Acara berlangsung dengan sangat meriah, sudah tiba waktunya untuk pemberian hadiah, berbagai hadiah telah di berikan, sepertik koin emas,batu roh dan benda berharga lain nya
"Nona Nuwa , bukankah anda sudah menjadi putri angkat ayah kaisar, mana hadiahmu, kurasa anda tidak mungkin menjadi miskin kan"? Ucap putri Minyi sinis, dia telah memerintahkan seseorang untuk menyelinap masuk dan mengambil hadiah yang akan di berikan oleh Nuwa, benda itu berupa jubah emas, buatan tangan Nuwa sendiri, namun tanpa mereka sadari, jubah itu adalah replika yang Nuwa buat sebagai jebakan, Nuwa sudah tau, pasti selalu ada orang yang berniat untuk menyusahkan nya,dan ternyata firasatnya benar.
" Oh maafkan jijie pangeran, ada yang mencuri hadiah yang akan jijie berikan padamu" ucap Nuwa
"Cihh alasan" sinis putri Minyi lagi, dan di aula tersebut banyak tatapan meremehkan mendengar alasan tak masuk akal yang keluar dari bibir Nuwa
"Tapi hamba punya ini untuk pangeran kecil" ucap Nuwa memberikan sebuah peluit berwarna perak
"Priiittttt"
Pangeran Xue ran meniup peluit yang di berikan oleh Nuwa, lalu tiba-tiba. Terdengar suara angin bergemuruh di luar aula
"Kaaakkkk, kaaaakkk"
"Ya dewaaa makhluk apa itu besar sekali" ucap para tamu
"Akkkk"
"E, elang dewa"
Suara ricuh terdengar di aula, seekor elang dewa yang besarnya sama seperti seekor gajah, berjalan masuk kedalam aula
"Peluit yang pangeran tiup akan memanggil elang dewa ini, ini adalah hadiah dari hamba, kelak pangeran harus menjadi raja yang adil, dan berwibawa, jadikanlah elang dewa ini sebagai tunggangan" ucap Nuwa
"Prokk, prokkk"
"Luar biasa, terimakasih putri ku, hadiahmu sangat berkesan, kelak pangeran Xue ran pasti akan mendengar petuahmu" ucap kaisar, dan di iringi suara tepuk tangan dan kekaguman semua orang, kecuali orang jahat tentu nya
"Hebat, bahkan elang dewa bisa dijadikan hadiah oleh nona Nuwa" ucap Yui kagum, sedangkan kaisar Nan hanya duduk dan tersenyum
"Si*l, dia selalu saja beruntung"maki putri Minyi dalam hati
Yui turun dan memberikan sebuah kotak berukuran lumayan panjang, lalu dia membuka kotak tersebut, di sana ada sebuah pedang yang sangat berkilau
" Ini adalah hadiah dari Yang mulia kaisar Nan, ini adalah Pedang Xi yunan permata hijau" ucap Yui
Suara ricuh terdengar kembali, belum reda keterkejutan mereka dengan hadiah dari Nuwa, kini ada lagi hadiah yang juga sangat mencengangkan, dikatakan pedang Xi yunan adalah pedang berdarah dari dinasti Ming kuno, pedang itu pernah di gunakan oleh kaisar Ming untuk memberantas para pember0ntak hanya dengan satu kali tebasan
"Bagaimana kami bisa tau itu pedang asli atau palsu, bukankah kaisar kalian itu, maaf " BUTA" ucap pangeran Lian puas, dia berani menghina secara terang terangan karena rumor yang tersebar, bahwa Kaisar yang di sebut agung itu adalah Kaisar lemah dan buta
"Lancang"
"Pangeran Lian, apa anda tidak tau, bahwa orang yang anda hina adalah kaisar agung" ucap kaisar Hao cun, dia tidak mengerti kenapa putra nya begitu berani
"Tidak apa apa yang mulia, Zen tidak marah , zen memang buta" ucap kasiar Nan
Yui mengepalkan tangan, dia paling sensitif ketika junjungan nya di hina, namun dia melihat kode tangan dari junjungan nya, dan dia mengerti artinya adalah Jangan.
"si brengs3k ini" geram Nuwa dalam hati
"MISI PENTING, PEMAIN HARUS MEMPERMALUKAN PANGERAN LIAN, DAN MEMBELA KAISAR BUTA, HADIAHNYA ADALAH 4000 POIN" ucap system
"woaaahhh, besar sekali, baiklah aku akan mempermalukan si brengs3k Lian dengan senang hati" batin Nuwa
"Pangeran Lian sangat suka menghina ternyata, hemm tapi wajar saja, mendiang ibunya juga jahat, makan nya dia di hukum m4ti" ucap Nuwa
"Anda jangan keterlaluan nona, apa anda tau anda telah menghina seorang pangeran" teriak Lian tak terima
"Lalu, apa kabar dengan anda yang berani menghina fisik seorang Kaisar agung, kulihat bahkan Yang mulia Nan lebih tampan darimu, dia memang buta mata, tapi tidak buta hati, buktinya ketika yang mulia ayahanda kaisar marah, beliau masih mengatakan tidak apa apa, padahal perasaan nya telah terluka" ucap Nuwa lagi
Bisik bisik di aula mulai terdengar, mereka mulai menilai sikap buruk pangeran Lian
Sedangkan kaisar Nan, wajahnya merah, dan panas sampai telinga, ucapan Nuwa terngiang ngiang di telinga nya, Nuwa menyebutnya kaisar Tampan
Yui ingin tertawa rasanya melihat wajah kaisar Nan yang merah merona dan malu malu seperti seorang gadis, namun dia menahan tawa nya sekuat tenaga
Tangan kaisar Nan, menarik sudut pakaian Yui
"Apakah nona Nuwa sangat cantik, seperti hatinya"? Tanya kaisar Nan
Yui ingin sedikit menjahili tuan nya, dan ingin tau reaksinya
" Tidak, dia sangat jelek" ucap Yui berbisik di telinga kaisar Nan
Kaisar hanya menanggapi nya dengan tersenyum
"Sepertinya yang mulia tertarik kepada nona Nuwa" batin Yui
"SELAMAT MISI BERHASIL, 4000 POIN TELAH DI TAMBAHKAN" ucap system
"Aaarhhh aku tidak sabar, ingin segera makan besar" teriak Nuwa dalam hati
"Anda sangat lancang nona, jangan mentang mentang anda adalah putri angkat kaisar maka anda bebas mengucapkan kata kata yang tidak pantas" ucap Pangeran Lian
Oriz meniupkan sihir kearah kaisar Hao, agar tidak menghalangi pertengkaran tersebut, dia merasa sedang menonton sebuah drama, ketika melihat Nuwa dan Lian beradu argumen
Nuwa melihat asap hitam itu, dan bibir nya mulai menyeringai
"Lalu apakah ayahanda mengatakan padamu bahwa menghina seorang kaisar adalah hal terpuji"? Ejek Nuwa
" Yang mulia kaisar Hao, kenapa anda diam saja, Putra anda telah menghina kaisar Nan, dan kini dia juga telah menghina cucu ku, kelak, saat pangeran Lian menghina semua kaisar yang ada disini, apakah anda juga akan duduk diam"? tanya tetua Liu
Kaisar Hao berkeringat, bibir nya seakan tidak bisa mengucapkan apa yang ada di dalam pikiran nya sendiri
"Jangan salahkan ayahanda kakek, beliau terkena sihir" ucap Nuwa
Semua ricuh terdengar dari arah para tamu, mereka juga merasa aneh dengan keterdiaman Kaisar Hao, sedangkan Putri minyi dan pangeran Lian mulai merasa gelisah
"Wadah yang menarik" gumam Oriz, dia tidak takut ketahuan, dia malah ingin tau, apa yang akan di lakukan oleh Nuwa selanjutnya
"Jangan membual, sihir apa, yang mulia kaisar baik baik saja" ucap pangeran Lian
"Zen baik baik saja" ucap kaisar Hao
"Kamu dengar, kan nona"? ejek Lian
" Kenapa anda yang sewot, apakah anda tau, sihir ini dari siapa"? tanya pangeran Huan, semenjak tadi dia hanya diam mendengarkan, tapi gerak gerik pangeran Lian terlalu ketara menurut penglihatan nya
"Ee, aku tidak tau apa yang adik katakan" ucap Lian gelagapan
"Cihh munafik" decak Nuwa kembali duduk
"Apakah anda tidak ingin membongkarnya sekarang nona ,,meow" ucap Miu mengeong
"Tidak, pertunjukan ini masih sangat seru, dan menyenangkan”Sahut Nuwa mengelus bulu halus Miu
🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻
Pagi pagi othor udah updet ni..
Kasih hadiah dong biar semangat up nya hehe 😁😁
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 58 Episodes
Comments
ARA
Si Liam dah ga buta dan bisu?? Kutukannya sudah dicabutkah?
2023-04-28
2
Ningsih
q kasih kopi biar gak ngatuk nulis alur ceritanya....
2022-11-14
0
🧡🥑⃟🦆͜͡мυмυ𝓐𝔂⃝❥
semangat up nya kakaaaa
lama" ceritanya makin menarik
makin seru
makin geregetan, pengen mabok musuh Nuwa🤗🤗🤗
2022-11-14
0