12.

Pada akhirnya kerumunan yang awalnya melihat pertunjukan seni itu berubah menjadi kerumunan yang ricuh dan beberapa orang menyalakan video mereka untuk merekam adegan perkelahian yang benar-benar nyata di hadapan mereka.

Sang pengawal yang berhadapan dengan Luna merasa bahwa perempuan di depannya sangat ahli bela diri.

Dia ingin melumpuhkannya, tapi takut melukai perempuan itu hingga Dia mungkin akan dibunuh oleh Tuan mudanya maka ia hanya bisa menangkis sampai akhirnya Luna berhasil melumpuhkannya.

🌺🌺🌺

"Astaga,," Luna memperhatikan sekelilingnya Di mana para preman dan para bawahan Amsterdam sudah berkelahi satu sama lain, maka dia memanfaatkan kesempatan itu untuk kabur.

Tetapi sayangnya, Amsterdam yang melihatnya kemudian mengikutinya secara diam-diam sampai akhirnya Luna kembali lagi ke tanggul.

Dia mencari tempat yang lebih sepi, dan akhirnya menemukan sebuah sudut di mana Dia kemudian duduk di sana sambil menyekah keringatnya menggunakan sapu tangan yang ia bawa di dalam tas kecilnya.

"Hah hah hah...." Luna berusaha mengatur nafasnya, namun nafasnya belum stabil ketika dia mengangkat wajahnya dan terkejut melihat pria yang berdiri di depannya ialah pria yang sama dengan yang menahannya kemarin malam.

Mengetahui bahwa kekuatannya tidak akan sebanding dengan pria itu, maka Luna langsung berdiri dan bergerak menjauhi pria itu sampai akhirnya dia berlari lagi meninggalkan Amsterdam.

Kejar-kejaran kembali terjadi sampai akhirnya Luna di pojokan di sebuah jalan buntu yang merupakan tempat pembuangan sampah.

"Jangan mendekat!!!" Teriak Luna pada pria yang terus melangkah ke arahnya hingga membuatnya sangat ketakutan.

Mengetahui dirinya tidak akan bisa lolos dari pria itu maka Luna mencari alat untuk membantunya, namun dia hanya melihat percahan kaca yang ada di sana.

Jadi dia hanya bisa mengambil beling kaca itu dan mengulurkannya untuk mengancam pria di depannya.

"Kalau Kau mendekat, Aku akan membunuhmu dengan ini!!!" Teriak Luna dengan tegas membuat Amsterdam menghentikan langkah kakinya dan dia merasa heran dengan perempuan di depannya.

Gaya bicaranya iyalah gaya bicara yang belum pernah ia dengar, dan juga, dia tidak mengerti mengapa ada perempuan yang tidak menginginkan dirinya ketika banyak perempuan mengantri untuk naik ke ranjangnya.

"Kau serius mau membunuhku?" Tanya Amsterdam yang benar-benar tak percaya dengan apa yang dikatakan oleh perempuan di depannya.

Namun, dengan percaya dirinya dan keyakinannya Luna menganggukkan kepalanya, "tentu saja, memangnya Kau pikir aku tidak bisa membunuh seseorang??" Ucap Luna dengan tegas meski dalam hatinya tentunya dia tidak bisa membunuh orang di depannya.

"Benarkah?" Tanya Amsterdam sembari melangkahkan kakinya mendekati Luna hingga membuat Luna menjadi semakin ketakutan di tempatnya.

Saat itu juga, secara bersamaan derasnya hujan datang mengguyur kota itu hingga membuat suasana menjadi semakin tegang.

Dan Luna yang terhimpit akhirnya hanya bisa memindahkan beling itu ke lehernya dan memegangnya dengan erat.

"Aku memang tidak bisa membunuh orang lain, tapi aku bisa mengakhiri hidupku sendiri," ucap Luna sembari meneteskan air matanya mengingat dirinya yang tak akan bisa kembali lagi ke kampungnya sebab itu akan membawa aib baik bagi keluarganya.

Sementara, dia tentunya tidak mau terjebak di kota, apalagi jika harus diambil oleh pria di depannya hingga Luna lebih memilih untuk mengakhiri hidupnya.

Tetapi Amsterdam, dia berpikir bahwa sebenarnya perempuan itu hanya bersikap sok jual mahal terhadapnya, jadi pria itu tersenyum dan semakin mendekat ke arah Luna hingga membuat Luna semakin terpojok.

"Satu langkah lagi, aku akan menyabet leherku sendiri!!!" Teriak Luna penuh ketakutan.

Melihat ketakutan dan keraguan di dalam mata Luna maka Amsterdam kembali melangkah Namun sayang sekali langkah terakhirnya itu langsung membuat Luna menyayat lehernya sendiri hingga darah bercucuran di leher Luna.

@info

Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. Jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya, di sana ada bagi2 pulsa setiap tgl 1 lho...., bisa liat di profil otor ya....!

Terpopuler

Comments

🍁ˢ⍣⃟ₛ Angela❣️

🍁ˢ⍣⃟ₛ Angela❣️

ohh my goossss ... kna urat leher nya gk tuh si lunaaa 😲😲😲😲😲😲😲😲😲 Nex baca ngebuutt

2023-08-05

0

Wirda Wati

Wirda Wati

mengerikan

2023-01-03

0

💮Aroe🌸

💮Aroe🌸

aku merinding pas baca.terakhir😬😬😬😬

2022-11-05

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!