Hari ini Nuwa akan langsung pergi menuju istana Hao, dia tidak bisa diam saja ketika kerajaan nya mengalami masalah, dia sudah menganggap permaisuri Xue min sebagai ibu nya karena dia sangat baik dan perhatian pada Nuwa.
"Nona" teriak Seorang gadis
Dia adalah pengasuh Nuwa yaitu Xue mei, selama Nuwa menjalankan meditasi pendewasaan nya, Xue mei juga pergi dari lembah keabadian untuk berkultivasi, dia tidak ingin menjadi beban di hidup Nuwa dan tetua Liu
"Xue " ucap Nuwa memeluk pengasuh nya itu
"Wah nona, anda semakin cantik saja" ucap Xue mei
"Bisa saja, kau juga Xue, sudah sampai mana ilmu mu sekarang"? Tanya Nuwa
" Sudah lebih baik, dan tidak akan menjadi beban anda lagi nona" ucap Xue mei riang
Nuwa bisa melihat pancaran ketulusan di mata Xue mei, dan dia menganggap Xue mei adalah saudara nya
"Kau istirahatlah, aku harus pergi dulu ke istana Hao" ucap Nuwa
"Bolehkah nubi ikut nona"? tanya Xue mei
" Tidak nona, ini sangat berbahaya, jangan bawa dia, dia masih lemah"ucap Miu
"Hemm, lebih baik istirahat saja dulu ya, lain kali aku akan membawa mu" ucap Nuwa
"Ehmm baiklah nona" ucap Xue mei, dia tidak ingin memaksakan diri, jika Nuwa berkata tidak, maka jawabannya adalah tidak
Nuwa melakukan teleport menuju Kerajaan Tsuzu, dia tidak boleh menunda nunda lagi
"Selamat datang nona" ucap para pengawal ketika melihat kedatangan Nuwa
Putri Minyi terkejut, namu dia berpura pura tetap tenanv, ketika melihat kedatangan Nuwa, dan mereka pun berjalan berpapasan
"Cih, sok baik" decih Nuwa
Putri Minyi langsung berbalik untuk memaki Nuwa, namun bagaikan angin, Nuwa sudah tidak ada di hadapan nya lagi
"Kenapa dia tiba tiba datang, aku harus menemui gege" bathin putri Minyi, dengan langkah cepat dia pergi untuk menemui kakak nya Lian
Nuwa langsung pergi ke kediaman phoenix milik permaisuri, karenas seingat dia di plot cerita yang pernah dia baca, saat ini pangeran kexil sedang mengalami demam tinggi, karena di guna guna
"Salam ibunda perrmaisuri" sapa Nuwa
Semua orang menoleh ke arah suara, permaisuri berlari memeluk Nuwa, dan menumpahkan kesedihan nya
"Putriku hiks, ada apa dengan adikmu, dia sakit keras sudah dua hari suhu tubuh nya tidak memperlihatkan perkembangan hiks" ucap permaisuri menangis
Nuwa memeluk tubuh permaisuri yang bergetar dan mengelus punggung nya untuk memberikan ketenangan
"Sabar bunda, Nuwa akan mengobati adik pangeran" ucap Nuwa
Ya, permaisuri dan kaisar memerintahkan Nuwa untuk memanggil mereka ayah dan bunda, karena rasa terima kasih mereka pada Nuwa begitu besar,dan juga gadis itu sangat berperan penting pada kebahagiaan mereka sehingga membuat mereka semakin sayang kepada gadis itu,dan Nuwa pun setuju, begitu juga tetua Liu
Nuwa mendekati tubuh lemah Pangeran Xue ran yang saat ini sedang menggigil, wajahnya pucat, badannya sangat panas seperti api, sehingga para tabib tidak bisa menyentuh nya
"Miu, apakah batu kristal milik ku bisa menetralkan panas" tanya Nuwa pada Miu
"Ya, nona, batu kristal ini paling di cari oleh para alkemis, dan hanya ada dua di dunia, yang pertama adalah milik tabib Ziang , si penemu pil abadi , dan yang terakhir adalah milik anda" ucap Miu
"Syuuhhhh"
Tiba tiba batu kristal tersebut ada di genggaman Nuwa, hal tersebut tidak bisa di lihat oleh orang lain, hanya Nuwa dan Miu saja yang tau, dengan cepat Nuwa menyembunyikan kristal itu didalam hanfu nya
"Bisa tinggalkan Nuwa sendiri bunda" ucap Nuwa
"Tentu, nak, berjanjilah, kau dan adikmu harus baik baik saja" ucap permaisuri
Nuwa mengangguk dan permaisuri beserta dayang nya dengan cepat keluar dari kediaman phoenix.
"Kenapa kalian disini" tanya Kaisar Hao, dia baru saja mengadakan rapat besar, dia akan memberi imbalan besar kepada para tabib yang bisa menyembuhkan putra bungsunya, namun ketika dia berjalan bersama tiga tabib besar, yakni tabib Young, Mou, dan wang, dia melihat permaisuri dan dayang nya sedang berdiri didepan kamar milik nya
"Nu'er sedang mengobati Ran'er yang mulia" sahut permaisuri
Para tabib saling lirik,dan kaisar pun sampai lupa, bahwa dia punya Nuwa akibat dia terlalu panik, jadi dia melupakan anak gadis nya itu
"Ya dewa, Zen sampai lupa, bahwa zen masih mempunyai Nuwa" desis kaisar Hao
"Mohon ampun yang mulia Nuwa itu siapa"? Tanya tabib wang, mereka tidak tau Nuwa yang mereka tau hanya peramal cantik dari lembah keabadian
" Dia cucu tetua Liu, dari lembah keabadian" ucap kaisar Hao
Mata ketiga tabib itu berbinar, telah lama mereka mendengar nama itu,namun tidak pernah bertemu dan melihat langsung kehebatan nya, hari ini mereka benar benar beruntung karena bisa melihat Nuwa
" Izin yang mulia,apa kami boleh masuk untuk membantu nona Nuwa"? tanya tabib Young, dia tidak ingin menyia nyiakan kesempatan untuk melihat kekuatan Nuwa secara langsung
"Nona, diluar ada tiga tabib, mereka akan masuk kemari, mereka para penggemar anda" ucap Miu melapor
"Biarkan saja mereka masuk," sahut Nuwa
"Krekk"
Sesuai yang di katakan Miu, didepan pintu telah berdiri tiga tabib yang usia nya sudah senja, Nuwa pun berhenti sejenak untuk menyapa mereka
"Salam kepada tiga tabib" sapa Nuwa
"diterima, terima kasih nak, izinkan kami membantu mu" ucap tabib Mou
Nuwa mengangguk, dan melanjutkan kembali pengobatan nya
Tangan tabib Young menyentuh kulit pangeran Xue, betapa terkejut nya dia, ketika merasakan panas di tubuh pangeran
"Tubuhnya sangat panas, ini adalah racun api" ucap tetua Young
"Anda benar, ini adalah guna guna yang di kirim seseorang" sahut Nuwa
Ketiga tabib saling lirik, betapa bijak dan pandai nya Nuwa di usia nya yang masih muda
Mereka mengeluarkan energi es untuk membantu Nuwa menetralkan suhu tubuh pangeran Xue
"Tap, tap"
" wusshhh"
Empat kekuatan bersatu, sebuah asap putih menyelimuti tubuh pangeran Xue, namun kekuatan itu tetap kalah, dan membuat mereka terpental
"Braaakkk"
"Uhuk, uhuk"
Nuwa, tabib Young, Mou, dan Wang sampai batuk darah, saking dahysat nya ilmu sihir oriz.
"Tidak mempan, bagaimana ini Miu, si*l dadaku sakit sekali" keluh Nuwa
"Gunakan batu kristal nya nona"
Nuwa malah melupakan batu kristal itu, dan dengan cepat dia berdiri kembali untuk mengobati pangeran kecil, begitu juga para tabib, mereka kembali berdiri untuk membantu Nuwa kembali
Kristal itu berwarna biru keemasan, membuat mata mereka silau,
"Ya dewa ba, ba batu kristal sakti" gagap tabib Young syok
"Dahsyat" gumam tabib Mou menatap ngeri kearah Nuwa
Bahkan tabib wang hanya bisa menatap tak percaya ke arah Nuwa, tentu saja dia tau benda apa yang di pegang Nuwa, itu adalah Kristal sakti, yang hanya di miliki oleh tabib Ziang seratus tahun yang lalu, mereka hanya pernah mendengar dalam pelajaran, dan tidak pernah melihat secara nyata.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 58 Episodes
Comments
nacho
😍😘😍😘😍😘😍😘😍😘okkk
2024-08-15
0
Ningsih
thorr up yang bnyak..
2022-11-12
0
Rosalinda Yo_2
keren Thor.....👏👏👏 btw, crazy up dungs Thor....🙏🙏🙏
2022-11-12
2