Setelah dokter pribadi Amsterdam datang ke rumah, pria itu langsung mengurus segala sesuatu yang berkaitan dengan Luna, dan dengan cepat perempuan itu dipindahkan ke ruangan VVIP dan mendapatkan perhatian khusus dari rumah sakit.
Amsterdam duduk di ruangan itu sambil memperhatikan perempuan yang tampak pucat di ranjang dengan leher yang diperban dan tangan yang diberi infus.
Tak lupa pula oksigen dipasangkan pada perempuan itu untuk membantu pernapasannya, dan sang dokter yang berada di ruangan itu memperhatikan keadaan Luna.
"Berapa lama sampai dia sembuh?" Tanya Amsterdam yang sudah tidak tahan untuk berbicara dengan perempuan itu.
"Tidak ada yang pasti, karena bagian tubuhnya yang terluka ialah bagian yang sangat sensitif. Untung saja lukanya tidak tidak dalam karena beling yang ia gunakan tidak terlalu tajam. Seandainya saja lukanya lebih dalam lagi satu mm pun, maka dia akan langsung meninggal. Saat ini pihak rumah sakit akan berfokus pada Nona Luna untuk menangani keadaannya, jadi tuan Tenang saja, kami usahakan dia akan cepat membaik." Ucap sang dokter.
Amsterdam langsung menghela nafas mendengarkan ucapan dokter dan dia merasa begitu bersalah pada perempuan yang terbaring di tempat tidur.
"Apapun yang terjadi, dia harus selamat!!!" Ucap Amsterdam dengan tegas langsung diangguki oleh sang dokter.
Setelah memastikan bahwa Luna akan baik-baik saja, maka pria itu keluar dari ruangan dan dia kembali menelpon asistennya.
"Ya Tuan," jawab sang asisten dari seberang telepon.
"Sekarang juga, kau cari tahu informasi mengenai Luna dan kirimkan semuanya padaku dalam waktu 5 menit!!! Juga, Aku ingin tahu mengapa perempuan itu bisa berada di dalam kamarku!!" Tegas Amsterdam lalu dengan cepat pria itu mematikan panggilan teleponnya hingga membuat sang asisten hanya bisa menghilangkan nafas.
"Hah,, betapa buruknya Aku memiliki seorang atasan yang begitu tidak tahu menghargai orang lain. Tapi apa yang harus kukeluhkan ketika gaji di sini sangat tinggi?!" Ucap asisten itu kemudian membuka komputernya dan dengan cepat mengirimkan berkas-berkas yang sudah ia siapkan sedari tadi siang, sebab dia tahu bahwa pria itu pasti akan mendesaknya.
Setelah mengirimkannya, pria itu tersenyum bahwa suatu tugasnya telah selesai dan sekarang hanya melanjutkan tugas-tugas lainnya lalu dia bisa beristirahat.
Tetapi, pria itu belum menyelesaikan satu berkas lagi ketika teleponnya kembali lagi berdering memperlihatkan nama pemanggil adalah tuan mudanya sendiri.
"Hah,, apa lagi?" Ucap pria itu akhirnya mengangkat panggilan teleponnya meski sebenarnya dia sudah merasa sangat risih dengan pria itu.
Tetapi karena semuanya dialkukan demi pekerjaannya dan demi cuannya, maka pria itu berusaha bersabar.
"Ya Tuan," jawab pria itu berusaha menenangkan dirinya agar tidak emosi pada Tuan mudanya.
"Aku ingin Besok pagi orang tuanya datang kemari dan menemani dia di sini. Tidak, Aku ingin besok pagi dia dipindahkan ke ibukota dan orang tuanya datang ke ibukota!" Suara pria dari seberang telepon langsung membuat sang asisten berusaha tersenyum supaya tidak meledak marah.
"Baik Tuan, kalau begitu saya akan mengirim seseorang untuk pergi menemui orang tuanya," ucap asisten itu meski Sebenarnya sedari siang dia sudah menyuruh dua orang anak buahnya untuk pergi ke desa tempat Luna berasal demi berjaga-jaga Jika saja nanti pria itu menginginkan hal tersebut.
Dan untungnya, apa yang ia tebak memang benar-benar terjadi, oleh karena itu, dia tidak terlalu stres setelah mendengarkan perintah dari tuannya yang terlalu terburu-buru.
@info
Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow otor agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga melihat novel otor yang lain, apa lagi novel tamatnya ya... silakan buka profil otor untuk melihatnya...❤️❤️❤️
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 89 Episodes
Comments
Sevira
pasti rintangannya keluarga cowo nya ya thor
2022-12-16
1
Sri Murni
asisten nya cekatan banget...tau aja maunya si boss
2022-11-08
0
sandi
ayuuu nikahhh
2022-11-06
0