chapter 1

darma yang kini hanya tinggal sendirian setelah ditinggal bibik Yanti pengasuhnya mulai melanjutkan latihan yang dulu terhenti, ia mulai melakukan joging, sit-up, push up dan latihan berpedang. walaupun darma menyadari sebanyak apapun ia berusaha ia tidak akan pernah dihargai oleh kedua orang tuanya namun ia tetap berjuang untuk membuktikan bahwa keputusan mereka salah dan membalas dendam pada mereka. selain melakukan pelatihan darma juga mulai mengkonsumsi obat-obatan khusus Hunter yang biasanya berguna untuk meningkatkan kekuatan para Hunter walaupun itu tidak berefek padanya.

setelah mengkonsumsi obat-obatan tersebut selama sebulan, darma mulai merasakan efek samping dari obat-obatan tersebut. ia mulai merasakan bahwa kesehatan miliknya semakin menurun, rasa penyesalan mulai menyelimuti dirinya karena dirinya begitu tergesa-gesa dalam mengambil keputusan tanpa memikirkan sebab akibatnya.

darma yang sedang merenung dibawah sinar rembulan dikejutkan dengan munculnya sebuah portal dimensi dihalaman belakang rumahnya untungnya rumah tersebut memiliki tembok yang lumayan tinggi sehingga orang-orang sekitar tidak akan menyadari kemunculan portal dimensi tersebut.

"mungkin ini kesempatan terakhir bagiku," gumamnya tanpa sadar

tanpa pikir panjang darma lantas memasuki portal dimensi tersebut, sesaat setelah darma memasuki portal dimensi itu sebuah keanehan terjadi. portal tersebut lantas menghilang seperti tidak pernah muncul sama sekali,setelah darma melewati portal dimensi ia hanya menemukan Padang rumput sejauh mata memandang dan ia dikagetkan dengan menghilangnya portal dimensi tersebut.

"seperti biasa penyesalan selalu datang terlambat" keluhnya pelan

darma memutuskan akan berjalan lurus kedepan saja karena menurut intuisi miliknya bahwa ia akan menemukan sesuatu yang sangat berharga diujung jalan tersebut, darma yang sudah menghabiskan waktu hampir 2 jam berjalan akhirnya ia menemukan sebuah bukit dan tampak sebuah goa berada diujung kaki bukit tersebut.

"aku telah menempuh perjalan selama 2 jam namun tidak ada satupun monster yang aku temui, ini seperti ketenangan sebelum badai besar melanda" gumamnya

dengan penuh kesiagaan darma memasuki goa yang berada diujung kaki bukit tersebut, selama perjalanan ia Meraka keganjilan karena tidak menemukan monster apapun. padahal menurut buku yang sering ia baca selama ini biasanya slime dan goblin sering mendiami gua.

darma diam mematung saat ia sampai diujung gua, ia menemukan sebuah kuil kuno berada tepat didalam gua tersebut. darma mulai berasumsi bahwa portal dimensi yang ia masuki saat ini adalah treasure portal karena selama ia berada disana ia tidak menemukan satupun monster sama sekali.

dengan perasaan menggebu-gebu darma memasuki kuil kuno tersebut,ia begitu antusias saat melihat ukiran-ukiran yang terdapat pada dinding kuil yang ia lewati. pada dinding tersebut terdapat lukisan mengenai pertarungan antara ras naga melawan umat manusia, selain lukisan pertarungan tersebut terdapat beberapa kaligrafi dengan tulisan yang tidak darma mengerti sama sekali.

pada akhirnya darma sampai pada sebuah altar, ia melihat sebuah patung ksatria sedang menunggangi naga berdiri dipusat altar serta tepat dibawah patung itu terdapat sebuah peti harta Karun yang berisi beberapa lingkaran sihir yang seakan melindungi peti harta tersebut.

"apa yang membawamu kesini anak muda? "

darma yang mendengar ucapan itu menoleh kesekeliling namun tidak menemukan seseorang pun sampai tatapannya bertemu dengan sepasang patung ksatria yang menyala

"hamba mencari kekuatan tuan"

"kekuatan? untuk apa dirimu menginginkan hal tersebut"

"aku ingin membalasnya dendam dan membuktikan pada mereka yang menghinaku bahwa aku bisa lebih baik dari yang mereka pikirkan"

"setelah kau melakukan balas dendam dan pembuktian diri apa yang akan kamu lakukan? "

mendengar ucapan dari patung kesatria tersebut membuat darma terdiam tanpa kata, Selama ini ia tidak pernah memikirkan apapun selain balas dendam. ia melakukan apapun agar bisa menjadi kuat dan malah berakhir merusak dirinya sendiri, darma lantas menutup matanya beberapa saat sambil merenungkan kembali apa tujuannya.

"aku ingin melindungi orang-orang lemah yang tertindas oleh hukum yang hanya tajam kebawah dan tumpul keatas" ucap darma tegas setelah ia menemukan tujuan ja sebenarnya

"jadi begitu, maka tunjukkan padaku mengenai apa yang kamu katakan sebelumnya "

sesaat kemudian sebuah lingkaran sihir muncul dan mulai mengeluarkan cahaya yang menyelimuti seluruh tubuh darma dengan sangat cepat. setelah cahaya itu menghilang tampak darma sudah tergeletak dilantai altar tersebut

Terpopuler

Comments

M Hermanto

M Hermanto

*Merasa

2022-11-26

0

PANITIA KIAMAT

PANITIA KIAMAT

naif

2022-10-19

0

bacot gaming125

bacot gaming125

up bg

2022-09-03

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!