darma meninggalkan akademi Hunter dan memilih pulang ke rumahnya, untuk memutuskan apa yang harus ia lakukan selanjutnya. saat darma melangkah keluar dari gerbang akademi, ia melihat seorang wanita paruh baya yang tampak familiar sedang menunggu seseorang, darma hanya melewati wanita paruh baya itu tanpa menyapa sama sekali namun
"berhenti, apa kau tidak memiliki sopan santun untuk menyapa keluargamu darma?" ucap wanita Tersebut
"aku bukanlah bagian dari keluarga itu lagi Tante Maria, jadi aku tidak memiliki kewajiban untuk menyapa siapapun yang berasal dari sana" sahut darma dingin
"kenapa kau berubah menjadi seperti ini?"
"bukannya sudah jelas, mereka mengusirku dari sana dan mengasingkan diriku karena aku tidak berbakat. bukannya itu sudah jadi alasan yang cukup"
"tapi sekarang kau sudah membangkitkan bakatmu, mereka pasti bisa menerimamu"
"tapi bagiku mereka bukan lagi orang tuaku jadi Tante tidak perlu memaksaku lagi. selamat tinggal dan jaga dirimu"
darma melanjutkan perjalanan meninggal Maria yang masih tidak percaya keponakan yang begitu ia sayangi berubah menjadi dingin seperti itu dan hal yang paling mengejutkan dia adalah bakat yang dimiliki darma. walaupun darma hanya menunjukkan sedikit kekuatannya namun Maria bisa mengambil kesimpulan bakat yang dibangkitkan darma akan sangat berguna untuk menghadapi monster ataupun Hunter killer.
Maria mulai memikirkan berbagai cara agar ia bisa mengendalikan darma sehingga ia bisa menggunakan kekuatan darma sesuka hatinya. Maria mulai memikirkan cara seperti mencuci otak darma, menjodohkan darma dengan ratna ataupun menjadikan darma selingkuhannya. Maria yang begitu asik dengan pikirannya tidak menyadari anaknya Ratna sudah berada disampingnya dan memanggil dirinya sejak tadi.
"ibu... ibu.. woyyy ibu budek!!!" teriak Ratna penuh amarah
"maaf,, maaf sayang aku tidak dengar kau memanggilku"
"apa yang kau pikirkan sampai tidak menyadariku ibu"
"aku hanya sedang memikirkan sepupumu darma"
"cihh, mendengar namanya saja membuatku marah ibu"
"apa yang terjadi sebenarnya sayang?" ucap Maria heran melihat tingkah anaknya
"masak dia memintaku membunuh paman Ryan dan bibik Astrid serta menghancurkan guild Scarlett Phoenix.apa dia sudah gila"
"maklumi saja mungkin dia sangat membencimereka. mari kita kembali ke guild DAN melaporkan hasil pencarian bibit kita"
mereka akhirnya pergi meninggalkan akademi Hunter dan balik ke markas guild Scarlett Phoenix yang berada di Nusa dua. selama berjalan maria mulai merencanakan apa yang akan ia lakukan kepada darma hingga tanpa terasa mereka sudah sampai di gedung guild Scarlett Phoenix. Maria bergegas menuju ruangan guild master Ryan untuk melaporkan hasil pencarian mereka.
"guild master saya sudah kembali?"
"bagaimana hasil pencarianmu? apa kamu menemukan bibit unggul yang berguna untuk guild?"
"saya menemukan beberapa bibit yang bagus namun ada satu yang membuat saya tertarik"
"ia pasti sungguh bertalenta sampai bisa membuatmu sampai berkata seperti itu"
"iya tuan namun akan sangat mustahil untuk membujuk dirinya untuk bergabung dengan kita"
"mustahil? kita merupakan guild terbaik di Bali dan guild peringkat 7 se-Indonesia, banyak Hunter yang ingin bergabung dengan kita namun kau berkata mustahil membujuk dirinya. apa masalahnya sampai kau berkata seperti itu"
"dia sangat membenci dirimu dan Astrid itu masalah utamanya"
"membenci diriku? memangnya apa yang telah aku lakukan kepada dia?"
"dia adalah putramu, jadi ketua mengerti alasannya bukan"
"putraku? maksudmu sampah yang telah aku buang karena tidak memiliki bakat tersebut?"
"iya tuan,dia memiliki bakat awaken yang akan sangat berguna untuk kita"
"memangnya bakat apa yang dimiliki sampah tersebut"
"ia memiliki kemampuan untuk memantulkan serangan sihir dan melipat gandakan serangan tersebut serta ia memiliki kemampuan mengubah senjata menjadi tembakan energy dengan daya hancur yang luar biasa"
"terdengar bagus namun aku tidak tertarik untuk memungut sampah yang telah aku buang"
"baik guild master, saya mohon permisi"
Maria yang keluar dari ruangan Ryan tampak tersenyum bahagia, karena ia bisa menjalankan rencananya tanpa takut Ryan akan ikut campur didalamnya, karena Ryan sudah tidak peduli dengan putranya. dilain tempat darma sudah sampai dirumahnya, ia merasa Lelah dengan apa yang terjadi hari ini. darma tidak menyadari bahwa Tante Dan sepupunya akan datang ke akademi Hunter untuk menyaksikan kompetisi antar kelas tersebut.
darma memilih untuk beristirahat sejenak sebelum ia memutuskan apa yang akan ia lakukan selanjutnya namun baru beberapa saat ia tidur, suara bel dirumahnya trus berdering sehingga ia mau tidak mau harus mengecek siapa yang datang berkunjung kerumahnya. darma yang membuka pintu rumahnya dikejutkan dengan kedatangan Silvi, darma bertanya-tanya dalam hatinya kenapa Silvi datang berkunjung kerumahnya.
darma lantas meminta Silvi masuk ke dalam rumahnya dulu namun hal itu ditolak Silvi dengan alasan kedatangannya kerumah darma hanya untuk memberikan hadiah kompetisi yang sebelumnya darma lupakan. setelah darma menerima hadiahnya Silvi pamit pulang kerumahnya dan tampak tergesa-gesa.
darma memutuskan untuk menyimpan core monster dari wyren yang ia dapatkan sebagai hadiah didalam storage sistemnya. kini darma telah mengumpulkan 6 core monster yaitu 2 dari slime geo , 2 slime dendro, 1 dari phantom slime dan 1 wyren. darma memutuskan akan menyerap semua core monster itu sebelum dirinya melanjutkan tower trial dari system.
darma yang tidak bisa melanjutkan tidurnya karena terganggu dengan kedatangan Silvi mencoba mencari informasi replika relic di situs Hunter shop namun setelah melakukan pencarian selama 30 menit ia tidak mendapatkan satupun replika relic yang dijual Disana. hal tersebut membuat darma sedikit frustasi darimana siswa tersebut mendapatkan replika relic tersebut.
darma lantas mengambil telp miliknya dan mencoba menghubungi Silvi untuk meminta bantuan padanya agar bisa menanyakan pada siswa yang sebelumnya mengikuti kompetisi antar kelas dimana mereka membeli senjata tersebut, Silvi merasa aneh dengan permintaan darma tersebut namun setelah mendengar alasannya darma yang ingin mengganti rugi senjata mereka yang dia hancurkan membuat Silvi bersedia membantunya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 36 Episodes
Comments
bacot gaming125
up thor
2022-09-04
0