Mereka berdua mencuci piring sambil pelukan, Tante Fany merasakan burung milik Evan mulai tegang dan keras
"Van burung kamu bangun tuh" Tante Fany berkata sambil menggoda Evan
"Iya Tan, makanya aku gesekan ke sini" ucap Evan sambil menggoyangkan pinggulnya bergesekan dengan bokong milik Tante Fany
"Ih geli Van" ucap Tante Fany pura-pura geli dengan sentuhan dari burung milik Evan
"Tapi enakkan Tan" Evan masih menggoda Tante Fany
"Udah nanti malam aja, ini masih sore" ucap genit dari Tante Fany menggoda Evan yang burungnya sudah bangun
"Oke Tan, aku juga ada janji sama temen mau keluar" Evan berkata lalu mencium pipi milik Tante Fany
"Ya sudah, kamu pergi dulu sama temen kamu, biar Tante tunggu di kamar kamu" ucap Tante Fany lalu mengecup bibir milik Evan "cup"
Setelah jam tujuh lewat tiga puluh menit lalu Evan bergegas menuju ke rumahnya Fitri dengan menaiki sepeda motornya melaju menembus padatnya lalu lintas, sesampainya di rumah Fitri lalu Evan mengetok pintu "tok, tok, tok, permisi" lalu pintu di buka dari dalam "ceklek"
"Fitri ada Tan?" Evan bertanya kepada Ibunya Fitri
"Ada nak, ayo masuk dulu" Bu Lastri mengajak Evan untuk masuk
Setelah Evan masuk dan duduk di sofa ruang tamu, lalu Bu Lastri memanggil Fitri yang masih di dalam kamar
"Fit ada teman kamu tuh" ucap Bu Lastri memberitahu kepada Fitri yang sedang meriah wajahnya
"Iya Bu, bentar lagi" balas Fitri sambil merias wajahnya
Setelah Fitri selesai lalu berjalan mendekati Evan yang sudah menunggu di ruang tamu
"Udah lama Van?" Tanya Fitri basa basi kepada Evan
"Lumayan Fit " jawab Evan dengan senyuman manisnya
"Ayo kita jalan" Fitri mengajak Evan untuk segera pergi jalan-jalan
"Pamit dulu sama Ibu kamu Fit" Evan menyuruh Fitri untuk berpamitan dengan Bu Lastri
"Bu kesini" Fitri memanggil Ibunya, lalu Evan dan Fitri berpamitan sama Bu Lastri
"Bu, kami permisi mau jalan-jalan keluar" ucap Evan kepada Bu Lastri
"Iya hati-hati dijalan nak, jaga anak Ibu gih?" Ucap lembut dari Bu Lastri
"Pasti Bu, akan aku jaga anak Ibu, kami permisi dulu" ucap Evan yang tak kalah santunnya
Lalu Evan dan Fitri mengendarai sepeda motor untuk jalan-jalan, dengan kecepatan sedang mereka berdua menikmati indahnya malam hari, lalu mereka memasuki area cafe dan memarkirkan motornya, Evan dan Fitri lalu masuk dan memesan makanan cemilan kesuka'an mereka berdua
"Kamu sering datang ke sini Fit?" Evan menayakan kepada Fitri sambil tersenyum lalu memegang tangan lembut milik Fitri
"Kadang-kadang aja kalau ada yang ngajak kesini Van" balas Fitri menyambut tangan Evan yang memegang tangannya
"Nanti aku akan sering-sering ngajak kamu kesini" ucap Evan sambil memegang jari lentik milik Fitri
"Makasih ya Van" Fitri tersenyum kepada Evan yang masih memegang jari lentik miliknya
Lalu pesanan mereka datang, mereka berdua lalu menikmati makanan tersebut sambil mengobrol dengan asyiknya
"Enak steak ini Van" Fitri memuji makanan cafe tersebut sambil menatap wajah Evan yang tampan
"Kalau habis nanti pesan lagi" ucap Evan sambil mengelus punggung tangan milik Fitri
"Makasih Van, kamu baik banget sama aku" balas Fitri menatap wajah Evan dan tersenyum
Mereka berdua menikmati malam itu dengan hati yang bahagia
*Bersambung*
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 100 Episodes
Comments
Rahmah Rahmah
hhmm evan sama siapa aja mau
2024-11-14
0
Retno Anggiri Milagros Excellent
Ehm.. mau jadian sama Fitri?
2023-12-01
1
Andi Fitri
waduh evan ko semua wanita di embat..hadeeh 🤦
2023-11-14
0