Semua orang yang ada ditempat itu, sangat terkejut hingga mulut mereka ternganga. Tubuh mereka juga terasa dingin dan bergetar ngeri. Mereka merasa beruntung karena tidak ikut mengejek Yu Chen.
Gadis cantik itu terdiam membeku , tidak tahu harus berbuat apa. Dalam batinnya ia berucap
" seorang remaja yang terlihat masih sangat muda paling banyak 15 tahun ..bisa merobohkan pendekar muda jenius usia 20 tahun hanya dengan lambaian lengannya. Apakah dia siluman?"...
Sedangkan petugas yang hanya diam , kini tubuhnya bergetar hebat dan keringat dingin membasahi dahinya. Dengan tergagap dia berkata bahwa bahan ramuan yang dia cari ada di lantai atas. Yaitu lantai 5...
Diapun segera menuntun Yu Chen untuk naik ke lantai 5...
Yu Chen yang berjalan kebetulan ke arah gadis itu yang masih bengong
" Dari pada melamun disini, lebih baik ikut aku ke atas " kata Yu Chen lalu memegang tangan gadis itu dan menariknya ke lantai 5.
Gadis yang pasrah mengikuti, kakinya tak mau menuruti kehendak hatinya lagi. Dan saat sampai di lantai atas, wajahnya semakin merah seperti apel merah. Selain ayah dan kakeknya baru kali ini ada yang menuntun dirinya. Dia hanya bisa tertunduk malu.
Dilantai 5 ini Yu Chen memperhatikan hanya ada beberapa orang pendekar yang telah mencapai tingkat ahli dan beberapa tingkat bergelar..
Para pendekar itu merasa keheranan melihat seorang kutu buku dan seorang gadis naik...yang lebih heran mereka tidak bisa melihat level atau tingkat pemuda berpakaian pelajar itu. Dan itu membuat mereka menjadi waspada. Sudah menjadi kebiasaan umum para Pendekar jika tak bisa menerka orang di depan mata maka mereka harus hati -hati..karena bisa jadi orang itu berada diatas mereka dalam hal ilmu kepandaian.
Yu Chen terus berjalan mengikuti petugas toko dan membawa dirinya ke ujung toko dimana bahan ramuan yang dicarinya berada.
" Ini semua Bahan ramuan yang anda butuhkan ,Tuan Pendekar muda .." kata pelayan itu canggung.
"Berapa semuanya dan hitung juga yang di beli oleh gadis ini ? Tanya Yu Chen..
Gadis itu hanya diam terbatuk kecil..
" Semuanya 10.000 koin emas " jawab pelayan itu...
Yu Chen melemparkan sekantong koin emas dengan santuy dan dan gadis yang melihat ini terkejut membatin.." Apakah pelajar muda ini sangat kaya..membayar semahal itu dengan sikap santuyy ? "...
Saat tangan Yu Chen melepaskan pegangannya tanggannya..sang gadis merasa ada yang hilang dalam hatinya..dia merasa kosong..namun, dia tak tahu apa itu...
Setelah semua selesai , Yu Chen berkata kepada gadis itu " Nona , terima kasih telah menemaniku " katanya sambil menjura kepada nona itu.
"Enak saja.. , dirimulah yang menyeret tanganku " kata gadis itu kaku
"Namaku Tan Yi dari klan Tan yang berkuasa di sebelah timur kota ini...siapakah kau aku baru melihatmu di kota ini?? Tanya gadis bernama Tan Yi itu.
"Aku Yu Chen seorang perantau..jika kau tak sibuk , aku akan mengajakmu kesuatu tempat " Yu Chen berkata sambil tersenyum.
Gadis itu jelas ragu , karena mereka baru pertama berjumpa...
Melihat keraguan dari wajah Tan Yi , Yu Chen tertawa dan berkata pelan " jika aku berniat busuk padamu , tidak ada yang bisa mampu menahanku ditempat ini... Tidak, diseluruh kota ini ..bahkan tak akan mampu.." kata pemuda itu sambil menggoyang tangannya...
Tan Yi terkejut lalu membatin " apakah tingkat bocah ini lebih hebat dari orang -orang tua seperti kakekku yang berkuasa di kota ini ??".
Diapun berpikir sebentar , lalu dia setuju..seperti para pembaca budiman tahu apa yang dikatakan Yu Chen Adalah kenyataan ..dengan tingkatnya saat ini boleh dibilang di seluruh dunia persilatan kekaaisaran Han yang bisa menandinginya hanya bisa di hitung oleh jari..
Tingkat tertinggi di kota ini hanyalah sebatas Pendekar Suci yang baru membuka 2 gerbang...yaitu Sang Walikota Kota Bulan Perak ini..
Mereka meninggalkan toko ramuan dengan pandangan iri beberapa pendekar muda yang melihat Yu Chen berjalan bersama dewi keindahan.
Yu Chen pun membawa Tan Yi ke Rumah Makan Angsa Emas..dan mereka segera disambut oleh pelayan rumah makan itu dengan suara lantang...
Para pengunjung Rumah Makan itu selain perantau ..ada juga penduduk setempat...penduduk setempat yang mengenali Dewi kecantikan Tan Yi terheran karena masuk dengan seorang yang terlihat lemah...
Yu Chen membawa Tan Yi ke lantai 2 ..lalu memesan Bakmi Ayam Baso Spesial dan arak wangi..namun, gadis itu berseru ke pelayan..
" Hidangkan juga teh manis saya tak minum arak " ucapnya..
Dan , pelayan itu menjawab lalu bergegas ke dapur untuk menyiapkan pesanan kedua muda itu...
Tak lama , hidanganpun datang...tanpa basa basi lagi mereka menyantap Bakmi Ayam Baso Spesial itu dengan lahap..
Bakmi Ayam Baso Spesial di Rumah Makan Angsa Emas memang sudah sangat terkenal akan kenikmatannya...banyak tamu dari luar kota sengaja datang kesini hanya untuk memakannya..
Usai makan..sambil minum arak , Yu Chen..
" Dimana rumahmu ,?? Biar ku antar pulang..hari sudah mau malam ", kata pemuda itu..
" Tak usah..aku bisa sendiri.." jawab gadis itu pelan..
Selagi kedua muda ini berbincang...
Tampak beberapa orang menaikki loteng..
Dan orang - orang yang sedang menikmati hidangan tersedak karena merasakan hawa membunuh pekat dari gerombolan yang baru datang itu....
Bersambung...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 67 Episodes
Comments
Al^Grizzly🐨
harusnya hanya mie saja jangan tambah spesial juga Tiongkok terkenal dengan seni Teh..jadi tidak ada teh manis...cukup teh saja.
2023-01-29
0
Rio Cimol
busyee
2022-12-13
0
Naruto Ganteng 🌱 Yoko 🔱🎻
nezt
2022-12-13
0