Pangeran Huan ran, duduk diam, dan menatap wajah gadis di hadapan nya, dia baru sadar, jika tidak dalam mode pecicilan, Nuwa sangatlah anggun dan cantik, jantung nya berdebar dengan sangat kencang sehingga,tanpa dia sadari, dia telah menatap Nuwa dengan waktu yang lama karena terbuai oleh paras Nuwa yang cantik
"Berkediplah yang mulia" ucap Nuwa
"Uhuk" pangeran Huan ran terkejut sampai terbatuk, mendengar teguran Nuwa
Wajahnya memerah, dan dia juga memalingkan wajahnya ke samping
"Diam lah, aku akan mengobati mu" ucap Nuwa
Menurut Novel yang dia baca, karena putus asa dengan luka nya, pangeran ketujuh menjadi begitu terobsesi untuk balas dendam, karena itu lah Nuwa harus mengubah plot cerita tersebut, dan membuat sang pangeran sadar, bawa yang dia lakukan adalah salah
''Sssttt, ah"
Pangeran Huan mendesis pelan ketika obat racikan Nuwa menyentuh kulitnya yang terdapat luka
Dengan telaten Nuwa mengoleskan ramuan tersebut, sedangkan Zu mengkyu menatap tuan nya dengan aneh, bukankah pria itu selalu memaki Nuwa, tapi kenapa dia seperti menikmati setiap sentuhan tangan Nuwa pikirnya.
"ingat setelah ini, jangan sampai wajah anda terkena air, besok datang lah lagi kemari, hamba berjanji akan membuat anda sembuh" ucap Nuwa, dan pangeran Huan pun mengangguk menyetujui nya
Pangeran Huan pun berdiri dan bersiap untuk kembali ke istana, sedangkan Nuwa akan kembali ke perguruan lembah abadi
"Terima kasih" ucap pangeran Huan kembali melanjutkan perjalanan menuju istana Hao
Nuwa tersenyum, ketika pangeran arogan itu mengucapkan kata terima kasih padanya
"Selamat nona, rasa suka pangeran ke tujuh mulai terbuka, setelah rasa suka nya benar benar ada, barulah anda akan mendapatkan poin kembali" ucap Miu
"Heuh, lama sekali" keluh Nuwa
"Oh ya Miu, aku ingat, plot selanjutnya dari novel yang aku baca, akan ada seorang penyihir yang ingin mencelakai putri Hui ying, dan juga putra mahkota, dia adalah utusan dari selir Jingyi" ucap Nuwa
"Benar nona, untung anda mengingatnya
disini tertulis bahwa poin yang anda dapatkan adalah 5000 poin, setelah anda berhasil mengalahkan penyihir tersebut"ucap Miu
" Waa , besar sekali, hmm tapi sayang, aku lupa, bagian mana yang jadi kelemahan nya, karena penyihir itu mempunyai ilmu yang tinggi" ucap Nuwa
"Kita cari tau saja nanti,poin yang terpenting adalah nona tidak boleh terlambat untuk menolong mereka" ucap Miu menambahkan
"Miu, rasanya hari ini aku ingin pergi berjalan jalan, selama aku berada di dalam dunia ini, aku tidak pernah berjalan jalan dan mengelilingi seluruh wilayah kerajaan, aku baru ingat, ada salah satu kerajaan yang belum selesai aku baca , namanya adalah kerajaan bulan, kerajaan yang terkenal indah dan damai" ucap Nuwa
"Hmm ya nona" ucap Miu tersenyum smirk
...****************...
Keesokan hari nya Kaisar Sheu Nan berpatroli dengan menggunakan kuda putih, diikuti oleh Yui yang saat ini menaiki kuda berwarna hitam, walaupun mata nya tertutup kain, namun hal itu sama sekali tidak bisa menutupi ketampanan nya
"hiaa, hiaaa"
Sepasang kuda putih dan Hitam itu berlari membelah jalanan,setiba nya mereka di pusat kota, khususnya pusat perbelanjaan, merekapun memelankan laju kuda tersebut
"wussshhh"
"Traannggg"
Baru saja tiba, seseorang sudah mencoba untuk menyerang kaisar Nan, tapi hal itu tidaklah mudah, ketajaman pendengaran sang kaisar memang tidak bisa di remehkan, Yui terkejut, dan langsung melompat dari kuda nya untuk mengejar orang yang telah menyerang tuan nya
"Bugh"
"Hentikan" teriak Yui
Namun orang itu terus berlari karena telah ketahuan
"Syuuhhh"
Yui mengeluarkan jurus andalan nya, yakni tanaman rambat berduri milik nya, selama ini, kekuatannya itulah yang membuat dia mampu tegak berdiri di samping kaisar Meyu sheu nan
Pertarungan tidak dapat di elakan lagi, ternyata pria berbaju hitam itu tidak hanya satu orang,
Kaisar Sheu nan mengejar kemana Yui pergi, dia menunggangi kuda putih nya yang bernama Sein dan juga membawa kuda hitam milik Yui yang bernama Heina
"Hiaaaat"
"Trang, trang, trang"
Kaisar Sheu melesat turun menghadang para pria yang berbaju hitam itu, dia tidak mungkin membiarkan Yui menghadapi mereka sendirian, dengan sekuat tenaga Nan dan Yui melawan para bandit itu
"Sretttt"
Karna terlalu banyak, Kaisar sheu nan akhirnya terkena sayatan pedang yang lumayan dalam
"Yang mulia" teriak Yui menghampiri, kaisar Nan yang mulai tumbang
"Piwiitt"
Salah satu pria berbaju hitam memberikan tanda, bahwa pekerjaan sudah selesai, karena salah satu dari mereka telah berhasil melukai Kaisar Sheu nan
"Yang mulia, pluk pluk" Yui menepuk pelan pipi Kaisar Nan
"Si*l mereka menggunakan racun di pedangnya" ucap Yui panik, karena terlihat di luka kaisar darah itu berwarna hitam
"Hamba akan pergi mengambil air, untuk mengobati luka yang mulia" ucap Yui, dan kaisar pun mengangguk lemah
Disisi lain, Nuwa dan Miu juga sedang berjalan menelusuri hutan , jalan penghubung menuju kerajaan bulan, lalu tiba tiba matanya melihat penampakan yang mengerikan, seorang pria berambut pirang sedang duduk tak berdaya di bawah sebuah pohon
"Hei tuan, anda kenapa"? tanya Nuwa
" A,, irr" gumam pria itu
"Nona, pria ini terkena R*cun langka, tolonglah dia nona, sepertinya dia pemuda buta" ucap Miu
Nuwa duduk mensejajarkan tubuhnya dengan pria itu
"Airr, plukk" kepala Pria tersebut menyandar di pundak Nuwa, dia bisa mencium bau wangi yang menenangkan dari tubuh Nuwa, baunya seperti bunga lotus putih yang wangi dan suci
"Hey tampan, kau jangan mati dulu, kita belum berkenalan, aku sangat suka pada pria rambut putih lo" ucap Nuwa
Miu menggelengkan kepala nya, dia tidak habis pikir, dalam situasi seperti itu pun Nuwa sempat merayu pria yang hampir sekarat itu.
...****************...
Yui harus berjuang mencari air suci di bawah hutan tersebut, perjalanan nya banyak halangan, karena di sana banyak terdapat hewan buas yang terus mencoba untuk menghadang nya
"Bertahanlah yang mulia, hamba akan segera datang, apapun akan hamba lakukan, untukmu, hamba mohon jangan tinggalkan hamba" bathin Yui
Dia terus menerobos, hingga akhirnya dia sampai di sebuah air terjun yang airnya berwarna pelangi, tidak ada yang tau tentang sungai suci itu kecuali dia dan kaisar Nan saja, Yui tersenyum dan dengan cepat mengambil air tersebut menggunakan botol kecil, dan bergegas kembali untuk menyelamatkan tuan nya
Namun betapa terkejut nya dia ketika melihat keadaan Kaisar Sheu yang seperti baik baik saja,seperti nya ada seseorang yang telah menolong kaisar Nan,luka nya sudah terbalut rapi dengan benda yang dia tidak tau itu apa,namun nampak rapi dan menutupi bekas luka di dada kaisar Nan
"Yang mulia" panggil Yui
Perlahan lahan Kaisar nan sadar,walaupun mata nya tak melihat apa pun,namun indra pendengaran nya berfungsi dengan baik
"Yui" panggilnya lemah
"Siapa yang menolong yang mulia? Tanya Yui
" Seorang gadis,bau nya sangat harum" sahut kaisar Nan
Yui terkejut,saat dia kembali,disana sama sekali tidak ada siapa siapa, ternyata Nuwa bersembunyi di atas pohon didekat mereka
"Apakah anda tidak ingin mengenalnya nona"? Tanya Miu
" Tidak usah, aku hanya ingin menolong pria tampan itu saja" ucap Nuwa.
🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 58 Episodes
Comments
Verawaty Tejasukmana
heu heu heu ...
2024-10-02
0
nacho
😍😘😍😘😍😘😍😘😍😘okkk
2024-08-15
0
Anne Rukpaida
lanjut ka 👍 aq suka karyamu
2022-11-10
0