Malam berganti pagi...
Dan...gerbang kota sudah dibuka satu persatu orang boleh masuk..
Dikota perbatasan ini tampak payah penjagaannya karena tak perlu identitas cukup dengan membayar 1 koin emas maka diizinkan masuk.
Pada saat itu , Kaisar yang saat ini berkuasa sudah sangat tua dan mulailah anak - anak kaisar atau para pangeran mulai berebut kekuasaan...saling sogok menyogok terjadi diantara mereka..
Karenanya kondisi kekaisaran Han menjadi bobrok ...belum ,lagi para aliran sesat merajelala menganggu rakyat kecil.
Apalagi, di perbatasan yang jauh dari ibukota..para pejabat daerah sibuk memperkaya diri mereka masing - masing...
Kota Bulan Perak salah satu kota makmur di dekat perbatasan selatan dikarenakan adanya sungai yang hidup...banyak saudagar dari berbagai kerajaan dan negara tetangga mencoba peruntungan..
Yu chen memasuki kota setelah membayar 1 koin emas ke penjaga...segera dia kagum..karena pemandangannya ini seperti yang dia lihat di film dan komik tentang kungfu bahkan lebih indah dari yang dia lihat di bumi..
Tampak para pedagang dikiri kanan jalan berteriak menawarkan dagangan mereka, Yu Chen melihat toko -toko khas dunia persilatan...bahkan dia melihat tempat makan atau restoran dengan hidangan khas dunia game..ada daging gulung , ada bakpao , bakmi yang mengundang selera...
Karena selera makannya terbangun..Pemuda ini kakinya berhenti disebuah rumah makan besar segera dirinya disambut pelayan muda cantik menyambutnya dengan riang..
" Selamat datang di rumah makan Angsa Emas , Tuan muda"...ucap pelayan tersebut dan mengarahkan Yu Chen ke meja yang kosong..
Yu Chen yang memasuki rumah makan melihat bahwa tempat itu cukup ramai..mungkin, karena suasana masih pagi banyak perantau yang ingin sarapan..
Yu Chen diarahkan ke lantai dua dari rumah makan itu dan segera duduk di dekat jendela..
" mau pesan apakah, tuan muda? "..tanya pelayan dengan manis..
" aku pesan bakmi telur dan seguci arak istimewa.." kata pemuda itu..
" baik, tunggu tuan muda "...pelayan itu segera berlari..
Sambil menunggu hidangan datang...ia melihat - lihat pemandangan dan pemuda itu kagum karena orang - orang di dunia ini terlihat sangat rupawan...bahkan, pelayan muda yang melayaninya wajah spek idol...
"Tuan muda , makanan sudah siap .." suara jernih menyadarkanya...
Segera dia lahap bakmi tersebut dan sangat enak...saking enaknya dia makan dengan cepat dan dia berteriak " pelayan tambah seporsi lagi" ...pelayan yang melihat segera membawakan semangkok bakmi lagi...karena mereka menilai pemuda berpakaian bangsawan itu tak mungkin tak punya koin emas....
Setelah puas memanjakan perutnya, Yu Chen perlahan menghirup araknya...dia melihat sekeliling meja dan ternyata ruangan itu sudah penuh...
Perhatiannya teralih diluar restoran karena ada rombongan kereta kuda besar berhenti..turun seorang pemuda tampan dari kereta kuda besar...pemuda itu tampak gagah dengan pakaian mewah dan pedang dipinggang...disamping pemuda itu turun pula seorang pria paruh baya memegang sebuah toya mengiringi...
Segera pemuda itu disambut oleh pemilik rumah makan...sambil terbongkok majikan itu menjura
" Selamat datang tuan muda Yan..."..kata pemilik rumah makan itu...
" Segera kosongkan rumah makan ini...ini 1000 koin emas untuk membayar ganti rugi para tamu" ucap pemuda itu sombong..
Segera pemilik rumah makan itu berseru kepada pegawainnya untuk melakukan apa yang diminta pemuda itu....para tamu lantai 1pada menurut..yang dilantai 2 pun sama ,karena Yu Chen sudah selesai dia segera turun...
Saat dia keluar pas depan pintu rumah makan dia berpapasan dengan pemuda itu dan tak sengaja 2 pasang mata bertemu sesaat...bergetar hati pemuda marga Yan itu karena mata merah itu seperti mata setan...
Pemuda marga Yan itu kemudian melihat dengan teliti Yu Chen dan perhatiannya tertarik pada pedang dipunggung Yu Chen..segera berseru..
"hei sobat, berhenti dulu "...kata pemuda Marga Yan..
Yu Chen berhenti , dan melirik sambil menjawab dingin..
" Ada keperluan apa? " jawab Yu Chen...
"Pedangmu bagus...sebut berapa harga yang kau mau aku Yan Kang siap menebusnya " sahut Yan kang.
" hemm...pedang ini pedang pusaka tak mungkin di jual " Makin dingin kata Yu Chen..
Pemuda Marga Yan segera melotot marah , tak biasa dirinya di bantah...dia ada jenius muda di klan karena di usia yang baru menginjak 18 tahun dirinya sudah mencapai tingkat pendekar kelas 1...hal ini membuat dirinya disegani di kota bulan perak ini...
"Sobat...sepertinya kau tak tahu diri aku sudah coba berbaik kepadamu...jika begitu aku akan merebut paksa " pemuda itu mengancam dan memberi aba- aba kepada pengawalnya untuk mengepung Yu Chen...
Pemuda Klan Yan itu percaya para pengawalnya bisa merebut pedang pemuda rambut putih itu..karena para pengawalnya adalah pendekar -pendekar pilihan terbaik dari pendekar kelas 3 dan kelas 2.
Yu Chen tersenyum dingin
" Ingin pedang ini???""..
" Ini terimalah "...
Dia bergumam " Seni Pedang Pengejar Arwah :.Menebas rembulan.."
Sinar hijau terlihat dan...kepala para pengawal itu terputus dari badan masing-masing...
Pemuda Marga Yan itu terperanjat melihat kehebatan pemilik pedang itu..
Namun, dia semakin marah..
" hemm sepertinya kau mau mampus "...bentakknya...segera dia menerjang ganas dengan pedangnya sinar putih gemilang menebas ....Yu Chen yang melihat serangan itu memapaki dengan pedangnya
" triingggg ""...pedang pemuda Yan itu patah jadi 2 dan tangannya terputus..
" haduhhhhh.." pemuda itu meraung kesakitan...
Tak berhenti sampai disitu...pedang sinar hijau itu menyambar kearah leher ...
" trangggg"...disaat berbahaya sebuah toya berat menangkis pedang hijau dan membuat Yu Chen terdorong mundur...
Yu Chen hendak berbicara tapi terlebih dahulu dibentak..
" Anak muda...tahan..:..""
Bersambung
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 67 Episodes
Comments
AL Star
kocak , udh jadi pendekar suci serangan nya masih bisa ditahan yg parahnya lagi MC terdorong mundur hahaha goblok
2022-12-25
0
ferina
seru bener....hebat....lanjut...😘
2022-12-17
0
Rio Cimol
makinn seruu
2022-12-13
0