18.

Setelah melihat bahwa Luna sama sekali tidak ingin mendengarkan penjelasannya dan perempuan itu malah membuang muka, maka Amsterdam memutuskan untuk pergi dari tempat itu.

Tetapi, sebelum pria itu menutup pintu dia kembali lagi menatap perempuan di atas ranjang yang masih menatap ke arah lain.

"Aku berkata dengan jujur dan Ini pertama kalinya aku menjelaskan sesuatu pada seseorang," ucap Amsterdam lalu pria itu kemudian pergi meninggalkan kamar Luna.

Sementara itu, Luna yang ditinggalkan kini menghapus air matanya dan hanya terdiam di tempatnya menunggu ibu dan ayahnya kembali menemui nya.

Lalu tiba-tiba pintu kamarnya diketuk oleh seseorang.

Tok tok tok...

Luna langsung melihat ke arah pintu, lalu pintu itu terbuka memperlihatkan Stefani yang masuk ke kamar sambil membawa sekeranjang buah-buahan.

Perempuan itu sangat terkejut melihat ruangan Luna yang sangat mewah, jadi dia dengan cepat masuk meletakkan buah di atas nakas lalu dia duduk di kursi yang ada di samping ranjang Luna.

"Kau baik-baik saja?" Tanya Stefani.

Dengan pelan Luna menganggukkan kepalanya, "aku baik-baik saja, tapi ada hal yang ingin kutanyakan padamu." Ucap Luna.

"Apa itu?" Tanya Stefani.

"Itu,, bisakah kau membantuku menanyakannya pada bos tentang siapa pelanggan yang mengajakku untuk keluar beberapa hari yang lalu?" Tanya Luna.

"Ahhh," Stefani menganggukkan kepalanya, "kau sudah tidak perlu lagi untuk kembali ke tempat pijat, karena bos di tempat pijat telah menjualmu seharga satu miliar pada seorang pria. Aku tidak tahu nama pria itu, tapi dia adalah seorang pengusaha besar. Apakah kau berada di sini karena pria itu?" Tanya Stefanie yang berasa begitu iri pada Luna karena perempuan itu mendapatkan seorang pria kaya raya yang mampu menyewa ruangan VVIP di rumah sakit untuk Luna.

Luna yang mendengar itu merasa kebingungan, "aku dijual dengan harga satu miliar?" Tanya Luna yang benar-benar tak percaya bahwa dirinya dijual pada seseorang.

"Ahh iya, Jadi kau tidak perlu lagi untuk kembali bekerja," ucap Stefani.

"Itu,, Apakah nama orang membeli ku adalah Amsterdam?" Tanya Luna yang mana ketika dia membuka dompet Amsterdam dia sempat melihat nama pria itu pada kartu tanda pengenal ada di dompet itu.

Stefanie yang mendengar nama yang disebut oleh Luna langsung mengerutkan keningnya lalu perempuan itu berkata, "kau jangan sembarang menyebut nama itu, dia adalah tuan muda yang berasal dari keluarga konglomerat terkaya di negara kita. Dia tidak mungkin mau membeli seorang perempuan, karena rumor mengatakan dia tidak pernah mau dekat dengan perempuan, sebab tidak ada satupun perempuan di dunia ini yang pantas untuk bersanding dengannya.

"Aku dengar pria pebisnis yang membelimu dengan harga 1 miliar itu ingin menghadiahkanmu pada seseorang, tapi aku juga tidak tahu siapa yang pria yang diberi hadiah itu. Tapi, bagaimana caramu bisa berada di rumah sakit dan berada di kelas VIP seperti ini?" Tanya Stefani yang benar-benar penasaran tentang apa yang terjadi.

Sementara Luna yang mendengar ucapan perempuan di depannya, Dia sangat terkejut dan dia kembali teringat akan omongan Amsterdam yang mengatakan bahwa mereka berdua sama-sama dijebak.

'Kalau begitu, apa yang dikatakan pria itu memang benar. Tapi katanya dia adalah pria dari keluarga kaya?' Luna menjadi begitu bingung dengan apa yang terjadi.

Kalau pria itu berasal dari keluarga kaya, maka mana mungkin mau menikahi perempuan yang berasal dari desa?

Tetapi kemudian Luna berkata, "aku mengalami kecelakaan dan seorang pria menyelamatkanku, tapi Aku tidak tahu mengapa aku di sini. Itu,,, Aku ingin bertanya satu hal, kalau kau yang ada di posisiku, apa yang akan kau lakukan?"

Stefani mengerutkan keningnya, "kalau aku ada di posisimu Tentu saja aku sangat senang. Kau harus ingat kau akan menjadi perempuan yang paling bahagia di dunia kalau kau bersama dengan pria yang mampu membuatmu berada di ruang seperti ini. Kau tidak akan hidup susah lagi, tidak akan lagi capek-capek bekerja di tempat pijat itu, tapi kau akan menjadi perempuan yang bisa memiliki apapun yang kau inginkan. Ah,,, aku sangat iri padamu." Ucap Stefani menghela nafas.

@info

Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow otor agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga melihat novel otor yang lain, apa lagi novel tamatnya ya... silakan buka profil otor untuk melihatnya...❤️❤️❤️

Terpopuler

Comments

🍁ˢ⍣⃟ₛ Angela❣️

🍁ˢ⍣⃟ₛ Angela❣️

Iyaaa aku juga iri sama lunaa bahkan semua wanita pasti itu pingin di posisinya lunaa ... ye khaaaannn 🤣🤣

2023-08-05

0

sandi

sandi

lah bner bgt stef🤣🤣🤣🤣

2022-11-07

0

ossy novica

ossy novica

Luna mestinya marah sama Stevani karna dia yg membawa Luna kerja tempat tak benar.

2022-11-06

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!