu mencari tempat yang enak.

" heii..cuy , kau terlihat murung , " Yu Chen menyapa seorang pemuda seusianya.

" Apa Kau bodoh ?? Melihatmu tersenyum bodoh membuat ku kesal, " pemuda itu kesal melihat orang yang tak bisa melihat keadaan.

" Apa yang perlu ditakutkan dari semut - semut itu? Aku bisa membantai mereka dengan mudah , " Yu Chen tersenyum sinis.

" Bercanda pun ada batasnya " pemuda itu menghardik , " jika dirimu hebat , kenapa kau bisa ditangkap oleh mereka ???"

" Karena aku ingin bermain.. "

Pemuda itu semakin kesal...

" Oh ya kawan, Aku Yu Chen "

" Sebut aku Chu Yan " Pemuda itu mengenalkan dirinya..

" Chu Yan bisa kau memberikan informasi dimanakah ini ?? "

" Untuk apa kau bertanya tentang itu " sahut Chu Yan...

" Aku hanya ingin tahu saja " kata Yu Chen

" Baiklah, aku hanyalah budak jadi tak tahu banyak...jadi , jika informasi yang kuberikan tak lengkap kau jangan salahkan aku. Tempat kita berada saat ini adalah Benua Tengah , Tepatnya di wilayah selatan kekaisaran Han.

Untuk kekuatan besar di wilayah ini adalah Sekte Matahari Giok dan Sekte Rusa Perak. Sedangkan untuk kekuatan besar diseluruh benua aku tak tahu , kekaisaran Han sangat luas tapi sepanjang pengetahuanku ada banyak sekte besar tak terhitung di negeri ini ..!!!

" Apakah hanya itu ? "

" Yahh, hanya itu...memangnya apa yang kau harapkan dari orang biasa seperti aku " Chu Yan merasa heran dengan pertanyaan pemuda didepanya tersebut..

" hahhh..aku sudah berminggu - minggu disini ,belum makan apa - apa , aku lapar!!" Chu Yan mengeluh..

" Kau ingin makan bakpao ?"

" Tentu saja jika ada .." Chu Yan bengong saat Yu Chen mengeluarkan sepotong bakpao.

" Dari mana kau..."

" Makanlah..kau laparkan ??""

" Terima kasih , " Chu Yan mengambil bakpao tersebut, mulai makan dengan rakus..

Yu Chen melihat sekeliling , dan para budak lain hanya bisa melihat Chu Yan makan. Mereka menelan ludah , bahkan ada beberapa yang meneteskan air liur..

" tenang, kalian dapat kok..semua kebagian " Yu Chen membagikan pada mereka bakpao pula..

Mereka tidak tahu darimana Yu Chen mendapat bakpao . Mereka hanya melihat pemuda rambut putih itu merogoh jubahnya lalu keluar sepotong bakpao.

Setelah semua kebagian , Yu Chen kembali duduk ditempatnya.

" Ahh aku kenyang..Terima kasih sobat ," Chu Yan berkata tulus.

" tidak masalah ."

Tak terasa waktu berlalu...2 hari berlalu..

Hingga akhirnya kereta kuda tiba - tiba berhenti.

Tirai kain bagian belakang gerbong pun dibuka , memperlihatkan seorang bandit berpakaian hitam.

Bandit itu membuka sangkar besi , " Kita sudah sampai..cepat keluar..cepat!! "

Mereka semua tidak ada yang berani membantah dan langsung keluar secara teratur.

Yu Chen keluar yang terakhir. Dia melihat semua budak dari kereta lain turun juga. Semuanya tertunduk lesu , terlihat lemah.

Wajar saja karena mereka tidak makan selama berminggu - minggu bahlan tidak diberikan minum.

Yu Chen dan yang lain masuk ke tembok setinggi 5 metet membentuk persegi , di depannya sekarang terlihat sebuah Mansion mewah.

Yu Chen menoleh kebelakang , jelas sekali ada Mansion mewah dibalik tembok tinggi itu. Ia menyimpulkan sekarang dirinya berada dikediaman orang besar, entah itu pedagang kaya raya atau kah bangsawan besar.

Sebagai penggila dunia kungfu , Yu Chen sudah sering melihat hal ini..

Di dunia persilatan yang kejam , perbudakan adalah hal yang wajar. Meskipun perbudakan bukan hal ilegal , karena didunia persilatan yang lemah adalah budak...

Namun setelah dirinya tiba didunia ini , dia akan berusaha menumpas perbudakan karena itu tidak baik..

" Cepat jalan bocah...jangan melamun !!" bandit itu membentak..

Yu Chen pun berjalan dibarisan paling belakang.

" Dimana ini ? " tanya Yu Chen kepada bandit disampingnya.

" kau akan tahu " jawab bandit itu..

Yu Chen menatap tajam..melihat mata merah tanpa sadar bandit itu bercerita..

" Sekarang kita berada dicabang keluarga Li, mereka adalah pelanggan utama kami ."

Tunggu, kenapa aku malah menjawab bocah ini..??

Bandit itu tidak paham, padahal dia selalu bersikap garang dan ganas..sehingga para budak itu menjadi takut padanya namum saat berbicara kepada kutu buku ini justru dia menjadi lebih lunak seolah sedang berbicara dengan teman dekat.

" Yah ,dia hanya seorang budak , memangnya apa yang bisa dia perbuat nanti hanya dengan sedikit informasi ini. Lagipula setelah menjadi budak keluarga Li, tidak akan ada yang berhasil kabur , " bandit itu bergumam dalam hati.

" Ckckc..keluarga Li sepertinya adalah rekan bisnis yang menguntungkan , Sampai bisa membeli ribuan budak dalam 1 tahun. Memangnya untuk apa budak sebanyak itu ?? Yu Chen bertanya..

Bersambung..

Terpopuler

Comments

Yuliana Lie

Yuliana Lie

yuppp

2022-12-24

0

hamdan

hamdan

chapter ini mirip dengan yg pernah ku baca

2022-12-15

2

Cyrus Red🥀Bryan Kennedy🔱🎻

Cyrus Red🥀Bryan Kennedy🔱🎻

makin seru banget ⚡🔨

2022-12-15

0

lihat semua
Episodes
1 1. Ares
2 2. Masuk ke dalam game
3 3. Mulai berpetualang
4 4. Melawan bandit hutan
5 5. Kota Bulan Perak
6 6. Klan Yan
7 7. Melawan Si Hitam dan Si Putih
8 8. Membeli Pil
9 9. Tan Yi Dewi Kecantikan Surgawi
10 10. Sekte Tawon Merah
11 11. Pertarungan di Angsa Emas
12 12 Membantai Klan Yan
13 13. Klan Yan musnah
14 14. Ketua klan Yan Vs Yu Chen
15 15. Pedagang Budak
16 16. Pedagang Budak bagian 2
17 17. Pedagang budak bagian 3
18 18. Yu Chen Vs klan Li
19 19. Siluman Air
20 20. Badai
21 21. Markas Sekte Tawon merah
22 22. Kondisi Kekaisaran Han
23 23. Petapa Ular
24 24. Pembasmian
25 25. Pantai Laut Selatan
26 26. Pegunungan Merak Emas
27 27. Suku Liar
28 28. Pertempuran Di Bawah Badai
29 29. Yo Lan
30 30. Si Raja Monyet Raksasa
31 31. Rawa Bangkai
32 32. Lereng Jahe Merah
33 33. Melewati Rawa Bangkai
34 34. Manusia Serigala
35 35. Duet Maut
36 36. Mayat Hidup
37 37. Kota Lembah Naga
38 38. kembang api
39 39. Organisasi Bulan Kembar
40 40. Masuk Ke Gedung Organisasi Bulan Kembar
41 41. Gempa Bumi
42 42. Bayangan Istana Kuno
43 43. Munculnya Istana Kuno
44 44. Dusun Salju
45 45. Pertarungan di Kebun Mangga
46 46. Apel Giok
47 47 . Taman Tengkorak
48 48. Istana di Dalam Sungai
49 49. Warisan
50 50. Sumur Cinta
51 51.Tanpa Batas
52 52. Pesan
53 53. Tubuh Bunga
54 54. Kota Bintang
55 55. Penginapan Bunga Persik
56 56. Pria bertopeng Misterius
57 57. Kabar
58 58. Rasa Dingin
59 59. Dewi Salju
60 60. Pekik
61 61. Serpihan
62 62. Perbaiki Benteng
63 63. Suara Tawa
64 64. Pil Raja Kerang
65 65. Pertempuran Di Sungai..
66 66. Goblin Air
67 67. Rasa Nyaman
Episodes

Updated 67 Episodes

1
1. Ares
2
2. Masuk ke dalam game
3
3. Mulai berpetualang
4
4. Melawan bandit hutan
5
5. Kota Bulan Perak
6
6. Klan Yan
7
7. Melawan Si Hitam dan Si Putih
8
8. Membeli Pil
9
9. Tan Yi Dewi Kecantikan Surgawi
10
10. Sekte Tawon Merah
11
11. Pertarungan di Angsa Emas
12
12 Membantai Klan Yan
13
13. Klan Yan musnah
14
14. Ketua klan Yan Vs Yu Chen
15
15. Pedagang Budak
16
16. Pedagang Budak bagian 2
17
17. Pedagang budak bagian 3
18
18. Yu Chen Vs klan Li
19
19. Siluman Air
20
20. Badai
21
21. Markas Sekte Tawon merah
22
22. Kondisi Kekaisaran Han
23
23. Petapa Ular
24
24. Pembasmian
25
25. Pantai Laut Selatan
26
26. Pegunungan Merak Emas
27
27. Suku Liar
28
28. Pertempuran Di Bawah Badai
29
29. Yo Lan
30
30. Si Raja Monyet Raksasa
31
31. Rawa Bangkai
32
32. Lereng Jahe Merah
33
33. Melewati Rawa Bangkai
34
34. Manusia Serigala
35
35. Duet Maut
36
36. Mayat Hidup
37
37. Kota Lembah Naga
38
38. kembang api
39
39. Organisasi Bulan Kembar
40
40. Masuk Ke Gedung Organisasi Bulan Kembar
41
41. Gempa Bumi
42
42. Bayangan Istana Kuno
43
43. Munculnya Istana Kuno
44
44. Dusun Salju
45
45. Pertarungan di Kebun Mangga
46
46. Apel Giok
47
47 . Taman Tengkorak
48
48. Istana di Dalam Sungai
49
49. Warisan
50
50. Sumur Cinta
51
51.Tanpa Batas
52
52. Pesan
53
53. Tubuh Bunga
54
54. Kota Bintang
55
55. Penginapan Bunga Persik
56
56. Pria bertopeng Misterius
57
57. Kabar
58
58. Rasa Dingin
59
59. Dewi Salju
60
60. Pekik
61
61. Serpihan
62
62. Perbaiki Benteng
63
63. Suara Tawa
64
64. Pil Raja Kerang
65
65. Pertempuran Di Sungai..
66
66. Goblin Air
67
67. Rasa Nyaman

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!