Setelah Luna dipindahkan ke ruang inap, maka ayah dan ibunya merawat perempuan itu dengan baik sampai pada siang hari Luna akhirnya mengerjapkan matanya dan membuka matanya.
Perempuan itu langsung menatap ayah dan ibunya yang sudah antusias melihatnya.
"Putriku,, akhirnya kau sudah bangun, Bagaimana perasaanmu?" Tanya ibu Luna yang bernama mercy.
Dengan pelan, Luna menganggukkan kepalanya karena dia merasa serak dan begitu lemas untuk berbicara.
Anggukan kepala putrinya membuat mercy dan Wahyu merasa begitu tenang melihat putri mereka yang tampak baik-baik saja.
"Kami dengar kau melukai lehermu sendiri, apa yang kau pikirkan hingga melakukan hal seperti itu? Kau bahkan melakukannya di depan calon suamimu, sekarang bagaimana calon suamimu memiliki pandangan terhadapmu?" Tanya Wahyu membuat Luna kebingungan dengan ucapan ayahnya.
Sementara mercy yang mendengar suaminya, dia langsung memukul bahu pria itu.
Plak!
"Kau ini!!! Putri kita baru saja siuman, seharusnya kita mengatakan hal-hal yang baik saja, jangan mengatakan hal-hal yang buruk seperti itu hingga membuat kondisi Putri kita menjadi lebih buruk lagi!!" Kesal mercy mendorong suaminya dan memberi tatapan peringatan agar pria itu menjauh saja dari mereka.
Menyadari bahwa istrinya sangat marah, maka Wahyu hanya bisa mengikuti perintah perempuan itu dengan dia yang kemudian berjalan ke arah sofa dan menatap mercy yang kini bersikap sangat lembut pada Luna.
"Kau Jangan pikirkan ucapan ayahmu, nanti kalau kau sudah merasa lebih baik Baru kau jelaskan pelan-pelan. Oya, Apa kau butuh sesuatu? Apa kau ingin minum air?" tanya mercy langsung diangguki Luna dengan pelan.
Maka begitu, Luna lihat ibunya segera mengambil air putih Sementara dirinya masih kebingungan dengan ucapan ayah dan ibunya, karena dia memang mengingat Bagaimana dirinya melukai dirinya sendiri di depan pria yang telah memaksanya berhubungan badan.
Tetapi, kenapa ada kata calon suami?
Luna sama sekali tidak mengerti dengan hal itu, jadi dia berniat untuk menanyakannya setelah meredakan rasa hausnya dengan air putih yang diberikan oleh ibunya.
"Apakah kau merasa lebih baik?" Tanya mercy ketika dia selesai membantu perempuan itu minum air putih menggunakan pipet.
Dengan lemas, Luna menganggukkan kepalanya, "iya bu," ucap Luna dengan suara yang parau dan sangat pelan.
"Baguslah, sekarang ibu akan memanaskan bubur untuk mu, jadi kau beristirahat saja dan Jangan pikirkan hal-hal lain." Ucap mercy lalu perempuan itu pergi ke dapur untuk memanaskan bubur yang sedari tadi telah Ia siapkan untuk putrinya.
Sementara Luna, perempuan itu menatap ayahnya yang juga menatapnya dan dia masih bertanya-tanya tentang kata suami yang diucapkan oleh ayahnya.
Tetapi karena dia terlalu lemah, maka perempuan itu tidak mengatakan apapun dan dia hanya menahan kesedihannya dalam hati sambil menunggu ibunya kembali.
Tok tok tok..
Tiba-tiba suara pintu diketuk membuat semua orang menatap ke arah pintu lalu pintu kemudian terbuka.
Clek.
Luna sangat terkejut ketika mendapati pria yang telah mengambil kegadisannya kini memasuki kamarnya dengan membawa satu pot bunga yang tampak cantik.
Tapi bunga yang cantik itu tidak mampu meredakan hati Luna hingga dia menjadi ketakutan di tempatnya dan sikap itu langsung disadari oleh Amsterdam.
"Kau baik-baik saja?" Tanya Amsterdam sambil meletakkan bunga di nakas sementara dia menatap perempuan yang tampak ketakutan menatapnya.
"Ahh, dia masih syok," ucap mercy yang kini datang membawa semangkuk bubur untuk putrinya.
Mendengar itu, maka Amsterdam menganggukkan kepalanya lalu pria itu kemudian bergabung dengan Wahyu Dan mereka berbincang-bincang bersama.
Sementara mercy, perempuan itu membantu putrinya duduk dengan menaikkan sandaran ranjang lalu dia menyuapi putrinya.
"Kau harus makan supaya cepat sembuh," ucap mercy sembari memberikan satu suapan untuk Luna.
Sambil makan bubur yang diberikan oleh ibunya, Luna memperhatikan Bagaimana Amsterdam bercerita dengan ayahnya yang mana pria itu menceritakan banyak hal yang membuat Luna kebingungan dengan pria itu.
@info
Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow otor agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga melihat novel otor yang lain, apa lagi novel tamatnya ya... silakan buka profil otor untuk melihatnya...❤️❤️❤️
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 89 Episodes
Comments
🍁ˢ⍣⃟ₛ Angela❣️
cepet akrab niyee
2023-08-05
0
Eqy Qomsiyah - hwi
ibu luna namanya keren utk ukurun org kampung..
2022-11-08
1
sandi
ihihihihi calon wow🤣🤣🤣
2022-11-07
0