Nuwa mengikuti langkah pangeran Huan ran hingga mereka pun sampai di kediaman milik pangeran Huan
"Nona, apakah ada bisa mengobati racun yang ada di tubuhku, aku terkena racun es" ucap pangeran Huan to the point
"Apa imbalannya"? Tanya Nuwa
" Apapun yang anda inginkan" ucap pangeran Huan ran
"Hentikan niat mu untuk melakukan pember0ntakan, bagaimana"?
Ucapan Nuwa berhasil membuat mata pangeran Huan dan Zu mengkyu seakan keluar dari tempat nya mereka benar benar kaget dari mana dia tau bahwa mereka akan melakukan pember0ntakan pikirnya
" Hamba adalah Nuwa, hamba tau apa yang akan terjadi di masa depan"ucap Nuwa menjawab kebingungan di wajah pangeran Huan dan Zu mengkyu
"Kau tidak tau apa yang mereka lakukan padaku dan ibu, ibu di tuduh dan di asingkan ke istana dingin, kau sendiri juga menyaksikan tadi, bahkan ibuku terpaksa mengakui bahwa dia memang melakukan nya, karena dia sudah tidak kuat tinggal di istana dingin" ucap Huan ran, matanya berubah tajam ketika mengingat masa lalu nya yang kejam
"Anda sebenarnya putra kandung selir Chi atau bukan sih"? Tanya Nuwa
" Apa maksudmu"?
"Yang mulia tidak curiga dan sama sekali tidak tau , dia adalah selir Chi atau bukan,ckkk Miris" decak Nuwa
"Langsung saja Nona, jangan berbelit belit" ucap pangeran Huan lagi
"Mari bongkar bersama, kejahatan orang yang menyamar sebagai ibu anda, jika masih tidak percaya lihat ini"
Nuwa mengeluarkan cermin ilusi miliknya, terlihat jelas di sana selir Chi Qian masih berada di istana dingin
Tangan pangeran Huan ran mengepal erat, sampai jari kuku nya memutih, dia tidak menyangka ada seseorang yang berani menyamar menjadi ibu nya
"Jangan gegabah, kita bongkar pelahan, hamba ingin tau, apa niat yang sebenarnya" ucap Nuwa
"Bisa tidak anda berkedip, tuan tampan"
Wajah mengkyu memanas, dia terlalu mengagumi Nuwa, sampai sampai dia tidak sadar terus memperhatikan nya
" Ma, maaf nona" sahut Mengkyu kikuk
"Apa anda tau siapa penjahat yang sebenarnya"?
" Selir Jingyi dan selir Saiming, mereka iri dengan kasih sayang kaisar Hao cun pada ibu anda, setelah anda memutuskan untuk menjadi jendral perang, kaisar Hao jatuh sakit selama satu tahun lamanya, dan kakek Liu yang mengobati nya, " ucap Nuwa
"Kurang Aj*r, bertahun tahun aku menyimpan dendam yang salah, selir Jingyi dan Saiming tunggu pembalasanku" ucap Huan dingin
"Bantu hamba membongkar kedok si penjahat, maka hamba akan mengobati anda yang mulia" ucap Nuwa
"Setuju"
Mereka pun berjabat tangan, tanda setuju
...****************...
Penyihir Oriz atau selir Chi qian yang palsu saat ini sedang menikmati hidupnya di dalam kediaman anggrek milik nya, pangeran Lian dan putri Minyi bahkan ada disana, membuat para pelayan heran, sejak kapan mereka menjadi akrab, namun mereka tidak mampu bertanya dan cukup diam saja
"Ingat Oriz, jangan membuat mereka curiga, kudengar selir Chi sangat lemah lembut dan bertata krama, makan lah secukup nya, jangan seperti ini ketika di hadapan orang lain" tegur pangeran Lian
"Kau anak kecil, jangan suka mengatur ku" ucap Oriz
"Bukan begitu, tapi gege tidak mau, kau ketahuan sebelum menyelesaikan Misi mu" sahut putri Minyi
"Kami keluar dulu, dan kau ingat pesanku"
Pangeran Lian dan Putri Minyi pun keluar dari kediaman anggrek milik selir Chi, namun tiba tiba mereka berpapasan dengan pangeran Huan ran
"Ada apa kalian kemari"? Tanya pangeran Huan dingin dan menusuk
" Eee, ka, kami hanya ingin menjenguk ibu selir Chi saja, iya kan gege"? keringat dingin terlihat di dahi putri Minyi, dia terlalu ketara ketika berbohong, sedangkan pangeran Lian, nampak tenang dan datar
Pangeran Huan pun langsung masuk kedalam kediaman ibu palsu nya
"Salam ibunda" sapa Huan
"Huan'er kemarilah nak, " ucap nya lembut
Mata Huan menangkap pemandangan yang menjijikan, banyak bekas makanan di sana, dia semakin yakin bahwa yang di katakan oleh Nuwa adalah benar, tidak mungkin ibu nya menjadi setamak itu pikir nya
"Kenapa pangeran Lian dan putri Minyi kemari bu, sejak kapan kalian akrab"? Tanya Huan
"Mereka hanya ingin mengucapkan salam saja, sudah jangan abaikan mereka, kemarilah tidur di pangkuan ibu" ucap nya
Pangeran Huan naik ke ranjang selir Chi dan memmbaringkan kepala nya di pangkuan ibu nya
"Luar biasa, bahkan dia tau kebiasaan ku jika bersama ibu" bathin pangeran Huan
...****************...
Nuwa telah sampai di lembah keabadian, kepulangannya di sambut oleh tetua Liu dan Xue mei saat ini mereka sedang duduk di meja makan, seperti biasa nafs* makan Nuwa akan membuat mereka berdua takjub
"Nona, selama kita terpisah, ternyata hanya satu yang tidak berubah pada anda, yaitu nafs* makan anda yang banyak hahaha" ucap Xue mei tertawa
"Makanan mu terlalu enak untuk di lewatkan Xue, biarlah, lagipula aku masih dalam masa pertumbuhan, iya kan kakek"? Tanya Nuwa
Tetua Liu hanya mengangguk dan tersenyum saja
"Apa kau tidak kaget melihat wajah tampan kakek xue "? tanya Nuwa
" Sangat, namun Tetua sudah menjelaskan nya tadi, anda memang benar benar hebat nona" ucap Xue mei bangga
"Ya, kakek begitu tampan, sampai aku ingin menikahinya" ucap Nuwa asal
"Uhukk Uhukk, dasar anak nakal, apa yang sedang kau bicarakan hahh" tetua Liu menjewer telinga Nuwa
"Aduh aduh, ampuun kakek, iya iya tidak, Nuwa hanya asal bicara saja" ucap Nuwa, sedangkan Xue mei tertawa sampai terpingkal pingkal
"Nona, oriz menginginkan raga anda, dia sangat jatuh cinta dengan kecantikan anda" ucap Miu menghentikan aktivitas Nuwa
"Kakek, Nu'er sudah kenyang,Nu'er pergi dulu ya,Nu'er lelah dan ingin istirahat" ucap Nuwa mencari alasan untuk pergi
"Beristirahat lah nak" sahut tetua Liu
Nuwa pun pergi dengan di ikuti oleh Xue mei dibelakang nya
"Biarkan aku sendiri Xue, kau pergilah beristirahat" ucap Nuwa, lalu Xue mei pun pergi meninggalkan Nuwa
"Syuuuhh"
Nuwa mengeluarkan cermin ilusi nya, dan melihat adegan apa saja yang terjadi di istana Hao
"Lihat dia itu Miu, pangeran arogan itu dengan nyaman nya tidur dipangkuan si penyihir jelek" ucap Nuwa
"Pangeran ke tujuh hanya sedang melakukan drama saja nona, dia hanya berpura pura biasa saja, agar Oriz tidak curiga,apa yang akan kita lakukan besok, jangan terlalu lama membiarkan nya di istana" ucap Miu
"Ku rasa aku akan kesana dan terus mendesak nya agar marah dan kembali ke wujud nya yang asli, aku takut dia akan menyakiti pangeran Xue ran dan putri Hui ying, mereka lah bidak catur yang sebenarnya" ucap Nuwa
Miu mengangguk dan langsung mengatur strategi apa yang akan dia gunakan untuk membantu pemain yang sedang dia pandu saat ini.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 58 Episodes
Comments
nacho
😍😘😍😘😍😘😍😘😍😘
2024-08-15
0
Anne Rukpaida
semangat Kaka d tunggu klnjutan'y
2022-11-13
0
Reny Lia
thor lanjut lg penasaran banget
2022-11-13
0