Vex sudah berada sangat jauh dari kota atau desa manapun dan berada di sebuah hutan yang aneh.
Selama satu bulan Vex tidak berburu monster seperti biasanya dan hanya berjalan dan berjalan.
Persediaan makanan yang di bawa oleh Vex pun sudah habis semuanya dan akan mulai mencari makanan di hutan aneh itu.
Hutan itu terlihat aneh , pepohonan tinggi puluhan meter dan besar , hewan-hewan aneh seperti kelinci berbadan ular , kerbau berbadan harimau , ikan berwajah kucing dan masih banyak hewan aneh lainya.
"Hahaha , hutan ini sangat aneh..." ujar Vex.
Namun saat di malam hari , ada seekor hewan yg aneh dan besar dan tinggi badan nya sekitar 10 meter.
Mahluk itu terlihat normal dan tidak terlihat aneh seperti hewan yang lainya , mahluk itu adalah Gorila besar berwarna merah.
Giant Red Gorilla - Level 80
"Kenapa gorila itu terlihat normal ya ..." ujar Vex.
Lalu Vex menghampiri gorila besar merah itu dan tidak berniat membunuhnya atau menyerang nya hanya saja ingin melihatnya dari dekat.
Namun setelah didekati gorila itu merasa terancam dan mulai menyerang Vex.
Vex dengan santai menghindari serangannya dan mencoba menggunakan skill baru nya yaitu "Power Absorber" , Vex mengarah kan tangan kirinya dan tiba-tiba keluar asap hitam dan langsung menyelimuti tubuh gorila besar itu.
Gorila itu terlihat lemas dan tidak bergerak , setelah Vex menganalisa status gorila itu , ternyata skill "Power Absorber" itu menghisap semua status gorila itu dan pindah ke status milik Vex.
Setelah Vex menghisap status gorila berlevel 80 status Gorilla itu menjadi tersedot kedalam status Vex.
Giant Red Gorilla - Level 80
HP : 100
MP : 100
ATK : 10
INT : 10
DEFF : 10
AGI : 10
EVA : 10
Lalu Vex status nya menjadi naik setelah menghisap nya.
Vex - Level : 1
Job : Belum didapatkan
HP : 30.000
MP : 30.000
ATK : 30.000
INT : 30.000
DEFF : 30.000
AGI : 30.000
EVA : 50.000
Skill : Power Absorber
"Waw skill power absorber ini sangat mengerikan!" ujar Vex.
Tiba-tiba ada yang datang dari atas langit-langit pepohonan yang menuju kearah Vex dan Gorilla itu.
"BRUUUGHH!" suara pendaratan kaki seseorang.
"Apa itu ... ?!?" ujar Vex.
Terlihatlah sesosok manusia yang berambut gondrong gimbal tinggi badan 190 Cm berbadan kekar dan penuh luka cakaran hewan buas lalu Vex langsung menganalisa status nya:
Nama : Zolaf
Level : 999
Job : ?
ATK : ?
INT : ?
DEFF : ?
AGI : ?
EVA : ?
SKILL : ?
"Siapa kau ?! ... level mu itu 999 !!!" ujar Vex.
"Orang-orang memanggil ku mahluk terkuat di dunia ini dan aku abadi! Haha!" ujar Zolaf.
Seketika Vex mengingat nya di dalam buku yang pernah dia baca sebelumnya tentang mahluk terkuat di dunia.
"Jadi buku cerita itu benar nyata ya , aku pernah membaca sebuah buku tentang kau !" ujar Vex.
"Apa tujuan mu kemari ?!" ujar Zolaf.
"Aku tidak ada tujuan apapun , aku hanya ingin mengelilingi dunia ini dan kebetulan aku masuk ke hutan ini.." ujar Vex.
"Oh begitu ya , pantas saja aku tidak merasakan hawa membunuh darimu !" ujar Zolaf.
"Ya begitulah , tapi kenapa manusia seperti mu bisa abadi ??" ujar Vex.
Zolaf pun menceritakan kisah nya pada Vex sambil duduk santai dan makan di depan perapian.
*300 tahun yang lalu Zolaf adalah manusia biasa yang normal , seorang yatim piatu dan tanpa keluarga , hidup sendirian kemiskinan dan kelaparan , dia hidup di hutan ini dan bertahan hidup di hutan ini.
Suatu hari Zolaf bertemu dengan seorang penyihir tua dalam hutan ini , lalu penyihir tua itu memungut Zolaf dan menganggap nya seperti anak sendiri , mereka pun hidup dengan damai.
Beberapa tahun kemudian , ada beberapa petualang yang masuk ke hutan ini sambil membantai dan memburu semua hewan di hutan ini , para petualang itu menemukan penyihir tua lalu mereka menyiksa dan merampas penyihir tua itu sampai sekarat.
para petualang itu pun pergi setelah menyiksa dan merampas penyihir tua itu.
Zolaf yang melihat sambil bersembunyi penyiksaan itu di dalam semak-semak karena ketakutan.
Setelah aman , lalu Zolaf berlari menuju ke penyihir tua itu.
"Nenek .. nenek , bertahanlah !!!!" ujar Zolaf.
"Zolaf ... tenanglah nak !" ujar penyihir tua.
"Ta-tapi ... nenek terluka parah !!" ujar Zolaf.
"Ini .. makan dan telan lah bola hitam ini.." ujar penyihir tua.
"Ap-apa ini nenek ... ?!?" ujar Zolaf sambil menangis.
"Itu adalah bola sihir keabadian , jika kau memakanya kau akan hidup abadi ,lalu kau harus hidup menjadi kuat .... (Batuk-batuk)" ujar penyihir tua.
"Ke-kenapa nenek tidak memakan itu saja sekarang , dan nenek akan abadi !" ujar Zolaf.
"Tidak .. nenek sudah lelah hidup di dunia ini dan tidak berniat untuk hidup abadi .." ujar penyihir tua.
Lalu penyihir tua itu pun meninggal dunia.
Zolaf menangis sejadi-jadinya...
Beberapa hari setelah itu , Zolaf menelan dan memakan bola hitam itu , dan Zolaf pun bisa hidup sampai sekarang ini. *
Begitulah cerita Zolaf sang mahluk terkuat yang abadi.
"Apa benar ? kau mahluk terkuat di dunia ini?" ujar Vex.
"Aku sangat yakin dengan itu , karena aku sudah membunuh jutaan petualang yang jahat di hutan ini!" ujar Zolaf
"Jutaan petualang .... ?!!!" ujar Vex.
"Lalu bagaimana dengan kisah hidupmu ?" ujar Zolaf.
Vex pun menceritakan kisah hidupnya pada Zolaf.
Beberapa saat kemudian , Zolaf yang mendengar cerita Vex langsung mengerti akan perasaannya.
Mereka pun mengobrol semalaman dan langsung tidur.
Di pagi harinya Vex akan berpamitan pada Zolaf karena Vex tidak berniat menetap di hutan ini.
"Apa kau akan benar-benar pergi ??" ujar Zolaf.
"Yap , itu sudah menjadi tujuan ku untuk mengelilingi dunia ini sendirian ... kalau begitu aku pamit !" ujar Vex.
"Sebelum kau pergi , sebenarnya aku penasaran dengan kekuatan mu itu , bolehkah kita bertarung dan berduel sebentar untuk olahraga ?! ..." ujar Zolaf sambil tersenyum.
"Dilihat dari level mu , kau levelnya 999 dan sepertinya aku akan kalah ... tapi okelah jika untuk olahraga saja!!"
Zolaf bersiap menyerang sambil mengepalkan kedua tangannya dan Vex memasang kuda-kuda "Power Absorber".
"HHYAAA ....!!!" ujar Zolaf yang akan memukul.
Vex dengan mudah menghindari serangannya.
"DUUUAARRR!!!" suara pukulan yang menghantam daratan.
Zolaf terus menerus menyerang Vex dengan tangan kosong hingga memakan waktu 2 jam.
Tiba-tiba Vex mengarahkan tangan kirinya dan menggunakan skill nya Power Absorber.
Asap hitam itu menyelimuti tubuh Zolaf dan menghisap kekuatan nya.
Zolaf pun langsung terjatuh lemas dan berkata.
"Apa apaan sihir mu itu ... uughh!!" ujar Zolaf.
"Ak-aku menyerah ... Ugh !!" ujar Zolaf.
Tiba-tiba status Vex menjadi hebat setelah menyerap dan menghisap kekuatan Zolaf.
Vex : Level 1
Job : Belum didapatkan.
HP : 999.999
MP : 999.999
ATK : 999.999
INT : 999.999
DEFF : 999.999
AGI : 999.999
EVA : 999.999
SKILL : POWER ABSORBER
Vex benar-benar sangat terkejut dengan status nya setelah menghisap kekuatan Zolaf.
"Ma-maaf kan aku , aku tidak bermaksud menghisap kekuatan mu sampai seperti ini ..!" ujar Vex.
"Tidak apa-apa , aku bisa menambahkan status ku dengan istirahat dan makan yang banyak kok..." ujar Zolaf.
"Eeee ... !!! yang benar saja ... !!!" ujar Vex.
"Tapi sepertinya walaupun status ku akan kembali dalam beberapa hari , dan aku takkan pernah bisa mengalahkan mu!" ujar Zolaf.
"Tapi syukurlah kau bisa mengembalikan status mu hanya dengan istirahat dan makan yang banyak!" ujar Vex.
"Kau benar-benar orang yan mengerikan Vex!! .. untungnya kau orang yang baik , jika saja kau jahat , mungkin kau bisa menjadi raja iblis dengan skill mu itu!!" ujar Zolaf.
"Asal kau tahu saja , aku pernah mengalahkan raja iblis 3x dan mereka itu lemah bagiku!" ujar Zolaf.
"EEEEHHH ...Ti-tiga kali ... !!!" ujar Vex sambil terkejut.
"Dan aku sudah mengelilingi dunia ini sejak umur 182 tahun dan tidak menemukan satu orangpun yang kuat atau mengalahkan ku!" ujar Zolaf.
"Woah !! kau benar-benar hebat !!!" ujar Vex.
"Dan sekarang aku telah kalah melawan mu , dan aku beruntung bahwa kau orang yang baik!!" ujar Zolaf.
Setelah mereka berbincang-bincang sekitar 30 menit , Vex pun akan berpamitan.
"Yosh ... kalau begitu aku akan pergi sekarang !" ujar Vex.
"Aku punya permintaan ... maukah kau tinggal disini untuk beberapa hari atau beberapa minggu saja ? ... aku tidak memaksa." ujar Zolaf.
"Okelah kalau begitu , aku akan menemanimu disini untuk beberapa hari saja , oke ?" ujar Vex.
Beberapa hari kemudian , Vex dan Zolaf sudah sangat akrab , berburu , bercanda , tertawa dan berpesta setiap harinya , sampai pada saatnya Vex berpamitan pada Zolaf.
Vex sudah mengemas barang-barang nya dan bersiap akan melanjutkan perjalanannya untuk mengelilingi dunia ini.
"Aku berjanji akan kembali ke sini suatu hari nanti , maka dari itu tetaplah tersenyum!" ujar Vex.
"Yeah , aku akan menunggumu kawan!!" ujar Zolaf.
Vex pun pergi dari hutan Zolaf.
Sampai jumpa Zolaf.
To be continue !
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 33 Episodes
Comments
Abu Aliza
Ggwp OverPower !! 🥶🥶
2022-11-14
1