17.

Setelah selesai menyuapi Luna dengan bubur, Mercy kemudian mengajak suaminya untuk pergi karena perempuan itu mengerti bahwa kedua orang itu harus berbicara.

Awalnya Wahyu menolak karena tentunya ia ingin menemani putrinya, tetapi ketika mercy mengatakan bahwa mereka harus berbelanja untuk kebutuhan mereka di situ maka akhirnya Wahyu pergi bersama dengan istrinya.

Begitu pintu kamar tertutup, Luna langsung menjadi tegang di tempatnya dan dia menatap Amsterdam yang tetap duduk di sofa sambil menatap ke arahnya.

"Apa kau takut padaku?" Tanya Amsterdam memperhatikan perempuan di atas ranjang yang mana ekspresi perempuan itu jelas-jelas memperlihatkan ketakutannya.

Luna tidak mengatakan apapun, dia hanya membuang muka untuk menghindari tatapan dengan pria itu.

"Aku tidak mengerti mengapa kau membenciku, tapi mungkin karena kejadian malam itu. Namun Bukankah aku sudah katakan padamu supaya pergi dari kamarku karena akan terjadi sesuatu yang buruk kalau kau tetap di sana? Tapi kau tetap bersikeras berada di sana, sementara hari itu aku minum terlalu banyak dan juga dipengaruhi oleh obat yang entah diberikan oleh siapa. Jadi aku tidak bisa menahannya saat melihat seorang gadis yang sangat cantik di hadapanku." Ucap Amsterdam.

Mendengar ucapan pria yang ada bersamanya, maka Luna kembali teringat akan malam di mana kejadian tragis menimpanya.

Memang saat itu Amsterdam menyuruhnya untuk pergi, Tetapi dia bersikeras untuk melanjutkan pekerjaannya, namun,, Siapa yang menyangka bahwa hal buruk benar-benar akan terjadi.

Oleh sebab itu, Luna meneteskan air matanya namun bibirnya tidak mengeluarkan satu patah kata pun.

"Aku memang sala untuk kejadian itu, tapi aku sungguh tidak berniat melakukannya padamu. Namun aku akan bertanggung jawab dan akan menikahimu," ucap Amsterdam sangat mengejutkan Luna lalu perempuan itu kemudian menatap pria yang juga menatapnya.

Dia kembali teringat akan kedua orang tuanya, akan merasa malu yang akan ditanggung oleh kedua orang tuanya Ketika nanti dia hamil dan orang-orang mengetahui bahwa dia hamil sebelum menikah.

Melihat perempuan di atas ranjang yang tampak memberinya kesempatan, maka Amsterdam lanjut lagi berkata, "saat aku bangun di pagi hari aku tidak mendapatimu lagi, aku mencarimu ke seluruh tempat dan Akhirnya menemukanmu. Aku tidak berniat untuk mencelakaimu, sungguh!"

Melihat pria di depannya berbicara dengan sungguh-sungguh namun dia tidak mendengar satupun kata maaf dari mulut pria itu, maka Luna menjadi kebingungan.

Tetapi perempuan itu tetap berkata, "Siapa yang menjebakmu dan menjebakku hingga bisa berada di tempat itu?"

Berusaha berpikir positif karena ketika di dalam mobil dia juga teringat bahwa dia tidak ingat bagaimana dia bisa tiba di hotel, karena dia merasa sangat mengantuk setelah makan dan minum.

Melihat pria di depannya tampak membuka diri untuk berbicara, maka Amsterdam berdiri dan berjalan mendekati perempuan itu.

Namun, tampaknya perempuan di atas ranjang ketakutan hingga membuatnya hanya bisa memberhentikan langkahnya ketika dia sudah agak dekat dengan ranjang Luna.

"Aku minum-minum dengan beberapa rekan kerjaku, tapi seseorang memasukkan obat ke dalam minumanku. Lalu kau juga dijebak untuk melakukan pemijatan di kamar itu, jadi semuanya sudah direncanakan oleh seseorang karena aku tidak pernah memesan seseorang untuk memijatku." Ucap Amsterdam langsung membuat Luna mengerutkan.

"Obat apa yang mereka berikan padamu?" Tanya Luna.

"Aku juga tidak tahu obat apa itu, tapi obat itu bisa membuat seseorang melakukan hubungan badan dengan siapapun yang mereka temui," ucap Amsterdam.

Mendengar itu, maka Luna yang berasal dari kampung Tentu saja tidak ingin mempercayainya jadi dia hanya membuang muka dan merasa bahwa pria itu hanya berbicara omong kosong.

Mana obat sepeti itu???

Bagaimanapun, pria itu sama sekali tidak meminta maaf padanya, jadi Luna merasa bahwa pria itu hanya berusaha menipunya.

@info

Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow otor agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga melihat novel otor yang lain, apa lagi novel tamatnya ya... silakan buka profil otor untuk melihatnya...❤️❤️❤️

Terpopuler

Comments

sandi

sandi

ahahaahhahaa

2022-11-07

0

ossy novica

ossy novica

Luna emang lugu tak ngerti dengan hal begituan

2022-11-06

0

💮Aroe🌸

💮Aroe🌸

seperti menjinakan kucing hutan😅

2022-11-06

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!