* Perusahaan Crawless Sky Compeny
Saat ini, Damian tengah duduk di ruangannya sambil memeriksa semua dokumen yang perlu ia tanda tangani. Tapi, meskipun ia sangat fokus untuk memeriksa dokumen-dokumen itu, namun pikirannya hanya tertuju kepada gadis yang selalu ada dalam pikiran nya.
' Apa yang sedang ia lakukan?'.
Kira-kira pertanyaan seperti itulah yang sering muncul di kepalanya. Selama setengah tahun belakangan, Damian hampir tidak punya kesempatan untuk bertemu dengan nya, dan hanya bisa mendengarkan laporan yang diberikan oleh anak buahnya yang mengawasi Anastasia.
Karena saat ini Anastasia sudah membentuk kelompok mafia nya sendiri, pengawasan yang Damian lakukan juga sangat terbatas, hanya bisa saat Anastasia berada di sekolahnya.
Lamunan Damian berakhir ketika ada seseorang yang mengetuk pintu ruangan nya, dan saat pintu terbuka masuklah seorang pria tampan dengan wajah datarnya, 11/12 seperti Damian, berjalan ke arah nya. Namanya adalah Ryuzen, dia adalah sahabat sekaligus tangan kanannya.
" Hei, kawan. Kenapa kau terus melamun seperti itu?. " ucap Ryuzen.
" Kau sendiri tahu aku sedang memikirkan apa, kan. " sahut Damian.
" Ya, ya. Terserah kau saja, jadi kau belum menemuinya lagi?. "
" Itu salah mu, jika kau tidak menyerahkan pekerjaan-pekerjaan di luar kota kepada ku, aku tidak akan pulang pergi dan pasti sudah menemuinya. "
" Hei, ini perusahaan mu, masa harus aku yang terus mengerjakannya. "
" Sudahlah, jadi kenapa kau kemari ?. "
" Oh, sebentar lagi kau ada pertemuan dengan seseorang yang ingin mengajukan kerja sama. "
Tapi Damian kelihatan malas sekali, bahkan ketika hanya mendengarkan perkatakan Ryuzen.
" Kau saja yang menemuinya. " ucap Damian.
" Kau yakin?. " tanya Ryuzen.
" Iya, memang kenapa?. "
" Ya sudah, kalau begitu biar aku saja yang bertemu gadis kecil mu itu. "
Saat mendengarnya Damian langsung menatap Ryuzen dengan bingung.
" Apa maksudmu?. "
" Kau tahu, orang yang kau cari telah mendirikan sebuah perusahaan-... "
" Aku sudah tahu. "
" Hei, dengarkan ucapan ku sampai selesai. "
Damian hanya cengengesan, sedangkan Ryuzen mendengus kesal melihat tingkah sahabatnya itu.
" Jadi?. "
" Ia mengajukan janji temu sekarang. "
" Kenapa kau tidak bilang dari awal, kalau begitu ayo pergi. "
Ryuzen hanya menatap datar temannya itu, bagaimana bisa ia langsung begitu semangat setelah mendengar kalau orang yang ia cari ingin mengajukan janji temu, sedangkan ia begitu malas mengurus pekerjaannya.
***
Saat ini Anastasia sedang berada dalam perjalanan ke perusahaan milik Damian bersama Stev, hingga tidak lama kemudian mereka sampai didepan gedung Crawless Sky Compeny. Ketika ia memasuki gedung mewah itu, semua itu langsung memandang kearahnya.
Bagaimana tidak, karena penampilan Anastasia yang menawan dan wajah tampan Stev mereka pun pasti langsung menjadi pusat perhatian. Anastasia memilih menunggu saat Stev pergi ke meja resepsionis untuk menanyakan janji temu mereka dengan Damian.
Disaat Anastasia tengah memperhatikan Stev yang sedang berbincang dengan resepsionis, ia mendengar seseorang memanggilnya.
" Nona Anastasia. "
Anastasia pun segera melihat kearah suara itu berasal. Tampak seorang wanita dengan pakaian yang cukup terbuka berdiri dibelakang nya, Anastasia mengangguk mengiyakan ucapan nya.
" Mari saya antar ke tempat yang sudah ditentukan oleh tuan Ryuzen. " ucap wanita itu.
Anastasia pun memanggil Stev dan langsung mengikuti wanita itu, sejujurnya ia tidak suka dengan wanita yang tengah menuntun jalannya ini, karena ia melihat bahwa wanita itu menatapnya dengan tatapan menghina, mungkin wanita itu berpikir bahwa Anastasia adalah wanita penggoda. Padahal dirinya sendiri yang mirip seorang jal*ng.
Tak lama kemudian mereka sampai di sebuah tempat di lantai 20, wanita itu meminta Anastasia dan Stev untuk menunggu sampai CEO mereka sampai.
" Silahkan tunggu disini. " ucap wanita itu.
" Terima kasih. " ucap Anastasia datar.
Wanita itu pun meninggalkan mereka diruangan itu, sementara Anastasia tidak peduli dan meminta Stev untuk mengecek kembali berkas-berkas yang mereka bawa untuk memastikan sudah lengkap. Tepat saat pintu ruangan terbuka pandangan mereka teralihkan kepada dua sosok pria yang memasuki ruangan tersebut, mereka adalah Damian dan Ryuzen.
Anastasia tertegun melihat sosok Damian, itu mengingatkan nya kepada pria yang ia rindukan selama ini.
" Kak Ian. " batin Anastasia.
Ia tidak menyangka dapat melihat sosok yang begitu mirip dengan orang yang ditunggu nya selama 13 th. Lamunan Anastasia berakhir ketika Stev berbisik kepada nya, Anastasia menjadi salah tingkah dan membuang wajahnya.
Disisi lain, Damian yang melihat hal itu terkekeh kecil dengan tingkah Anastasia. Meskipun sifatnya berubah menjadi dingin, tapi tingkah lakunya masih terlihat sama persis. Damian begitu senang bisa bertemu Anastasia secara langsung meskipun Anastasia mungkin tidak mengenalinya.
Kurang lebih 1 jam mereka membahas kerja sama, akhirnya selesai dengan kedua belah pihak puas atas keputusan yang diajukan oleh masing-masing.
" Senang bekerjasama dengan anda, Nona Anastasia. " ucap Damian mengulurkan tangannya sambil tersenyum kepada Anastasia.
" Terima kasih, Tuan Crawless. " ucap Anastasia menyambut uluran tangan Damian.
" Jika tidak keberatan, bisa kita bicara sebentar. "
" Tentu, kalau begitu aku akan memberitahu asisten ku terlebih dahulu. "
Damian hanya mengangguk mengiyakan ucapan Anastasia. Dan setelah memberitahu asistennya, Anastasia langsung pergi bersama dengan Damian menuju ruangannya.
Tentu saja Damian tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan saat bertemu dengan Anastasia. Damian sengaja tidak memberitahukan siapa dirinya, agar Anastasia bisa mencari tahu nya sendiri. Meski tentu saja tidak akan memakan waktu lama.
Tapi sebelum itu terjadi, ia akan mengikat Anastasia terlebih dahulu agar ia tetap berada di sisi nya. Ketika mereka sampai di depan ruangan Damian, ia langsung masuk dan duduk setelah Damian mempersilahkan.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 123 Episodes
Comments
Oi Min
Seneng tu Damian...... Semangat dech pasti
2021-03-07
0
Doretea Wartini
semoga nana lekas ingat teman masa kecil
2020-12-29
0
(⌒•Author•⌒)|•|(⌒•An•⌒)
Huaaaaaaaak seru
2020-11-14
1