MANTICORE VS LIONEL !

Dungeon Warp lantai 4 vs King Undead , Vex dan timnya sudah bersiap bertarung dan sudah menggunakan formasi.

Nina menggunakan High Room Protection yang membuat ruangan perlindungan dengan sangat kuat dan melindungi semua timnya.

Tiba-tiba King Undead melemparkan sabit rantai nya "Traaanggg!!" suara lemparan rantai sabit yang mengenai High Room Protection.

Dengan sangat cepat King Undead menghampiri mereka Sambil mengayunkan sabit besar nya "Treeeennggg!!" suara sabit besar menghantam High Room Protection.

"Wow , untung saja sihir ruangan pelindung ini sangat kuat , terimakasih Nina!" ujar Vex.

Mereka semua tertolong dengan skill milik Nina.

King Undead terus-menerus menyerang dari luar ruangan pelindung dan tidak tergores sedikitpun.

"Kalian sekarang bisa menyerang nya dari dalam skill ruangan pelindung baruku tanpa harus keluar masuk pelindung!" ujar Nina.

"Bagus! kalau begitu kalian tetap disini , dan aku akan keluar dari pelindung ini , karena status EVA ku yang tinggi aku jadi bisa menghindari serangannya semauku" ujar Vex.

"Aku akan mengalihkan perhatiannya , lalu saat ada kesempatan barulah kalian beraksi !" ujar Vex.

Setelah Vex berada di luar pelindung , dengan kecepatan tinggi King Undead mengarah dan akan menyerang Vex dengan sabit besarnya "Swooossh!!" suara sabit besar yang mengarah pada Vex.

Vex menghindari serangannya dengan sangat mudah , lalu Vex menggunakan skill Fog Of Death dan mengeluarkan kabut asap yang luas dan beracun , akan tetapi asap beracun itu tidak berpengaruh pada King Undead , karena dia tidak mempunyai organ tubuh atau pernapasan.

Vex mengerti situasi nya dan menggagalkan skill Fog Of Death nya.

"Shadow Clone !" ujar Vex.

Muncul puluhan bayangan Vex yang membuat king Undead kesulitan , karena sulit untuk di serang dan selalu menghindar.

Kemudian Vex menggunakan Shadow Illusion untuk membuat bayangan nya merubah wujud menjadi King Undead.

Dan sekarang terlihat ada puluhan King Undead melawan satu King Undead.

"Alice , Sekarang saat nya !!" ujar Vex.

Alice mengerti dan langsung menggunakan skill "Thousand Arrow" yang menembakan ribuan anak panah.

King Undead yang asli terkena serangan itu , akan tetapi dengan tubuh nya hanya tulang belulang ribuan anak panah itu tidak melukai nya.

Lalu Alice menggunakan skill Bomb Arrow yang melesat menuju kearah King Undead, "DDUUAARH!" anak panah nya meledak seperti bom yang menghancurkan dan meleburkan tubuh tengkorak King Undead.

Mereka pun berhasil mengalahkan King Undead dan lumayan membuat mereka sedikit kesulitan karena tubuhnya yang tahan racun dan tahan serangan ribuan anak panah.

Mereka mengambil sabit besar dan rantai sabit nya untuk di jual dan di masukkan kedalam tas sihir milik Nina.

Seperti biasa , sebelum mereka melanjutkan ke lantai 5 yang melawan Manticore ber-level 80 , mereka akan menaikkan level mereka melawan King Undead terus-menerus sampai berlevel 80.

Vex dan timnya sekarang masih berada di level 65 dan menuju level 80.

Mereka menunggu Respawn kemunculan kembali dari King Undead.

Mereka membunuh King Undead terus-menerus , Respawn lagi dan bunuh lagi dan terus melakukan itu sampai mereka naik ke level 80.

Satu hari kemudian mereka sudah berada di level 80 tanpa istirahat dan terlihat sangat kelelahan.

"Huuft , cape banget!" ujar Vex.

"Tapi , usaha kita tidak sia-sia !" ujar Lionel

"Yeah , akhirnya kita naik ke level 80 !!" ujar Nina.

"Gguu guuga gaah ! (sekarang aku ingin istirahat di kota !)" ujar Alice sambil mengantuk.

"Baiklah , kalau begitu kita akan kembali ke kota dan akan beristirahat dan kita akan melanjutkan ke lantai 5 setelah istirahat!" ujar Vex.

Sekarang Vex dan timnya sudah ber-level 80 dan bertambah kuat.

Mereka pun kembali ke kota dan menjual beberapa barang dan bahan hasil dari dungeon warp yang membawa 200 tanduk General Minotour dan membawa 100 pedang sabit besar.

Barang dan bahan mereka berhasil terjual sebanyak 2100 koin gold.

Kemudian Vex dan Nina menuju sebuah guild untuk mengambil hadiah kenaikan kalung ranking mereka, Kalung ranking mereka sudah di tandai dengan goresan angka 3 yang berarti hadiah sudah diambil.

(Nina +500 koin gold dan Vex +500 koin gold)

Dan sekarang uang mereka sudah terkumpul sebesar 7500+ lebih koin gold.

Party yang sangat kaya raya tapi berpenampilan tidak mencolok dan terlihat seperti petualang pada umumnya.

Mereka membersihkan diri ke pemandian dan di lanjutkan untuk makan makan di sebuah bar.

Setelah itu mereka kembali ke penginapan dan langsung beristirahat.

Keesokan harinya Vex mencari informasi tentang skill Manticore dan informasi tentang Boss dungeon yaitu Elder Dragon.

Akan tetapi dari informasi para petualang berlevel tinggi (level 70 keatas) tidak mengetahui informasi tentang skill dan kelemahan Manticore dan Elder Dragon.

Vex pun dengan pasrah harus menghadapi Manticore dan Elder Dragon tanpa mengetahui skill mereka dan kelemahan mereka.

Satu Minggu kemudian , mereka sudah bersiap menyetok bahan makanan dan potion penambah status untuk memasuki Dungeon Warp lantai 5 yang melawan Manticore ber-level 80.

Vex dan timnya berencana menginap di dalam dungeon untuk beberapa hari.

Vex , Nina , Alice dan Lionel sudah berada di depan pintu portal sihir Dungeon Warp.

"Kalian sudah siap ?!!" ujar Vex.

Mereka mengangguk sambil tersenyum yang berarti sudah siap untuk bertempur melawan Manticore di lantai 5.

Sesampainya mereka di lantai 5 , terlihatlah wujud sesosok monster besar berbadan singa , berwajah iblis , bersayap iblis , mempunyai ekor kalajengking dan cakar elang.

"Saatnya beraksi kawan-kawan !!" ujar Vex.

Nina menggunakan skill High Room Protection yang dijaga oleh Alice di dalamnya.

"Tuan Vex , aku minta maaf !!" ujar Lionel.

"Huh , Kenapa minta maaf ?!" ujar Vex.

"Aku punya permintaan yang egois !" ujar Lionel.

Vex , Nina dan Alice terlihat kaget saat Lionel mengatakan itu.

"Ada apa Lionel ?!?" ujar Vex.

"Maafkan aku karena permintaan yang egois ku ini ! ... aku ingin melawan Manticore sendirian , aku mohon perbolehkan aku dan izin kan aku!" ujar Lionel yang memaksa.

"Apa alasan mu ingin melawannya sendirian ?!" ujar Vex.

"Aku hanya ingin menguji diriku sampai sejauh mana dan sekuat apa aku ini ... " ujar Lionel.

"Ooh , kalau alasannya seperti itu , aku tidak keberatan!" ujar Vex.

Lionel berterima kasih pada Vex yang telah mengizinkan nya melawan Manticore satu lawan satu.

"Kembalilah ke ruangan pelindung ku jika kau sudah tidak sanggup melawannya!" ujar Nina.

Vex , Nina dan Alice pun menonton pertarungan Lionel melawan Manticore.

Lionel berlari ke arah Manticore dan menggunakan skill Whirlwind yang memutar-mutar kan pedang besar nya sangat cepat seperti gasing , "Crreeaaakk!!" serangannya melukai kaki Manticore dan mengeluarkan banyak darah.

Manticore itu terbang keatas dan menyemburkan api dari mulutnya.

Semburan api itu di potong oleh tebasan pedang besar , Manticore langsung meluncur kearah Lionel dengan kecepatan tinggi dan mengeluarkan cakar elang nya.

"Zrooottthh!!!" suara cakaran Manticore yang menyobek dada Lionel.

Lionel terjatuh dan berdarah darah di dadanya sambil berusaha untuk bangkit.

"Lionel !!! " ujar Vex.

"Aku baik-baik saja tuan , dan ini baru dimulai!" ujar Lionel.

Lionel bangkit dan bersiap kembali , lalu Manticore turun dari terbangnya dan berlari kencang ke arah Lionel.

Tiba-tiba Lionel menghentakkan kakinya sambil berteriak "EARTHQUAKE STOMP !!" daratan nya menjadi gempa yang dahsyat dan membuat keseimbangan Manticore terganggu dan terjatuh.

Lionel melompat dan mengayunkan pedang besarnya kearah kepala Manticore dan menggunakan skill nya yaitu "Finish Attack !!!".

"BWOOOMMB !!" Suara serangan pedang besar dari skill Finish Attack milik Lionel.

Setelah itu Manticore terlihat sudah kalah dan mati , tiba-tiba Manticore menggunakan serangan terakhirnya yang membuat punggung Lionel tercakar.

"ZREETTTT!!" suara cakaran yang mengenai punggung Lionel.

Lalu Lionel menggunakan skill Earthquake Stomp kearah kepalanya yang membuat kepalanya hancur seperti bubur.

Lionel memenangkan pertarungan nya melawan Manticore sambil berjalan ke arah Vex dan yang lainya.

"Wow itu pertarungan yang sangat sengit dan terlihat keren Lionel !!" ujar Vex.

"Kau menjadi benar-benar sangat kuat!!" ujar Nina.

Alice mengangguk angguk dan berpendapat yang sama dengan mereka.

Tiba-tiba Lionel terjatuh pingsan dan bermandikan darah di seluruh tubuhnya.

Nina pun dengan segera menggunakan skill nya "Cure & Heal Area" yang mengeluarkan cahaya hijau di sekelilingnya dan terlihat banyak butiran emas seperti kunang-kunang , skill itu bisa menghilangkan semua racun dan bisa menyembuhkan luka seketika.

Lionel kembali sadar dari pingsan nya dan semua luka-luka nya menghilang.

Semua yang melihat skill Cure & Heal Area milik Nina membuat mereka terpukau dan terlihat terkesan.

"Waah indah nya ...." ujar mereka.

Karena wajah dan beberapa tubuh Manticore hancur seperti bubur maka tidak ada yang bisa diambil atau di jual.

Setelah Lionel kembali sembuh total dan mereka semua bersiap untuk melawan Boss dungeon dungeon warp.

Lalu mereka pun masuk ke lantai terakhir yaitu Boss Dungeon Warp The Elder Dragon Level 100 !!

Mereka semua melihat sosok naga besar berwarna merah tua dan hitam , bersisik seperti baju Jirah baja , bergigi besar dan tajam yang terlihat sangat kuat.

Mereka semua sedang berhadapan dan saling bertatapan.

Vex party team vs The Elder Dragon !

Siapakah yang akan memenangkan pertandingan itu ?

To be continue !

Terpopuler

Comments

Abu Aliza

Abu Aliza

elder dragon nya nyasar ke univers lain

2022-11-12

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!