LIONEL !

Perjalanan menuju Beastman Town yaitu kota yang sangat besar dan di huni oleh para manusia binatang.

Di kota Beastman Town dimana terdapat orang-orang yang kuat dan tangguh dan berfasilitas komplit dari mulai ribuan toko sihir , toko senjata dan ribuan toko-toko lainya.

Vex , Nina dan Alice sangat bersemangat dan ingin segera menuju ke sana.

5 hari kemudian , mereka pun sampai di Beastman Town , dan mulai memasuki pos penjaga gerbang pemeriksaan.

Setelah selesai dan beres melewati pos pemeriksaan , lalu mereka memandangi kota yang begitu besar dan luas , begitupun dengan Nina yang bisa melihat dan merasakan keberadaan sekitarnya dengan mata sihirnya.

Vex berencana untuk mencari penginapan dulu dan menyimpan barang-barang mereka.

Dan mencari penginapan yang tidak terlalu mahal , dan penginapan yang terlihat sedikit pengunjung , karena tidak mau terlihat mencolok.

Beberapa saat kemudian Vex dan yang lainya sudah menyewa penginapan dan memesan kamar , setelah sudah berada di dalam kamar penginapan , Vex dan yang lainya tidak langsung beristirahat karena hari masih pagi menuju siang.

Mereka mulai berkeliling kota.

"Aku akan mencari beberapa peralatan atau senjata untuk kedepannya , bagaimana dengan kalian ?!" ujar Vex.

"Aku dan Alice akan ikut dengan mu berbelanja , karena kamu bisa membeli barang atau peralatan yang bisa menambah status kami dengan skill analisa mu.." ujar Nina.

"Okelah kalau begitu , pertama-tama aku akan mencari sebuah toko yang bagus dengan menganalisa toko mereka.." ujar Vex.

Vex menemukan toko senjata untuk job Archer dan mulai mencari sesuatu yang bagus untuk dibeli.

"Lihatlah busur panah ini Alice apa kau menyukai nya ?" ujar Vex.

"Guuu Gaga gaa guu ..!! (Woah itu sangat bagus , aku menginginkan nya!!)" ujar Alice sambil mengangguk.

[Dragon bones Bow] (Epic Weapon) +120 AGI & +100 ATK \= 110 koin gold.

Alice terlihat sangat menyukainya sambil tersenyum dan memandangi senjata barunya.

"Syukurlah kalau kau menyukai nya , sekarang kita akan membeli peralatan sihir untuk Nina!" ujar Vex.

Vex sedang berkeliling sambil mencari toko sihir yang bagus ,lalu tidak lama setelah itu Vex menemukan toko sihir yang bagus sambil melihat-lihat peralatan sihir dengan menganalisa nya.

Vex merasakan aura yang kuat dari sebuah benda didepannya, [Eye Wand] (Rare Item) + 500 INT & +500 MP , Vex membelinya seharga 240 koin gold dan langsung memberikan nya pada Nina.

"A-aku bisa merasakan sesuatu yang kuat di senjata ini (Eye Wand)" ujar Nina.

"Itu karena status INT mu bertambah besar saat kau memakai senjata Baru mu!" ujar Vex.

"Aahh iya , aku merasa energi sihir ku bertambah drastis saat memakai dan memegang senjata ini , terimakasih banyak untuk memilih kan senjata untuk ku!!" ujar Nina sambil tersenyum.

"Kalau begitu , Alice tolong ajak Nina kemanapun untuk jalan-jalan atau makan makan , karena aku akan mencari senjata ku sekarang..." ujar Vex sambil memberikan uang pada Nina dan Alice.

Alice dan Nina pun berjalan-jalan untuk bersenang-senang di kota ini.

Lalu Vex akan mencari peralatan atau senjata nya sendirian , karena tidak mau membuat mereka menunggu.

Vex pun berjalan dan mulai mencari sesuatu yang bisa di gunakan untuknya.

Setelah beberapa jam berkeliling mencari senjata atau peralatan , Vex akhirnya menemukan sebuah toko senjata sesuai job nya yaitu toko Assassin.

Vex mulai melihat-lihat satu persatu barang di toko itu dengan menganalisa nya lalu Vex melihat sebuah gelang dari rantai yang berstatus lumayan membantu untuk kedepannya.

(Legendary bracelet chain)

Regeneration HP & MP 100/Second \= 50 Gold.

Dengan gelang rantai itu Vex bisa mengisi stamina nya dengan otomatis.

"Dengan status gelang sehebat itu , mengapa mereka menjualnya dengan harga murah ?! , apa mereka tidak bisa menganalisa nya ya ?? , Ah terserah lah ..." ujar Vex.

Lalu Vex membelinya dan kembali ke penginapan untuk beristirahat.

Seperti biasa saat Vex bangun tidur yang melihat Nina dan Alice selalu tertidur sambil memeluknya , Vex pun kesusahan untuk bangun.

Setelah selesai sarapan , Vex menyuruh Nina dan Alice untuk pergi kemanapun dan bersantai.

Namun Vex berjalan menuju sebuah guild di kota ini dan akan mencari informasi tentang dungeon atau tempat menaikkan level di kota ini.

Vex pun masuk ke sebuah bangunan guild dan akan menanyakan lokasi tempat berburu atau untuk menaikkan level.

"Halo tuan , ada yang bisa saya bantu?" ujar pelayan guild berwajah kelinci.

"Anu , aku ingin mencari lokasi untuk berburu atau untuk menaikkan level ku , karena aku baru datang ke kota ini jadi mohon bantuannya!" ujar Vex.

"Oh , itu adalah informasi yang sangat umum , anda bisa menuju ke pintu portal sihir yang berada di tengah kota , pintu portal sihir itu disebut dungeon warp." ujar pelayan kelinci.

"Dan di dalam dungeon itu terdapat 5 Lantai ,untuk penjelasan lanjut nya , anda bisa melihat di dalam buku panduan ini , silahkan!" ujar pelayan kelinci.

"Oh ok , terimakasih atas informasi nya!" ujar Vex sambil melihat dan membaca buku panduan.

*Buku Panduan Dungeon Warp*

* Lantai 1 - Ular Besar level 40

* Lantai 2 - Kelabang Kulit Besi level 50

* Lantai 3 - General Minotour level 60

* Lantai 4 - King Undead level 70

* Lantai 5 - Manticore Level 80

* Boss Dungeon - Elder Dragon Level 100 !

* Saat berhasil membunuh monster dungeon , monster akan kembali muncul setiap 30 menit (Respawn Sistem).

*Drop item tidak 100% muncul.

Setelah Vex selesai membaca buku panduan itu tiba-tiba ada suara pertarungan di luar bangunan Guild.

"Braakkkk , Duuggghh" suara pukulan dan tendangan.

Terlihat disana ada manusia badak , manusia kudanil dan manusia gajah yang sedang mengeroyok satu manusia singa yang cacat tanpa satu tangan.

"Dasar cacat tak berguna !!!" ujar manusia gajah

"Rasakan ini !!!" ujar manusia kudanil sambil menginjak-injak.

"Cuihh , ayo pergi !!" ujar manusia badak.

Lalu Vex yang melihat kejadian itu bertanya pada pelayan guild.

"Kenapa dia di perlakukan seperti itu ?" ujar Vex.

"Rumornya dia berhutang uang pada mereka dan tidak pernah membayar nya" ujar pelayan wajah kelinci.

Setelah Vex bertanya-tanya tentang keadaan manusia singa yang cacat itu.

*Kesimpulan cerita manusia singa.

*Dia terlahir dengan cacat dan tangannya hanya satu , orang tuanya meninggal saat dia umur 3 tahun dan hidup sebagai pengemis dan meminta-minta atau pun meminjamkan uang untuk makan*

Vex menganalisa status manusia singa itu.

Nama : Lionel (15 tahun) tinggi badan 200 Cm.

Job : belum didapatkan

Level : 6

HP : 500

MP : 500

ATK : 30

INT : 1

DEFF : 30

AGI : 10

EVA 10

SKILL : Belum didapatkan.

Begitulah singkat cerita nya menurut pelayan guild , setelah Vex mendengarkan kisahnya , Vex merasa kasihan padanya.

Lalu Vex menghampiri manusia singa itu dan mengajaknya bicara sambil menawarkan makanan di suatu bar.

Setelah Vex dan manusia singa itu berada di sebuah bar lalu Vex memesan makanan yang begitu banyak dan mereka makan sampai kenyang.

"Jadi , siapa namamu ?" ujar Vex, padahal sudah tau namanya saat melihat status ....

"Aku Lionel ... dan aku ...." ujar Lionel

"Aku sudah tau cerita mu dari pelayan guild" ujar Vex.

"Terimakasih sudah memberiku makanan gratis , tapi kenapa ... ?" ujar Vex.

"Setelah aku mendengar cerita mu dari orang lain , aku merasa ada kesamaan dengan ku..." ujar Vex.

Vex pun menceritakan semua kehidupan nya dari awal sampai detik ini dengan detail dan panjang lebar.

Lionel pun merasakan kesedihan dari cerita kehidupan Vex.

"Aku bertujuan mengajak mu berkeliling dunia ini dan menjadi kuat dan lebih kuat , apa kau mau ikut dengan ku ?!" ujar Vex.

"Tapi , aku hanya akan membebani mu ..." ujar Lionel.

"Tidak usah khawatir tentang itu , aku akan melatih mu menjadi kuat jika kau mau ?" ujar Vex.

"Ka-kalau begitu kumohon jadikan lah aku pelayan mu !!!" ujar Lionel sambil bersujud.

"Angkat kepalamu ! dan aku tidak akan menjadikan mu sebagai pelayan ku , tapi aku akan mengajak mu sebagai teman !!" ujar Vex.

Lionel pun merasa sangat senang dan bahagia mendengar ajakannya.

Vex menanyakan seberapa banyak hutangnya pada mereka yang telah memukulinya dan berniat untuk melunasi hutang nya.

Lionel memberi tahukan jumlah hutang nya sebesar 50 koin emas , lalu beberapa saat kemudian Vex dan Lionel menemui mereka dan melunasi hutang nya.

"Hey Kenapa kau membantu singa cacat itu ?!" ujar manusia badak.

"Yah tidak ada salahnya kan untuk membantu .." ujar Vex.

Mereka manusia gajah , badak dan kudanil itu sepakat untuk tidak menyiksa Lionel lagi , karena hutang nya sudah di lunasi 100%.

"Beruntung lah kau Lionel , mempunyai teman sebaik dia !" ujar manusia gajah.

Mereka para penagih utang pun pergi.

Lagi dan lagi Lionel berterima kasih pada Vex.

Vex membawa Lionel ke penginapan untuk memperkenalkan pada Nina dan Alice.

Setelah Vex sudah berada di kamar penginapan , dan menunggu kedatangan Nina dan Alice yang sedang berjalan-jalan dan bersenang-senang di kota.

Beberapa jam kemudian Vex dan Lionel yang sedang mengobrol , masuk lah Nina dan Alice ke kamar nya.

"Si-siapa dia ??" ujar Nina dan Alice.

Tidak basa-basi Vex menyuruh Nina dan Alice untuk duduk dan berkenalan dengan Lionel.

Vex menceritakan semuanya pada mereka sampai benar-benar mereka mengerti dan paham.

Alice dan Nina menyambut Lionel dengan hangat.

Vex dan yang lainya akan melatih Lionel untuk menjadi lebih kuat.

Lalu Vex memberi tahu dan menjelaskan tentang isi di dalam Dungeon Warp kepada mereka.

Namun Vex , Nina dan Alice berencana akan memasuki Dungeon Warp setelah melatih Lionel sambil ber level 50.

Seperti apa sesi latihan untuk Lionel ?

Lionel the one arm !

To be continue !

Terpopuler

Comments

Abu Aliza

Abu Aliza

Teman baru. Singa yang terbuang 🗿

2022-11-12

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!