Vex sudah berjalan menuju ke kota selama 4 hari sambil membawa gerobak lumayan besar yang penuh dengan barang bawaannya.
Di hari ke lima Vex sudah sampai dan mulai memasuki gerbang pintu pos pemeriksaan kota , Vex berhasil masuk dengan mengaku sebagai pemburu dan lolos dari pemeriksaan.
Setelah itu Vex seperti biasa mencari toko penjual bahan dan barang , tidak begitu lama untuk mencari toko itu karena toko itu terlihat ramai dari pengunjung, seperti pemburu dan para petualang.
Saat akan masuk ke toko itu , Vex di tanyai pertanyaan "Apa isi dari gerobak besar itu , tuan muda ?" ujar pelayan toko.
"Oh , ini ada kulit serigala dan bahan-bahan hasil buruan ku di hutan , dan aku akan menjualnya ke toko ini" ujar Vex.
"Kalau dengan barang bawaannya sebanyak itu , tidak akan masuk ke pintu depan , maka tuan harus masuk ke pintu belakang" ujar si pelayan toko.
Vex menurutinya dan langsung menjualnya , mereka para pelayan toko sedang menghitung dan menganalisa bahan dan barang tersebut yang memakan waktu cukup lama karena jumlah yang sangat banyak.
Beberapa jam kemudian mereka sudah selesai menghitung dan menganalisa nya dan memberikan uang sebanyak 110 koin gold.
Di kota yang cukup besar ini , ada puluhan toko senjata dan peralatan dan itu membuat Vex kebingungan untuk memilih toko toko itu.
Maka Vex menggunakan skill analisa nya untuk melihat barang dan peralatan satu persatu , beberapa saat kemudian , Vex melihat dan toko yang sangat sepi pengunjung.
Vex mencoba memasuki toko tersebut , ternyata toko itu adalah toko khusus yang membuat armor dan senjata dengan cara memesan terlebih dahulu.
"Apa anda ingin membuat dan memesan armor atau senjata dari toko kami tuan muda ?" ujar pedagang.
"Iya aku , tidak mempunyai armor dan aku ingin membeli armor disini" ujar Vex.
"Di toko kami tidak menyediakan barang jadi , kami harus mengukur dan mendesain nya terlebih dahulu " ujar si pedagang.
Vex pun mulai di ukur badannya , lalu setelah di ukur Vex di minta desain dan bentuk armor nya , Vex menjelaskan bentuk armor nya , dan mereka pun menggambar bentuk armor yang di jelaskan oleh Vex .
Vex lalu menamai armor nya itu adalah "Nightingale Armor"
**Buat yang penasaran dengan bentuk armor nya , search di google image "Nightingale Armor" **
Setelah selesai mendesain dan menggambarkan bentuk armor , lalu si pedagang itu meminta bayaran sebanyak 100 koin gold dan berkata:
"Jika bahan armor nya dari kami , maka harganya 100 koin gold , namun jika bahan bahan armor itu dari anda kami akan meminta 50 koin gold saja" ujar si pedagang.
Vex memilih yang 100 koin gold , Total uang Vex sekarang adalah 110 koin gold dan harga armor nya adalah 100 koin gold dan tersisa 10 koin gold saja.
"Oke kalau begitu , aku akan membuatkan set armor sesuai dengan desain anda , dan kami akan membuat nya selama 3 hari , silahkan kembali lagi setelah 3 hari kedelapan." ujar si pedagang.
Vex keluar dari toko armor itu , dan mulai mengelilingi kota , lalu melihat ada beberapa orang seperti petualang yang masuk dan keluar dari sebuah bangunan besar yang membuat Vex penasaran dan langsung memasuki sebuah bangunan besar itu.
Suasana di dalam ruangan itu terlihat ada puluhan petualang dan pemburu yang sedang melihat papan aneh dan banyak kertas yang tertempel di papan itu.
Vex berjalan dan mendekati 2 orang wanita yang terlihat seperti penjaga atau pelayan tempat ini , dan bertanya "Maaf , ini tempat apa ya ? , aku datang dari tempat yang jauh , dan aku tidak mengetahui tempat ini?" ujar Vex.
"Kota ini bernama UBETH , dan tempat ini adalah Guild , tempat para petualang bekerja dan mendapatkan uang" ujar pelayan Guild.
"Oh kota UBETH ya , dan bagaimana cara aku bisa bekerja di Guild ini ?" ujar Vex.
"Pertama-tama anda harus mendaftar dulu , dan ini kertas yang harus diisi oleh anda , setelah anda selesai mendaftar , lalu anda bisa melihat dan memilih kertas misi di dinding itu" ujar pelayan Guild.
Vex pun mengerti sistem dan cara kerjanya , setelah Vex selesai mengisi formulir pendaftaran , lalu Vex di berikan sebuah kalung dan ada batu sihir yang bergantung.
"Kalung apa ini ? dan untuk apa ?" ujar Vex.
"Itu adalah kalung ranking , dan terdapat batu sihir di kalung itu , untuk sekarang warna batu kalung anda berwarna coklat , itu artinya petualang pemula , untuk lebih lanjutnya tolong baca buku tutorial ini ..." ujar pelayan Guild.
Vex membaca buku tutorial dari guild yang di berikan oleh mereka.
**Buku tutorial**
Tetes kan darah monster ke dalam kalung batu sihir itu sebanyak 100 monster untuk naik ranking!
- Kalung Coklat : Bunuh 100 Goblin
- Kalung Putih : Bunuh 100 High Orc
- Kalung Emas : Bunuh 100 Minotour General
- Kalung Ungu : Bunuh 100 Naga
- Kalung Merah : Bunuh 100 Iblis
- Kalung Hitam : Bunuh 1 Raja iblis
Dan setiap kenaikan ranking akan di beri hadiah koin emas sebanyak 500 koin gold.
"Jika anda tidak berminat menaikkan kalung ranking , maka pilihlah misi dari papan disana" ujar pelayan Guild.
"Bagaimana jika kalung ku hilang atau di curi ?" ujar Vex.
"Jika hilang atau di curi , anda boleh mendaftar ulang lagi dan akan kembali ke kalung batu coklat , dan anda boleh mencuri batu orang lain dan menjualnya pada petualang lain" ujar pelayan Guild.
Vex mengerti dan akan berhati-hati jika kalung ranking nya sudah naik , Vex melihat ada berbagai kelompok petualang , ada yang berjumlah 5 orang , 2 orang , 1 orang sampai 10 orang.
Untuk sekarang Vex menjadi petualang seorang diri saja , dan mulai melihat papan misi.
Setelah Vex mencari kertas misi pertamanya dan menemukan misi yang lumayan mudah untuk nya [Ambil 10 Telinga Goblin \= 50 Koin gold].
Vex pun menggulung kertas misi itu dan memasukannya ke dalam saku celananya , dan siap meluncur mencari Goblin untuk menyelesaikan misi pertamanya.
Akan tetapi Vex tidak tahu tempat dan lokasi para Goblin itu dan mulai masuk kembali ke pelayan Guild untuk bertanya.
"Maaf , aku ingin bertanya sesuatu , dimana tempat para Goblin itu ? ..." ujar Vex.
"Kami tidak tahu pasti tentang lokasi mereka , akan tetapi di dekat kota ini ada hutan buas dan para petualang biasanya menuju kesana" ujar pelayan Guild.
Vex berterima kasih atas informasi dari mereka lalu Vex kembali keluar dan akan menuju hutan buas.
Dengan sisa uang 10 koin gold , Vex membeli stok makanan untuk beberapa hari (2 Gold) , dan berencana tidur di hutan buas.
Tiba-tiba ada seorang wanita yang menabrak dinding dan terjatuh , "Kenapa wanita itu menabrak dinding ??" ujar Vex sambil menolong nya untuk berdiri.
"Kau tidak apa-apa ... ??" ujar Vex.
"Iy-iya aku baik-baik saja , maaf maaf hehe ... " ujar wanita itu.
Vex melihat matanya yang menutup dan terlihat seperti buta.
"Maaf , apa kamu tidak bisa melihat ??" ujar Vex.
"iya aku buta sejak lahir , tapi pendengaran dan penciuman ku lumayan tajam , dan aku tadi menabrak dinding karena aku menjatuhkan tas sihir ku dan mulai panik untuk mencarinya" ujar wanita itu.
Vex melihat tas tergeletak di dekat nya dan lalu mengambil nya , setelah mengambil tas punggung kulit biasa miliknya lalu Vex merasakan ada yang aneh dari tas nya itu , lalu menganalisa tas itu.
(S+ Tas sihir , bisa memasukkan benda sebanyak apapun).
"Apa ini tas mu ? "ujar Vex sambil memberikanya.
"Iya , terimakasih sudah membantuku" ujar wanita.
"Maaf kalau boleh tahu , apa yang akan anda lakukan setelah ini ?" ujar Vex.
"Sebetulnya aku sedang bekerja saat ini , tapi masih belum dapat pelanggan" ujar wanita itu.
"Pelanggan ? , apa anda sedang berjualan ?" ujar Vex.
"Tidak , aku sedang tidak berjualan , aku bekerja sebagai pembawa barang bagi para petualang , dengan tas sihir ku ini bisa membawa barang sangat banyak tanpa merasakan berat sedikitpun" ujar wanita itu.
"Kalau begitu bolehkah aku menyewa jasa mu ?" ujar Vex yang merasa kasihan.
"Ap-apaa , anda mau menggunakan jasa ku ???" ujar wanita itu.
"Iya aku mau membeli jasa mu , karena aku seorang petualang pemula dan akan menuju hutan buas saat ini , dan aku membutuhkan jasamu untu membawa barang buruanku" ujar Vex.
"Te-terima kasih sudah membeli jasaku !" ujar wanita itu sambil menangis terharu.
"Lalu kenapa anda menangis ?" ujar Vex.
"Karena ini pertama kalinya ada pelanggan yang mau menggunakan jasaku selama aku bekerja ... !" ujar wanita itu.
Vex tersenyum di balik topengnya lalu berkata "Apa kau ingin aku menggandeng tangan mu dan membantu untuk berjalan ?" ujar Vex.
"Maaf , walaupun aku buta ,tapi aku bisa merasakan keberadaan manusia di sekeliling ku , dan aku bisa menebak bahwa ada 8 orang di depan jarak 50 meter sambil mengobrol , apakah aku benar ?" ujar wanita itu.
"Lu-luar biasa !! anda benar-benar hebat , maaf telah meragukan mu.." ujar Vex.
"Oke , pertama-tama aku akan memperkenalkan diriku padamu , namaku Nina dan umur ku 10 tahun jobku adalah magician" ujar Nina.
"Namaku Vex dan umur ku 7 tahun+ , jobku Assassin" ujar Vex.
Mereka pun mengobrol sambil berjalan menuju hutan buas dan akan berburu Goblin untuk menyelesaikan misi pertamanya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 33 Episodes
Comments
Abu Aliza
lengkap sudah wkwkw
2022-11-07
1
imjustboring
haha si buta dan si jelek 🗿
2022-11-07
2