."Sepertinya aku tidak terlalu diterima disini..." Ujar Azazoth yang sedikit tersenyum.
Cryness menggertakan giginya dan berkata, "apa maksudmu kau datang ketempat ini wahai salah satu dari 13 monster bencana Semesta!! 'Azazoth'!!!"
Dilangit alam semesta.
"System!! Tarik Azazoth keluar dari negara Suzaku! Segera!!" Teriak Author yang memerintahkan sistem.
[System... mengkonfirmasi... perpindahan Azazoth... "Gagal."]
"Monster itu!! Ya sudahlah mungkin kali ini aku harus turun tangan, tch sepertinya alurnya berantakan lagi." Gerutu Author yang geram dengan para ciptaanya yang mana ciptaannya (para monster tingkat bencana semesta) Tidak mempan terhadap perubahan cerita.
Di negeri Suzaku.
"Prajurit!! Kita menjadi seorang tentara/prajurit itu hanya dengan satu keyakinan!! Mati demi negara!!" Seruan perang seorang jenderal.
"Kami prajurit Suzaku lebih baik mati demi negara daripada lari karena meninggalkan tugas negara!!" Seru para prajurit serempak.
Jenderal itu pun memberikan aba-aba, "Jika monster itu menembus sihir pelindung... kalian seranglah mereka dengan sihir terkuat kalian!! Tidak peduli apapun resikonya!! Gunakanlah seluruh tenaga kalian untuk negeri!!" Seru sang jendral yang memberikan semangat juang.
Ditempat perbicaraan Azazoth, Cryness, serta Arashi.
"He~ kalian menggunakan sihir pelindung kelas bencana semesta demi menahan diriku ini? Baiklah akan kulayani kalian sebentar." Ujar Azazoth dengan senyuman mematikan.
"Free hit... Nuclear Chaos!!"
Duarrrrrr......
Seluruh negara Suzaku bahkan sampai ke negara Kohaku merasakan efek serangan milik Azazoth.
Hampir seluruh bagian negara Suzaku hancur akibat serangan dari Azazoth.
"Aikhh... sepertinya aku sedikit berlebihan... mungkin aku tambah lagi sedikit daya ledaknya." Ujar Azazoth yang siap mengeluarkan serangan lagi.
"Nuclear Chaos! Nuclear destryo.." Rapalan Azazoth terhenti.
Bushhhh....
Tiba-tiba saja langit terbuka.
"Ehem~ sepertinya kau telah bersenang-senang disini ya... Azazoth!" Ujar Author, namun kini tubuh Author sangatlah besar... ukurannya dia setinggi seluruh alam semesta, namun karena sistem membatasi kekuatan maka ukuran Author cuma setinggi Langit.
"Pe-pencipta!! Berengsek!! Kenapa kau bisa berada disini?? Bukannya kau sudah terluka parah oleh serangan Murasame?" Ujar Azazoth yang mulai mengubah ekspresi wajahnya.
Author pun berkata, "jika kau tidak ingin mati!! Maka keluarlah dari dunia ini, didunia ini kekuatan para monster bencana semesta dibatasi hingga senihil mungkin!!' Ujar Author yang mulai mengeluarkan serangan miliknya.
"Creator... Judjgement!!!" (Keadilan Pencipta)
Namun Arashi bergerak dengan sangat cepat, ia langsung berdiri didepan Azazoth, Arashi berniat untuk mengisap serang sang Author dengan mengandalkan 'Bellzebub' Miliknya.
"Dasar bodoh!! Itu serangan sang pencipta!! Kau tidak akan bisa menghadapinya hanya dengan mengandalkan kekuatan Raja Iblis!!" Ujar Azazoth dan Cryness.
Namun Arashi menolak pernyataan mereka Arashi berkata "tidak ada salahnya mencoba!! Leluhurk- emm... Murasame! Saja menahan serangan sang pencipta!! Apakah aku akan mempermalukan citra Murasame yang diwariskan kepadaku?!!" Ujar Arashi.
Azazoth dan Cryness berkata dalam hati, 'Sepertinya dia memang cucu dari Murasame.' Ujar Azazoth dan Cryness dalam hati sambil mengingat masa lalu.
"Bell!!! Zebub!!!!" (Bellzebub)
Namun sayang sekali serangan sang pencipta sungguhlah kuat hingga menembus lubang alam semesta yang dikeluarkan oleh 'Bellzebub.'
"Arghhhhhhhh....." Jerit Arashi. Azazoth dan Cryness pun segera merapalkan sihir teleportasi.
Blastt...
"Fiuh... akhirnya mereka sudah pergi... kekuatanku ini sudah tidak banyak aku harus segera menyembuhkan kekuatanku sepenuhnya." Ujar Author yang menarik nafas lega.
"Berhasil!!! Hidup untuk sang pencipta!!!" Seru para prajurit kerajaan Suzaku.
Author tidak meninggalkan sepotong kata pun dan langsung menteleportasikan dirinya ke langit alam semesta.
"...."
Di tempat Arashi, Azazoth, dan Cryness.
"Azazoth!! Apa maksudmu? Tadi kau ingin menyerang kami... lantas sekarang kenapa kau membantu kami?!" Ujar Cryness yang terheran.
Azazoth pun menatap Arashi yang sedang tidak sadarkan diri, "berkat anak ini... aku tidak terkena serangan langsung dari Author... aku ini masih memiliki hati nurani lo~ mana mungkin aku meninggalkan seorang penyelamatku begitu saja." Jelas Azazoth panjang lebar.
"Sepertinya kau tidak terlalu jahat ya Azazoth... dibanding dengan para Monster Bencana Semesta lain... sepertinya kepribadianmu lebih baik dari yang lain.."
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 35 Episodes
Comments
Haru
mc beban
2022-07-31
0
Izu
gk ketebak
2022-07-31
0
Lucy
makin keren nih
2022-07-28
0