Sakit yang di alami oleh pangeran Xue ran terdengar di seluruh kerajaan, mereka mendoakan agar pangeran kecil dapat disembuhkan, keculai selir jingyi, saiming, Lian dan Minyi , merek berharap pangeran kecil tiada, agar tahta jatuh kembali kepada putra mereka
"Yang mulia, nona Nuwa ada di istana, dia sedang mengobati pangeran kecil" ucap Zu mengkyu melapor
"Seharusnya ini adalah kesempatan kita untuk melakukan pemberontakan, tapi kenapa harus ada gadis itu" gumam pangeran ketujuh
"Jika anda memang anda ingin balas dendam, seharusnya anda tidak perlu memperdulikan ada siapa di istana" ucap Zu mengkyu, dia sengaja memancing jawaban pangeran ke tujuh, karena dia yakin bahwa tuan nya sudah menyukai Liu nuwa
"Tidak, bagaimana aku bisa melukai gadis yang telah menolongku" ucap Huan ran
Zu mengkyu semakin yakin dengan tebakan nya, pangeran Huan sudah jatuh cinta pada Nuwa
...****************...
Nuwa menempelkan batu kristal itu di atas tubuh pangeran Xue ran, dan merapalkan sebuah mantra, tiba tiba asap hitam berkumpul dan tersedot kedalam batu kristal tersebut
Mata para tabib berkedip tidak percaya, betapa dahsyat nya kekuatan batu kristal sakti itu
"Tolong bantu saya, gunakan energi positif kalian untuk menetralkan tubuh pangeran" ucap Nuwa
Dengan cepat mereka memejamkan mata, dan mengeluarkan energi untuk menetralisir tubuh pangeran Xue ran
Disisi lain duduk seorang wanita berjubah hitam, dia memiliki sepasang taring di gigi nya, kuku nya panjang, dan menyeramkan, dialah PENYIHIR ORIZ, dia baru selesai bertapa di gunung Muta, hingga tiba tiba dia kedatangan tamu yakni pangeran Lian, dia menjanjikan berbagai hal sebagai syarat
Pangeran Lian menjanjikan sebuah kedudukan, saat dia menjadi kaisar nanti, dia akan mendirikan akademi para penyihir, demi melangsungkan keturunan Oriz, dan dia tidak perlu sembunyi lagi dari dunia, tentu saja penyihir jahat itu setuju, karena dia sangat terobsesi untuk mengembangkan kekuatan nya, dan juga dia terobsesi untuk menjadi abadi
"Si*l siapa yang berani melawanku" ucap nya geram, karena kekuatan sihir yang dia kirimkan tiba tiba hilang begitu saja
"Aku harus menggunakan cara lain, aku harus masuk kedalam istana Hao" ucap nya
"Sriinggg"
Tiba tiba dia berubah menjadi selir Chi Qian, pangeran Lian menceritakan kepadanya bahwa ada salah satu selir yang sedang di asingkan, dia adalah ibu dari pangeran ke tujuh, di rumorkan bahwa pangeran Huan ran sangat sayang kepada ibu nya, dia juga memiliki tempramen yang buruk, karena itu Oriz memilih untuk menyerang secara terang terangan, karena dia memiliki tameng, yakni pangeran ke tujuh
Dengan cepat dia melangkah menuju istana Hao,
Saat ini keadaan pangeran kecil sudah menunjukan perkembangan, suhu badan nya kembali normal, dan matanya juga telah terbuka
Nuwa menggendongnya menuju aula, dia yakin kaisar dan permaisuri sudah menunggu kabar baik dari nya
"Salam Yang mulia" sapa Nuwa, tabib Young, Mou, dan Wang
"Putraku, oh ya dewa terimakasih, putraku telah sembuh" ucap permaisuri menggendong putra kesayangan nya
Kaisar Hao berdiri dan mengelus kepala putra bungsu nya
"Terima kasih nak, sekali lagi kami berhutang budi kepadamu" ucap kaisar Hao cun
"Bukan hanya hamba yang mulia, tapi berkat ketiga tabib besar juga, tanpa mereka hamba tidak akan berhasil" ucap Nuwa
"Terima kasih tabib, hadiah akan dikirimkan ke kediaman kalian masing masing" ucap kaisar Hao lagi
"Terimakasih yang mulia, semoga anda panjang umur" sahut ketiga tabib bahagia, lalu mereka pun pamit kembali ke rumah mereka masing masing
Wajah masam terlihat diwajah wajah munafik para selir, begitu juga putri Minyi dan pangeran Lian, Nuwa selalu saja menghalangi mereka
"Brakk"
"Yang mulia" sapa seseorang
Semua mata menoleh ke arah suara, wajahnya cantik dan lembut bagaikan porslen , dia adalah selir Chi Qian,lebih tepatnya penyihir Oriz yang menyamar menjadi ibunda dari pangeran Huan ran
"Ibu" ucap pangeran Huan, dengan cepat dia berlari memeluk ibu yang sangat dia sayangi, diam diam Oriz menyemburkan mantra ke arah kaisar Hao cun
"Nona, dia bukan selir Chi Qian, dia adalah penyihir Oriz yang menyamar" ucap Miu
"Hihi, menarik, biarkan saja dulu, aku sangat menyukai permainan teka teki" ucap Nuwa
Sebenarnya dia bisa melihat kilauan sihir hitam yang di berikan Oriz kepada Kaisar Hao cun, namun Nuwa memilih untuk diam dan menyaksikan apa yang akan di lakukan penyihir jelek itu
"Brukk"
"Yang mulia, hamba sudah tidak betah berada di istana dingin, maafkanlah hamba yang mulia, hamba akan menebus segala dosa yang hamba perbuat, meskipun harus menjadi pelayan sekalipun" ucap selir Chi berlutut
Mata pangeran Huan melebar, apa maksud dari perkataan ibunya, kenapa dia mengakui bahwa dia yang telah memerintahkan pasukan untuk melakukan pember0ntakan
"ibu, apa yang anda katakan, tidak, ibu di paksa oleh siapa untuk mengatakan hal itu"? tanya Huan ran
" Tidak nak,maafkan ibu, pember0ntakan yang terjadi lima belas tahun yang lalu, adalah ibu yang menjadi dalangnya" ucap selir Chi
"Wah, sungguh kejam oriz ini, ternyata dia juga ingin menjatuhkan nama selir Chi" bathin Nuwa
Sedangkan selir Jingyi dan Saiming, saling lirik, sepertinya selir Chi berubah menjadi wanita B*doh karena tidak tahan dengan istana dingin, padahal dia jelas tau, bahwa pelaku nya adalah mereka berdua
"Bagaimana ini yang mulia" tanya permaisuri memegang tangan kaisar Hao
"Kau di maafkan , pulanglah ke kediaman mu, dan mari kita lupakan kejadian kelam, Zen ingin kalian semua hidup rukun di dalam haremku" ucap kaisar Hao
"Wah, hebat sekali, satu kali tiup saja, Dia mampu untuk meluluhkan hati kaisar Hao" bathin Nuwa
Mata Oriz menangkap sosok cantik yang lembut, hasratnya langsung menginginkan Nuwa sebagai wadah jiwa nya, obsesi seorang penyihir Oriz adalah menjadi yang tercantik dan awet muda, dan kini dia menargetkan Nuwa
"Siapakah gadis cantik ini" tanya selir Chi
"Dia adalah Nuwa , murid dari lembah keabadian" ucap pangeran Lian menyela kaisar yang ingin menjelaskan
Oriz terkejut, Lian pernah menyebutkan nama orang yang akan menghalangi niat mereka, ternyata gadis itu adalah musuhnya, namun demi obsesi nya dia akan tetap mendekati Nuwa dan mengambil inti kehidupan nya ketika dia lengah
"Kenapa, dan apa alasan nya yang mulia selir Chi mengakui kesalahan yang bukan anda lah pelaku nya, "? tanya Nuwa
" Aku mengaku saja agar di maafkan, daripada aku tidak mengaku, dan masih berada di istana dingin itu" ucap selir Chi
"Sudah, jangan berdebat, kalian bubar" ucap kaisar Hao, kepalanya tiba tiba saja berdenyut sakit
"Hamba pamit yang mulia" ucap Nuwa
"Kau mau kemana, aku ada perlu, pergilah ke kediaman miliku" ucap pangeran Huan ran
Nuwa pun memilih untuk mengikuti pangeran Huan ran, lagipula dia juga ada sesuatu yang akan dibahas bersama pangeran Huan.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 58 Episodes
Comments
Reny Lia
thor tambah seru cerita nya
2022-11-12
2
🧡🥑⃟🦆͜͡мυмυ𝓐𝔂⃝❥
semangat up Thor
semoga selanjutnya tmbah seru petualangan si Nuwa🤗
2022-11-12
2
Aidah
tambah Seru thks thur tapi ada yang kurang thur. kurang nya up nya
semngat athur love you
2022-11-12
1