Tetua Liu dan Nuwa masih berada di istana Hao, Nuwa masih duduk dengan makanan nya, sedangkan yang lain memandangnya dengan heran, tubuhnya kecil, namun makan nya banyak
"Nona Nuwa, apakah anda memang suka makan"? Tanya putri Hui ying, dia memutuskan untuk mendekati Nuwa, dia suka padanya setelah Nuwa meramalnya
" Manusia kan memang butuh makan" ucap Nuwa
Dalam sekejap putri Hui ying merasa senang dengan sikap Nuwa yang cuek dan apa adanya
"Apakah kita bisa berteman"? Tanya putri Hui ying menyodorkan tangan nya kepada Nuwa
" Hemm, tentu" ucap Nuwa menjabat putri Hui ying, yang ada di pikiran Nuwa saat ini adalah, jika dia berteman dengan calon permaisuri, dia akan bisa memakan apapun yang dia mau, ketika dia berada di istana, dia bukanlah manusia tamak yang gila jabatan, dia hanya ingin hidup tenang dan enak makan.
Acara terus berlanjut, terlihat dari mata selir Po sin, dia tidak suka melihat kehadiran Nuwa, karena Nuwa telah merebut perhatian semua orang, sementara putri nya Minyi harus menerima hukuman karena berdebat dengan Nuwa, dalam hati Selir Po sin, dia memasukan Nuwa kedalam daftar musuh nya
"Cih lihat mata nya yang jelek itu, ingin rasanya ku colok mata nya itu" bathin Nuwa
"Lihat saja kau bocah, kau pikir kau akan baik baik saja, setelah menyinggungku, aku akan membalasmu" bathin selir Po sin
Mata Nuwa menelisik ke segala arah, semua wajah terlihat bahagia, kecuali selir Po sin dan permasuri xue min, inilah kesempatan Nuwa untuk membalas perbuatan selir Po sin
"System tolong kau buat permaisuri pingsan, agar aku bisa memulai aksi ku" ucap Nuwa
"PEMAIN MEMINTA UNTUK MEMBUAT PERMAISURI PINGSAN, POIN YANG AKAN TERPOTONG ADALAH 500 POIN"
"sriiingg"
Nuwa tidak banyak bicara lagi setelah tau poin nya di potong, karena menurutnya poin yang akan dia dapat lebih dari yang dia korbankan.
Terlihat dahi permaisuri mengerut, tiba tiba saja kepala nya pusing dan tidak dapat ditahan lagi, tubuhnya pun ambruk seketika, teriakan dengan nada khawatir mulai terdengar ketika melihat sang ibu negara tumbang
"Permaisurii, bangun, anda kenapa"? Ucap kaisar Hao cun, dulu dia sangat mencintai permaisuri Xue min, namun ketika dia tau permaisuri tidak bisa mempunyai anak, raja terdahulu memaksa nya untuk mendirikan harem, demi terciptanya keturunan Kaisar yang lain, akhirnya kaisar Hao cun menikah kembali, dan cinta nya kepada permaisuri semakin memudar, karena para selirnya selalu menghasut kaisar untuk menceraikan permaisuri, nasib baik permaisuri adalah seorang anak jendral besar, jadi di tidak bisa di ceraikan begitu saja
Permaisuri Xue min cukup menderita, ketika hinaan dan gunjingan orang terdengar di telinga nya, dia sudah cukup terpukul dan merasa di asingkan di dalam istana nya sendiri
" Lapor yang mulia, tabib mo sedang tidak ada di tempat" ucap pengawal yang di perintahkan untuk mencari tabib
"Bagus, lebih baik jika kau m*ti, xue min, akulah yang pantas menjadi permaisuri kerajaan Hao" bathin selir Po sun
"Ampun yang mulia, boleh kah hamba memeriksa Permaisuri"? tanya Nuwa
" Maaf nona, anda masih anak anak, jangan bermain dengan keselamatan seseorang" ucap selir saiming sinis
"Maaf yang mulia selir, hamba adalah murid dan cucu tetua Liu dari lembah keabadian, apa yang harus anda khawatirkan, hamba juga punya otak dan pikiran, tidak mungkin ingin mempermainkan nyawa permaisuri" sahut Nuwa santai
"Periksalah nona" ucap kaisar Hao
Saat ini permaisuri telah di bawa ke kediaman phoenix milik nya, sedangkan pesta terpaksa di hentikan, karena putra mahkota dan putri Hui ying juga telah resmi di tunangkan, jadi pesta tidak bisa di lanjutkan tanpa permaisuri
Nuwa maju, dan mulai merapalkan mantra, dia tau bagaimana cara mendeteksi r*cun, karena di zaman nya dia juga adalah seorang perawat
"Maaf yang mulia, apakah ada obat tertentu yang di berikan kepada permaisuri"? Tanya Nuwa
" Hem ku rasa tidak, Lui apakah pemaisuri mengkonsumsi sesuatu"? Tanya kaisar Hao pada dayang permaisuri
"Ada yang mulia, setiap pagi, permaisuri akan meminum ramuan penyubur kandungan" ucap Lui
Kaisar Hao terkejut, ternyata permaisurinya sangat berusaha keras untuk memiliki keturunan dari nya
"Bukan itu yang jadi masalah, hamba menemukan bahwa ramuan tersebut mengandung r*cun, coba kau bawa ramuan tersebut kemari"! ucap Nuwa
Kaisar Hao cun terkejut mendengar ucapan Nuwa, terlihat di wajah polos Nuwa, bahwa dia tidak sedang bercanda, sedangkan selir yang lain saling lirik satu sama lain, lebih lagi selir Po sun, keringat mulai membanjiri dahinya
" Sial, gadis kampung ini, akan merusak rencana yang ku jalani bertahun tahun"bathin selir Po sin
"Tapi, setau hamba ramuan itu di buat oleh selir Po, yang mulia" ucap Lui
Semua mata tertuju kepada selir Po sin, yang saat ini sedang menetralkan rasa paniknya
"Ehh, nona Nuwa, apakah anda tau, memfitnah anggota kerajaan berarti mat*,? ucap selir Po sin
" Hamba tidak berbohong, dan memfitnah, berikan saja ramuan nya, anda terlalu meremehkan seseorang" ucap Nuwa
"Lin, ambilkan ramuan yang aku racik untuk permaisuri, hiks, hiks, hamba di fitnah oleh seorang bocah, yang mulia" rengek selir Po berpura pura menangis
Kaisar Hao diam saja, dia tidak bisa berkata apapun kali ini, karena ini menyangkut tentang keselamatan permaisuri nya
Pelayan yang bernama Lin itu datang membawa satu botol ramuan, yang berbentuk serbuk
Nuwa mencium nya, itu hanya rempah biasa, dan dia tau bahwa selir Po sin sudah menyiapkan segalanya untuk keadaan terdesak, benar benar sangat licik.
Mata Nuwa menemukan sebuah gelas kayu, dan takdir sepertinya memang memihak padanya, gelas kayu itu bekas minum permaisuri tadi pagi dan pelayan lupa membersihkan nya, Nuwa berjalan dan mengambil gelas kayu itu
"Ini bekas minum permaisuri kan, kita lihat dengan yang ini" ucap Nuwa
Keringat semakin memmbanjiri kening selir Po, dan kaisar melihat itu dengan jelas
"Plakkk"
"LANCANG, KAU ADALAH SEORANG SELIR, TAPI KAU BERANI MENC*LAKAI PERMAISURIKU" teriak kaisar Hao cun murka
"Apa maksud yang mulia"? ucap selir Po memegang pipinya yang panas
" CUKUP, JANGAN BERPURA PURA LAGI,SEMUA TERLIHAT JELAS DI WAJAHMU" ucap kaisar Hao cun semaki marah
"Cring"
"NAIKAN LEVEL KEMARAHAN KAISAR HAO, MAKA POIN AKAN BERTAMBAH" ucap system
Mata Nuwa berbinar, dengan senang hati dia akan menaburkan bara kedalam api
"Yang lebih mengejutkan, ini adalah ramuan yang di campur dengan obat kemandulan" ucap Nuwa
Mata Kaisar Hao berkilat marah, tangan nya mengepal erat, pantas saja permaisuri yang nampak sehat, tiba tiba di vonis tidak bisa memiliki seorang putra
"Wuushhhh"
Kaisar Hao mengeluarkan kekuatan angin yang dahsyat, dia menyerang selir Po dengan satu kali ayunan
"Aaarhhhhh, "
"Bruggg"
"uhuk, uhuk"
Tubuh selir Po terbang, dan membentur dinding istana, sehingga batuk d*rah dan pingsan
"Bawa dia ke istana dingin, aku akan menjatuhkan hukuman mat* pada nya" ucap kaisar Hao,kehebohan telah terjadi. berturut turut, ibu dan anak telah mendapatkan hukuman kali ini
"SELAMAT PEMAIN MENDAPATKAN 4000 POIN" ucap system
"Aaarggghhh, senangnya" bathin Nuwa berteriak
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 58 Episodes
Comments
nacho
😍😘😍😘😍😘😍😘😍😘
2024-08-15
0
Feby N.A :]
wushh keren skli kamu Nuwa!
by the way, semangat uploadnya ya thor! ❤
2022-11-04
2
Anne Rukpaida
aq pun snang slamt kmu dpt poin 4000 🎉
2022-11-03
0