Kayli kembali terkejut dengan ucapan Anastasia, CEO termuda yang dapat mengembangkan sebuah perusahaan, dan masuk 5 besar perusahaan paling berpengaruh di negara ini adalah gadis muda yang bahkan masih SMA.
" Ka..kau, jangan bermimpi bagaimana mungkin CEO CA Corps adalah wanita liar seperti dirimu. " ucap Kayli mengejek, Anastasia sih tidak peduli dengan apa yang dia katakan.
Tapi Damian yang mendengar hinaan dari Kayli kepada gadis kecilnya menjadi marah. " Kayli, jaga bicaramu!!. " bentak Damian.
Kayli bergetar ketakutan melihat Damian marah, ia tidak pernah melihat Damian semarah ini sebelum.
" Da.. Damian dengarkan aku. Kau tidak bersungguh-sungguh kan, aku tidak percaya kalau dia adalah tunangan mu. " ucap Kayli histeris.
Anastasia pun menghela nafas panjang mendengar itu, ternyata dia cukup keras kepala juga. " Jadi kau belum percaya yah. " ucapnya.
Anastasia pun mendekati Damian dan menarik dasinya, alhasil Damian pun menundukkan tubuhnya dan tanpa diduga Anastasia menciumnya. Damian terbelalak kaget dengan apa yang Anastasia lakukan, begitu juga dengan Kayli. Tubuhnya pun merosot kebawah melihat hal itu, ia tidak percaya Anastasia begitu berani mencium Damian, padahal Damian tidak pernah mau disentuh oleh wanita manapun.
Anastasia melepaskan ciumannya dan melihat Kayli yang terduduk dengan berderai air mata. Ia puas melihat keputusasaan yang ditunjukkan Kayli, senyuman pun mengembang diwajah Anastasia. Ia mendekati Kayli dan menjambak rambutnya supaya melihat kearahnya. Kayli meringis memegangi rambutnya karena dijambak oleh Anastasia.
" Dengarkan aku, Nona Kayli yang terhormat. Aku tidak akan mengusikmu jika kau tidak menggangguku. Sebaiknya kau jangan mencari masalahnya dengan ku, dan menjauhlah dari Damian. " ancam Anastasia.
" Le.. lepaskan aku. Kau tidak berhak mengatur ku. " ucap Kayli.
" Aku memang tidak berhak, tapi ingatlah ini adalah peringatan terakhir. Jauhi Damian. " ucap Anastasia sambil menekan setiap perkataannya. Anastasia melepaskan rambut Kayli dan menyuruhnya pergi dari tempat itu.
" Sekarang kau bisa pergi, Nona Kayli. Atau kau ingin orang ku melemparmu keluar dari sini. " ucap Anastasia pula sambil tersenyum ramah.
" Aku akan membalasmu. " ucap Kayli, ia berjalan keluar sembari menghentikan kakinya karena kesal.
Anastasia hanya menjulurkan lidahnya mengejak Kayli yang berjalan menjauh itu, ia tidak terlalu peduli, lagipula apapun yang terjadi Anastasia sangat percaya diri kalau dia bisa menatasinya.
Tapi kemudian dia teringat dengan apa yang baru saja dia lakukan, " Maaf karena melakukan hal itu, Damian. Kupikir itulah permintaan mu. " ucap Anastasia dengan santainya.
" Tidak masalah, karena kau benar. Bahkan jika kau benar-benar menciumku pun aku tidak keberatan. " ucap Damian dan tidak lupa senyuman nya.
Anastasia hanya menatapnya datar, bagaimana mungkin ia mengatakan itu padahal mereka hanya bersandiwara. Iya, mereka memang tidak benar-benar berciuman, Anastasia menggunakan sebuah kartu untuk menghalangi bibir mereka. Karena posisinya yang membelakangi Kayli, membuatnya tidak bisa melihat kartu yang digunakan oleh Anastasia.
" Ngomong-ngomong, kartu apa yang kau gunakan." tanya Damian penasaran.
" Kartu poker. " ucap Anastasia datar.
" Dari mana kau mendapatkannya?. "
" Aku selalu membawanya. "
" Haah...? "
" Pekerjaan dikantor sangat membosankan, jadi aku selalu membawa kartu ini untuk menghilangkan kebosanan. "
" Pfttt... Kau sangat lucu. " mengacak-acak rambut Anastasia.
" Damian!. " membuat Anastasia menjadi kesal dengan itu.
" Hahaha.. Maafkan aku. Jadi bagaimana aku bisa menghubungi mu lagi. "
Anastasia mengambil sebuah kartu dan memberikan nya kepada Damian. " Ini kartu nama ku, kau bisa menghubungi ku lagi jika butuh bantuan. Kalau sudah selesai aku akan kembali. " ucapnya.
" Baiklah kalau begitu, sampai jumpa lagi, sayang. " ucap Damian, ia mengecup pipi Anastasia.
Wajah Anastasia memerah seperti tomat ketika Damian mencium pipinya, ia tidak percaya jika Damian benar-benar akan melakukannya.
" A.. apa yang kau lakukan. Sudahlah aku pergi saja. " ucap Anastasia salah tingkah dan langsung pergi meninggalkan ruangan dan juga Damian di dalam nya.
Damian terkekeh melihat wajah Anastasia yang memerah, ia begitu senang karena berhasil menggoda gadis kecilnya. Sedangkan Anastasia saat ini terus melamun mengingat apa yang baru saja Damian lakukan, saat ia mengingat kembali Damian yang memanggilnya 'sayang' dan mencium pipinya, wajahnya kembali memerah. Ia menutupi wajahnya menggunakan tangan dan menggelengkan kepala nya untuk menghilangkan lamunannya tentang apa yang Damian katakan.
Stev yang melihat tingkah aneh Anastasia dari kaca spion, hanya bisa bertanya-tanya apa yang terjadi kepada Lady nya itu. Ia tidak berani bertanya karena takut kalau itu bukanlah hal yang pantas ia tanyakan. Anastasia pun memilih untuk pulang ke monsion karena hari memang sudah sore.
Dan saat malam harinya ketika makan malam, semua orang pun jadi merasa heran dengan tingkah Anastasia yang tidak seperti biasanya dan terus melamun. Vero dkk saling melemparkan pandangan satu sama lain dan menatap Anastasia kembali. Karena merasa tidak lapar Anastasia pun memilih meninggal kan meja makan dan pergi ke kamarnya, Vero dkk kembali bertanya-tanya apa yang terjadi kepada nya.
" Stev, apa yang terjadi kepada Anastasia?. " tanya Cassandra.
" Aku tidak tahu, setelah kembali dari bicara dengan Tuan Crawless, Lady sudah seperti itu. " ucap Stev.
" Apakah mungkin.... " ucap Katania yang tidak menerus kan kata-kata nya.
" Apa menurutmu begitu?. " ucap Veronica.
" Sebaiknya tanyakan saja langsung. " usul Adrian.
Semua orang terdiam setelah mendengar usulan dari Adrian, mereka ragu kalau Anastasia akan memberi tahu kan apa yang terjadi, tapi usulan itu pantas untuk di coba.
" Kami akan mencoba bicara pada nya nanti. " ucap Cassandra.
Mereka pun meneruskan makan mereka yang sempat tertunda karena keanehan Anastasia.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 123 Episodes
Comments
Noorna Ningsi
aku suka ceritanya
2021-05-14
0
veve12479 😉
gue pengen senyum tapi gue pasang lagu sedih haduh
2021-01-18
5
Lustyana5
Huaaa jadi baper nih 👉👈
2021-01-17
4