Vex berjalan meninggalkan kota UBETH sambil diikuti oleh Nina dari belakang.
"Bukankah sudah ku bilang untuk tidak mengikuti monster seperti ku ! , dan bukankah kau ingin membantu panti asuhan itu ?? , lalu kenapa kau disini ?? ... pergilah !!" ujar Vex pada Nina.
Lalu Nina memeluk Vex sambil menangis dan berkata:
"Me-mereka salah menilai mu dan aku membenci orang-orang seperti mereka , aku ingin tetap mengikuti mu , kemanapun !!!" ujar Nina sambil menangis.
Vex tidak berkata apa-apa dan hanya berjalan terus menerus tanpa henti dan Perjalanan itu pun tak terasa sudah berada di tengah-tengah hutan buas.
Vex dan Nina yang berada jauh dari kota dan sedang di tengah hutan buas , lalu Vex melihat ada sebuah gua dan mencoba memasukinya.
Namun itu bukan sebuah gua yang panjang dan dalam , tapi itu hanya sebuah batu yang berlubang sedalam 7 meter dan terlihat seperti rumah persembunyian goblin.
Vex dan Nina mulai mengecek keadaan di dalam batu itu , dan ada bekas api unggun , mereka beristirahat di dalam batu itu.
"Ini akan menjadi tempat persembunyian kita sementara dan akan melanjutkan perjalanan setelah menaikkan level kita!" ujar Vex yang masih depresi dan bernada datar.
"Iy-iya aku mengerti ..." ujar Nina yang khawatir pada perasaan Vex.
"Apa kau baik-baik saja ? apa yang harus kulakukan untuk membuat mu merasa baik ?" ujar Nina yang masih khawatir.
"Aku baik-baik saja , kumohon jangan khawatir kan aku..." ujar Vex dengan nada datar.
Beberapa jam kemudian saat Vex pun tertidur dan beristirahat , Nina yang terjaga karena tidak bisa istirahat.
Tiba-tiba ada seseorang yang masuk kedalam batu itu , dan Nina membangun kan Vex dan bersiap-siap menyerang nya.
Sesosok wanita berambut pirang dan panjang , tinggi badan 160 cm , membawa anak panah dan belati di pinggangnya.
"Siapa kau !! " ujar Vex.
"Gguu - Ggaaa - Ghuuuu !!" ujar wanita misterius.
"Dia bilang , ini tempat ku , kenapa kalian disini ?!" ujar Nina yang mengerti maksudnya.
"Eeee ! kenapa kau mengerti perkataan nya??" ujar Vex pada Nina.
"Aku juga tidak tau kenapa ! , tapi tiba-tiba aku bisa mengerti maksudnya" ujar Nina.
"Sepertinya dia bisu atau semacamnya" ujar Vex.
Beberapa saat kemudian mereka pun duduk dan berbicara dengan damai.
Lalu wanita bisu itu bercerita tentang hidupnya dan berkata.
"Gguuu gagu guuu ... Ghaaa uuuu iiiii , ghuuu ga " ujar wanita itu.
"Dia berkata , aku bisu sejak lahir dan aku di buang oleh orang tuaku ke hutan ini saat umur 7 tahun dan sekarang aku berumur 13 tahun!" ujar Nina yang menerjemahkan nya.
Vex menganalisa nya :
Nama : Alice
Level 23
Job : Archer
ATK : 100
INT : 1
DEFF : 20
EVA : 20
AGI : 210
SKILL : RAIN ARROW
SKILL : PIERCHING SHOT
Gua batu itu sudah di tempati Alice selama bertahun-tahun dan Alice tidak bermaksud jahat atau apapun , hanya saja Alice kaget saat di kembali sudah ada Vex dan Nina.
Nina dan Vex mencoba menjelaskan keadaan mereka secara detail dan terperinci dan mulai menceritakan semua kejadian itu pada Alice.
Mereka pun berbincang-bincang dan saling mengerti akan keadaan nya.
Alice memperbolehkan Vex dan Nina untuk menetap di tempat nya untuk sementara.
Keesokan harinya perasaan Vex mulai membaik dan sudah terlihat bisa mengobrol dengan nada bicara yang normal.
Alice yang baik hati sudah menyiapkan sarapan untuk Vex dan Nina di pagi harinya , karena Alice sudah bertahun tahun sendirian dan tidak punya teman bicara , walaupun perkataan Alice hanya bisa dimengerti oleh Nina.
Alice terlihat sangat senang sambil mengobrol dengan Nina panjang lebar, akan tetapi Vex hanya melongo dan terdiam tidak mengerti perkataan Alice yang bisu itu.
Namun Vex merasa aneh dengan Alice , karena Vex yang sedang tidak memakai topengnya dan tidak membuat Alice merasa jijik atau takut dengan wajahnya.
Lalu Vex menghampiri Alice dan memegang kedua tangan nya , lalu tangan Alice di tempelkan ke wajah Vex (Memastikan kalau Alice tidak buta).
Setelah itu Vex menunggu reaksinya akan seperti apa.
"Apa kau tidak takut atau jijik padaku ?" ujar Vex.
"Gugu guu giiu gaaaa gu !" ujar Alice sambil tersenyum.
"katanya , dia tidak takut ataupun jijik , aku bahkan menyukainya" ujar Nina yang menerjemahkan.
"Yosh , baiklah itu bagus untukku agar tidak memakai topeng seharian" ujar Vex
Pada saat malam hari , Vex yang tertidur duluan lalu Nina dan Alice yang masih mengobrol , tidak lama setelah itu mereka pun menyusul untuk tidur , akan tetapi Alice yang tidur dengan cara memeluk Vex lalu Nina yang menyadari Alice sedang memeluk Vex dan Nina yang tidak ingin kalah pun ikut memeluk Vex sambil tertidur.
Sudah 10 hari mereka di tempat Alice dan setiap harinya berburu dan berlatih menaikan level mereka , dan itulah keseharian mereka.
*Satu tahun kemudian.
Vex , Nina dan Alice berada di level yang sama dan dan berubah job yang keduanya (High Job).
Skill mereka berevolusi berubah ke High Skill.
Nama : Vex (8 tahun+) tinggi badan 160 cm.
Job : Elite Assassin
HP : 500
MP : 500
ATK : 5
INT : 5
DEFF 5
AGI : 5
EVA : 1530
SKILL : INVISIBLE
SKILL : FAKE DUMMY
SKILL : SHADOW CONTROL
Nama : Nina (11 tahun) tinggi badan 159 cm.
Job : Holy Magician
HP : 450
MP : 1000
ATK : 10
INT : 770
DEFF : 30
AGI : 5
EVA : 1
SKILL : BLIND LIGHT FLASH
SKILL : INSTANT HEAL AREA
SKILL : LARGE ROOM PROTECTION
Nama : Alice (14 Tahun) tinggi badan 165 cm
Job : Bow Master
HP : 300
MP : 500
ATK : 200
INT : 1
DEFF : 50
AGI : 890
EVA : 30
SKILL : FOLLOWING ARROW
SKILL : LONG RANGE SHOOTING
SKILL : RAPID ARROW
Mereka sudah berhasil merubah Job dan ke High Job dan ber-level 40.
Vex dan Nina berencana pergi dan melanjutkan perjalanan mereka untuk ke suatu tempat yang lebih kuat dari hutan buas ini , karena semua monster di hutan ini sudah tidak menambahkan EXP pada mereka.
Keesokan harinya Vex dan Nina akan berpamitan dengan Alice.
Tetapi Alice terlihat sedih dan tidak ingin mereka pergi , namun Vex dan Nina sudah membulatkan niat mereka untuk melanjutkan perjalanan mereka.
Alice berlari dan masuk ke dalam gua tempatnya sambil tergesa-gesa , Vex yang mengira dia sedang marah dan sedih karena akan pergi.
beberapa menit kemudian.
Tiba-tiba Alice membawa semua peralatan nya dan memutuskan untuk ikut bersama mereka , Vex dan Nina pun tersenyum dan merasa senang akan keputusannya.
Mereka pun berangkat dan melanjutkan perjalanan nya.
Alice yang berjalan sambil memeluk tangan Vex dengan erat membuat Nina cemburu dan melakukan hal yang sama , tangan kiri dipeluk oleh Nina dan tangan kanan dipeluk oleh Alice.
Vex merasa keanehan pada kelakuan mereka berdua dan tidak mengerti apa yang mereka lakukan padanya.
Perjalanan tanpa arah dan mencari tempat yang lebih kuat!
Vex berjalan dan memakai topeng nya kembali !
Sejauh ini Vex hanya bertemu dan hanya melihat ras manusia saja , dan masih belum melihat ras lainya , karena di kota dan di desa sebelumnya masih berada di kawasan kerajaan manusia.
Termasuk Alice dan Nina adalah ras manusia biasa.
Kelompok yang terbuang dan dianggap tidak berguna oleh masyarakat, yaitu si buruk rupa , si buta dan si bisu akan terus melangkah kedepan !
To be continue !
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 33 Episodes
Comments
ADRIAN
ok
2022-11-17
2