Begitu keluar dari kamar, Luna terkejut mendapati bosnya datang menemuinya.
"Bos," ucap Luna merasa agak gugup berhadapan dengan perempuan itu karena bagaimanapun dia melihat perempuan itu agak galak.
Wajah galak perempuan di depannya langsung menunjukkan sebuah senyuman sambil berkata, "seorang pelanggan ingin mengajakmu ke luar, jadi pergi temui Devi dan biarkan dia mengatur penampilanmu."
Ucapan bosnya langsung disambut bahagia oleh Luna karena akhirnya dia juga akan diajak pergi untuk berjalan-jalan oleh pelanggan mereka.
Maka perempuan itu dengan cepat menganggukkan kepalanya, "tentu!k
Kalau begitu saya akan menemui Kak Desi dulu." Ucap Luna langsung diagguki oleh sang Bos lalu membiarkan Luna pergi menemui Desi.
Saat Luna menemui Desi, Desi langsung mengatur riasannya dan memberinya sebuah pakaian yang cocok untuk dikenakan, llalu tak lupa juga sepasang sepatu dengan hak tinggi yang membuatnya Luna merasa agak kesulitan memakai benda tersebut.
Tetapi karena kemarin Stefani sudah mengajarinya sedikit, maka dia akhirnya memaksakan diri untuk berani memakainya lalu akhirnya dia dijemput oleh sebuah mobil mewah.
"Ahh,,," Luna yang pertama kali menaiki mobil semewah itu langsung terkegum-kagum ketika dia duduk di dalam dan merasakan AC yang dingin aroma yang wangi beserta kenyamanan yang ditawarkan oleh mobil tersebut.
Tak berselang lama, sang sopir kemudian menyerahkan beberapa cemilan dan juga sebuah minuman yang langsung membuat Luna merasa senang menikmati cemilan dan minuman itu.
Tetapi, belum minuman dan cemilan itu habis ia makan, Luna tiba-tiba merasa begitu mengantuk dan dia berusaha mengendalikan dirinya agar tidak tertidur sebab Dia hendak pergi bekerja.
Tapi sayang sekali, rasa kantuk itu semakin dalam menggerogoti seluruh tubuhnya hingga Luna akhirnya tertidur dengan pulas dan tidak lagi mengetahui kemana dirinya di bawa.
Namun ketika dia tersadar Luna mendapati dirinya berada di sebuah kamar asing dan perempuan itu berusaha bangun Karena rasa sakit yang ada di kepalanya.
"Ahh, dimana aku?" Ucap perempuan itu berusaha untuk berdiri Namun karena merasa pusing maka dia kembali lagi duduk.
Tak berselang lama, pintu untuk kamar pun dibuka lalu seorang pria yang tengah mabuk berat masuk ke dalam kamar hingga mengejutkan Luna.
Tetapi kemudian dia berpikir bahwa pria itulah yang akan ia pijat, maka Luna akhirnya dengan cepat berdiri dan berusaha memfokuskan dirinya serta memperbaiki pakaiannya.
Sang pria yang masuk melihat Luna langsung mengabaikan perempuan itu dan dengan tetapan dinginnya Dia memberi kode pada Luna agar keluar, lalu pria itu membaringkan dirinya di atas tempat tidur.
Luna yang berasal dari desa dan tidak mengerti apapun hanya berpikir bahwa dia disuruh untuk memijat pria itu, Jadi dia langsung pergi ke kamar mandi mencuci tangannya lalu dia kemudian mendekati pria mabuk itu dan mulai memijatnya.
"Kakak rileks aja, saya akan melakukan semua pekerjaannya," ucap Luna pada sang pria sembari tangannya mulai menyentuh tubuh pria itu dan memijatnya dengan lembut.
Tetapi, sang pria yang berada di bawah pengaruh alkohol tiba-tiba merasakan tubuhnya menjadi menginginkan sesuatu ketika dia terus dipijat oleh perempuan itu, apalagi dia mencium aroma parfum yang begitu menggoda dari tubuh Luna.
Maka pria itu kemudian membuka matanya dan melihat perempuan cantik yang sedang melayaninya, "kau keluar sekarang juga atau kau akan berakhir malam ini juga!!" Ucap pria itu dengan tegas memberi peringatan pada Luna.
Tetapi Luna yang terlalu polos kemudian tersenyum dan berkata, "kakak tenang saja, tidak perlu khawatir. Saya tidak akan berakhir kapanpun Karena sekarang saya memiliki pekerjaan yang baik. Pokoknya Kakak rileks saja, biar saya yang menyelesaikan pekerjaan ini."
Melihat perempuan yang keras kepala itu maka pria itu hanya bisa tersenyum dingin lalu membiarkan Luna terus memijatnya sampai akhirnya dia tidak tahan lagi lalu menarik perempuan itu.
Luna yang terkejut ketika dia dibanting dan ditindih menatap pria itu dengan ketakutan dan berusaha meronta-ronta.
Tetapi usahanya sia-sia saja ketika pria itu menekannya dan menatapnya dengan dingin sambil berkata, "kau perempuan pertama yang berani mengabaikan ucapanku!!"
Setelah selesai berbicara, maka pria itu kemudian menghajar tubuh Luna dan dia terkejut ketika senjatanya yang diulurkan pada milik Luna mengalami kandas dan membuat Luna berteriak kencang.
"Tidak!! Sakit!!! Sakit!!!" Teriak perempuan itu langsung membuat sang pria menghentikan gerakannya, tetapi sesaat kemudian pengaruh obat yang ia minum langsung membuatnya kembali lagi mencium perempuan itu dan pertahanan Luna pun menjadi jebol.
@info
Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. Jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya, di sana ada bagi2 pulsa setiap tgl 1 lho...., bisa liat di profil otor ya....!
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 89 Episodes
Comments
🍁ˢ⍣⃟ₛ Angela❣️
siapa yang sudah merenggut nyaa ... si tusn muda kah ???
2023-08-05
0
Zieya🖤
ini bukan polos tapi terkesan bodoh...
2023-06-14
0
Wirda Wati
nasibb
2023-01-03
0