GOOD BYE MY TEAM !

Sang raja yang meminta Vex membuka topengnya untuk melambaikan tangannya kearah masyarakat kota.

Nina , Alice dan Lionel pun tidak bisa berbuat apa-apa dan pasrah.

Vex yang sudah mempersiapkan mental dan perasaannya untuk menerima apapun reaksi masyarakat nantinya.

Vex membuka topengnya dan menunjukkan wajahnya pada sang raja dan kepada semua masyarakat kota.

Reaksi sang raja terlihat shock dan kaget dengan wajah nya yang buruk rupa , semua warga dan masyarakat kota yang melihatnya terkaget saat melihat wajah Vex.

Reaksi 10 pahlawan pun merasa jijik dan memalingkan wajah mereka.

"Apa-apaan dengan wajah itu!?" ujar warga kota.

"I-itu bukankah monster !!" ujar warga kota.

"Eww , jeleknya wajah itu !" ujar warga kota.

Dan ratusan hinaan pun berlanjut , tapi Vex sudah mengetahui ini dan sudah mempersiapkan ini jauh-jauh hari.

Nina , Alice dan Lionel yang bergegas menuju Vex untuk menutup wajahnya kembali dengan topengnya.

Tiba-tiba sang saja berkata:

"SEMUANYA DIAM !!!" ujar sang raja.

"Jangan Hina Pahlawan baru kita ini !" ujar sang raja.

"Kita tetap harus menghormati nya , ini perintah !" ujar sang raja.

Semua warga kota pun terdiam dan menuruti perkataan sang raja.

Beberapa jam kemudian festival pun selesai.

Vex masih terdiam di tempatnya tanpa bergeser sedikitpun , sang raja yang sudah pergi , para 10 pahlawan pun pergi tanpa mengatakan apapun.

Vex dan temannya pergi ke penginapan dan sesampainya di kamar penginapan Nina , Alice dan Lionel merasa bersalah pada Vex karena tidak menolong apapun saat itu.

"Maaf kan kami , kami tidak bisa apa-apa" ujar Nina.

"Tidak apa-apa , lagi pula aku sudah tahu ini akan terjadi dan aku sudah mempersiapkan diriku untuk ini , jadi tidak usah khawatir! hahaha..." ujar Vex sambil tertawa palsu.

Tapi Nina , Alice dan Lionel merasakan tertawa palsu nya itu.

3 hari kemudian sang raja memanggil Vex dan temannya ke dalam istana kerajaan , sesampainya mereka didalam istana.

"Maaf kami mengundang kalian untuk kemari , karena kami mendapatkan informasi bahwa salah satu raja iblis akan datang ke kerajaan ini untuk menyerang! jadi kami membutuhkan bantuan kalian!" ujar sang raja.

"Salah satu raja iblis ? maksudnya ?" ujar Vex.

"Raja iblis di dunia ini ada 3 yang berada di setiap penjuru dunia , dan sekarang salah satu dari mereka menuju kesini, aku meminjam kekuatan kalian !" ujar sang raja.

Vex setuju dan akan membantu sang raja.

Beberapa minggu kemudian , 10 Hero sudah menjaga di setiap penjuru kota kerajaan ini lalu Vex dan temannya sedang mengawal sang raja.

Raja membangun 10 pos penjaga yang mengelilingi kota kerajaan , di setiap pos terdapat satu pahlawan.

"Tu-tuan raja , mereka semua sudah datang !!" ujar prajurit.

"Dan semua pos pahlawan sedang dalam pertempuran !!" ujar prajurit yang lain.

Raja mulia berkeringat dingin dan berharap kesepuluh pahlawan bisa mengalahkan mereka , Vex dan temannya hanya diam dan mengawal sang raja di dalam istana sambil dilindungi oleh High Room Protection milik Nina.

Beberapa jam kemudian.

"DUUAARRRHHH!!!" suara batu besar yang menghantam istana dan mengarahkan ke sang raja.

Istana itu hancur dan membunuh prajurit yang didalam istana , untungnya raja sudah dilindungi oleh High Room Protection milik Nina dan selamat.

langit-langit istana jadi terbuka dan terlihat ribuan iblis beterbangan masuk ke dalam kotak kerajaan ini.

"Nina , Alice , Lionel tolong jaga sang raja , aku akan menghabisi beberapa iblis disekitar sini!" ujar Vex.

Vex pun meluncur dan bertarung dengan para iblis yang masuk ke dalam kota kerajaan , lalu Vex berhasil menyelamatkan warga dan prajurit yang sedang terpojok oleh para iblis.

10 Jam tangan pasukan iblis mundur dari kerajaan dan peperangan pun selesai , akan tetapi kondisi kota dan bangunan banyak yang hancur akibat serangan para iblis.

Vex berhasil menyelamatkan ribuan warga dan prajurit.

Hari demi hari telah berlalu , namun warga dan prajurit yang di selamatkan oleh Vex tidak mengucapkan terimakasih atau apapun , mereka malah menjauhi Vex dan memalingkan wajah mereka.

Setiap hari dan sampai 3 bulan berlalu , pandangan semua warga masih tetap merasa jijik dan memandang aneh pada Vex.

Meskipun setiap harinya Vex membantu membangun rumah yang hancur , membantu orang yang kelaparan , membantu pekerjaan-pekerjaan lainnya.

Tetap saja semua warga kota di sini tidak ada yang berterima kasih satu orangpun , tapi Vex tidak mengharapkan itu dan hanya berharap mereka bisa menerima wajah buruk rupanya suatu hari nanti.

*Satu tahun kemudian.

Nina yang sibuk dengan pekerjaan barunya yang mengobati dan menyembuhkan orang cacat lalu selepas pekerjaannya Nina selalu bergaul dengan teman-teman wanitanya yang baru.

Alice yang sibuk menjadi pelatih pemanah pada prajurit dan selalu bergabung untuk membantu party pahlawan pemula.

Lionel yang sibuk berlatih di arena gladiator yang melatih para Swordman dan berbisnis di sebuah bar.

Dan Vex yang terus-menerus membantu warga yang membutuhkan bantuan dan berharap bisa merubah pandangan manusia suatu hari nanti dengan cara menolong mereka tanpa henti.

Tapi tatapan dan pandangan warga tidak merubah 1% pun kepada Vex walaupun sudah membantu mereka selama setahun penuh.

Vex , Nina Alice dan Lionel sudah jarang bertemu dan sibuk dengan urusan mereka sendiri-sendiri dan hanya berkumpul sesekali saja.

Vex merasa senang sekali dengan keadaan mereka yang menjadi lebih indah dan lebih baik dari sebelumnya dan benar-benar bersyukur.

Pada suatu hari ,Vex sedang menatap layar status nya [Unique Skill - Restart] dan masih bingung dan tidak mengerti tentang Unique Skill nya.

"Sudah satu tahun aku disini dan tak ada perubahan sedikitpun ... yahh lagi pula memang fakta nya kalau aku buruk rupa! Haha" ujar Vex.

"Sudahlah , aku kesampingkan dulu permasalahan warga..." ujar Vex yang bergumam

Sambil menatap layar status nya dan sambil melihat bacaan [Unique Skill - Restart] , Vex menekan dan mengaktifkan Unique Skill - Restart.

Tiba-tiba , level dan job nya berubah akan tetapi Status nya masih tetap.

Nama : Vex

Job : Belum didapatkan

Level : 1

HP : 5000

MP : 5000

ATK : 5000

INT : 5000

DEFF : 5000

AGI : 5000

EVA : 20.000

SKILL : Belum didapatkan

Vex kaget dan terkejut melihat layar status yang mereset level dan job nya , lalu Vex mencoba menggunakan skill sebelumnya dan benar saja skillnya tidak keluar.

Vex berfikir kalau unique skill nya itu adalah mereset level dan job nya.

"Yasudah lah , lagi pula status ku tidak berubah" ujar Vex berbicara sendiri.

Tiba-tiba semua set armor [Daedric armor] yang dipakainya , dari ujung kepala sampai ujung kaki nya berubah menjadi kumpulan asap hitam yang menggumpal dan tiba-tiba masuk ke dalam mulut dan ke dalam hidung Vex.

[Selamat anda telah mendapatkan skill baru] !

[Power Absorber] - Penghisap kekuatan musuh !

Setelah semua set armor itu menjadi asap hitam dan masuk kedalam tubuhnya dan mendapatkan skill baru.

Vex pun menjadi telanjang bulat tanpa sehelai benangpun dan langsung kembali ke penginapan.

Hari Vex memutuskan untuk pergi menjelajah dan mengelilingi dunia dan bersiap - siap untuk pergi.

Vex berencana mengajak Nina , Alice dan Lionel untuk menjelajah mengelilingi mengelilingi dunia , lalu Vex menyewa jasa penyampai pesan kepada mereka dan pesannya adalah:

"Nina , Alice dan Lionel bisakah kalian datang ke bar malam ini ? , aku akan menyampaikan sesuatu pada kalian." ujar Vex dalam pesannya.

Beberapa jam kemudian.

"Tuan ... pesan anda sudah saya sampaikan kepada mereka!" ujar penyampai pesan yang berbohong dan tidak menyampaikan pesannya.

Malam pun tiba dan Vex sudah berada di dalam sebuah bar yang sedang menunggu Nina , Alice dan Lionel.

Satu jam , dua jam , tiga jam , sampai larut malam dan Vex ketiduran di dalam bar sambil menunggu mereka yang tak kunjung datang.

"Bangun tuan ... maaf , toko kami akan segera tutup!" ujar pelayan bar.

"Oh maaf aku ketiduran , maaf bisakah aku menitipkan pesan pada teman-teman ku?" ujar Vex sambil memberikan surat pesan.

"Oh para pahlawan baru itu ya ?" ujar pelayan bar.

"Mungkin ini adalah malam terakhir ku di bar ini.." ujar Vex sambil memberikan uang tips 1000 koin gold pada pelayan bar dan langsung pergi.

Pelayan bar itu sangat senang dengan uang tips sebanyak itu.

Pagi hari yang cerah pun tiba.

Vex merasa kalau mereka bertiga benar-benar sangat sibuk dan Vex rasa dia akan merencanakan kepergian nya untuk mengelilingi dunia sendirian.

Vex pun sudah pergi dari kota kerajaan ini tanpa ada satu orangpun yang tahu kapan Vex pergi.

Vex pergi karena dia merasa tidak di anggap oleh semua warga kota , walaupun usaha nya yang telah membantu mereka selama setahun lebih dan tetap saja pandangan aneh dan pandangan jijik terhadapnya tidak berkurang sedikitpun.

1 Bulan kemudian.

Setelah kepergian Vex di kota kerajaan , para warga yang sudah terbiasa dengan bantuan-bantuan dan pertolongan dari Vex , mereka mulai merasakan kehilangan dan berkata:

"Kemana ya si pahlawan buruk rupa itu , tumben dia tidak membantu pekerjaan kita ..." ujar warga kota.

"Iya , aku juga jadi kesusahan tanpa si buruk rupa itu.." ujar warga yang lain.

Sampai suatu saat Nina , Alice dan Lionel sedang libur dan sedang berkumpul di sebuah bar sambil berkata:

"Kemana Vex , tumben dia tidak datang.." ujar Nina

"Iya , biasanya dia datang paling awal .." ujar Alice.

"Mungkin dia ketiduran atau lupa.." ujar Lionel.

Tiba-tiba seorang pelayan menghampiri mereka dan berkata.

"Maaf mengganggu kalian , tapi aku akan memberi sebuah surat pesan yang di titipkan olehnya" ujar pelayan bar sambil memberikan surat pesan.

Nina , Alice dan Lionel menerima surat itu yang langsung membaca isi surat itu.

*Kepada Nina , Alice dan Lionel , aku minta maaf sebelumnya , aku yang pergi secara mendadak , aku sudah menyewa jasa penyampai pesan di sebuah kota untuk mengundang kalian ke bar ini , tapi kalian tidak kunjung datang , aku tahu kalian sangat sibuk , tapi aku agak sedikit kecewa pada kalian yang terlihat berbeda , mungkin karena kesibukan kalian , dan kalian sekarang terlihat sama seperti warga desa , yang mulai mengabaikan ku , tapi .. aku sangat senang bisa bertemu dengan kalian , semoga kalian hidup senang ... aku pamit!* isi dalam surat pesan.

Mereka bertiga shock dan kaget melihat isi surat pesan itu.

"I-ini .. kapan surat pesan ini diberikan padamu?" ujar Nina pada pelayan bar.

"Pesan ini sudah sebulan yang lalu.." ujar pelayan bar.

"Sialan! tukang jasa penyampai pesan dari kota tidak menyampaikan pesannya pada kita!!" ujar Lionel.

"Tapi surat ini sudah satu bulan yang lalu , Vex mungkin sudah sangat berada jauh..." ujar Alice.

"Dan dia tidak memberi tahu kemana dia pergi..." ujar Nina.

Nina menangis melihat surat dari Vex , begitu pun dengan Alice dan Lionel.

Mereka ingin mengikuti Vex dan ingin mencarinya , akan tetapi mereka tidak tahu harus kemana , akhirnya mereka hanya berdiam dan pasrah hidup di kota kerajaan itu.

Dimanakah sekarang Vex berada ?

To be continue !

Terpopuler

Comments

Abu Aliza

Abu Aliza

Wah parah ini tukang Pos nya..

2022-11-13

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!