" Kau seharusnya bersyukur karena keluarga Akashia mau menerima mu, Anastasia. " ucap seorang pria yang baru saja datang ketempat itu. Dia adalah Michael tunangan Anastasia.
" Michael? " ucap Anastasia datar.
" Michael benar, kau seharusnya berterimakasih pada kami, karena bersedia memberimu tempat tinggal. Dasar tidak tahu malu!. " bentak Sonya
" Ibu jangan bicara seperti itu kepada kakak. Ini salahku, kalau aku tidak datang ke dalam keluarga ini, mungkin kakak tidak akan seperti ini. " ucap Stella dengan air mata palsunya.
Melihat putri kesayangan nya menangis Sonya pun berusaha menenangkan dan menghiburnya.
" Tidak sayang, ini bukan salahmu. Ini semua salahnya, seharusnya ibu membujuk ayahmu untuk membuangnya waktu ia datang ke sini. " ucap Sonya.
" Ibu benar dik, hanya kau yang pantas untuk menjadi adikku. " ucap Vanya.
" Ibu dan kakakmu benar Stella, jangan menyalahkan dirimu sendiri. Aku akan memutuskan pertunangan ku dengan wanita itu dan menjadikan mu tunangan ku. " hibur Michael.
Semua orang menyetujui ucapan Michael, sedangkan Anastasia hanya menatap mereka datar, bahkan tidak ada raut kesedihan di wajahnya, ia sudah mendunga kalau Michael pasti hanya memanfaatkannya. Selama 17 tahun hidup sebagai keluarga ini, ia sudah tahu jika dirinya hanya dimanfaatkan oleh mereka semua.
Ditambah soal pertunangan nya dengan Michael, lagi pula sejak awal dia juga tidak berminat untuk bertunangan dengan Michael, ketenangan Anastasia bertahan sampai saat fakta lainnya yang terungkap dari keluarga itu.
" Sekarang kau pergi dari sini, pelayan ambil koper wanita ini dan usir dia. mulai sekarang tdk ada lagi nama Anastasia di keluarga Akashia." ucap Julian.
Pelayan pun pergi mengambil koper Anastasia dan melemparkan nya ke hadapan nya. Anastasia pun berdiri dan mengambil koper tersebut dengan sedikit terhuyung, kemudian ia menatap orang-orang itu lagi.
" Sebelum aku pergi, aku ingin bertanya satu hal. Kemana kalian mengirim orang-orang yang selama ini ada di sisi ku? " tanya Anastasia.
" Kau tidak usah khawatir, aku sudah membereskan mereka. " ucap Vanya.
" Apa maksudmu?. " ucap Anastasia.
" Aku sudah membuat mereka pergi selamanya. Jadi kau tidak perlu mengkhawatirkan mereka lagi. " ucapnya dengan senyum mengejek.
Apa yang dikatakan oleh Vanya membuat Anastasia tersentak, ia tidak menyangka mereka begitu kejam sampai harus melenyapkan orang-orang tak bersalah yang ada di sisinya selama ini.
Air mata kembali mengalir di pipinya, ia tidak bisa membendung kepedihan dan kekecewaan dalam hatinya. Kenyataan itu membuatnya marah dan semakin membenci keluarga Akashia.
" Dasar kalian be****h si***n, teganya kalian melakukan hal itu kepada orang-orang yang tidak bersalah. " ucap Anastasia meninggikan suaranya.
" Beraninya kau bicara kepada putriku seperti itu! " bentak Sonya.
Plakk...
Sonya menampar pipi Anastasia dengan keras, sampai darah segar mengalir dari sudut bibirnya. Anastasia menyentuh pipinya yang terasa panas setelah ditampar oleh Sonya. Kemudian Anastasia mengelap darah di sudut bibirnya, dan menatap mereka
" Sudah selesai?.. Drama kecil kalian, sudah selesai?.. Kalau begitu giliranku untuk bicara. " ucap Anastasia dingin.
Anastasia pun mengambil pisau buah yang ada di atas meja, dan memotong sebagian dari rambutnya, kemudian ia melemparkan nya ke hadapan semua orang yang ada di ruangan itu.
" Mulai sekarang aku, ANASTASIA ZAFFRINA CHELSEA CORNELIA. Tidak memiliki hubungan apapun lagi dengan keluarga Akashia, semua hal yang kalian berikan kepada ku telah ku bayar dengan darahku yang berceceran di rumah ini. Dan aku bersumpah, aku akan membalas kalian atas segala rasa sakit yang telah kalian berikan kepada ku. " ucap Anastasia lantang.
Anastasia pun mengambil kopernya kembali dan berjalan menuju pintu keluar. Sedangkan semua orang di ruangan itu tertegun dengan apa yang dikatakan oleh Anastasia. Mereka merasa merinding dengan aura dingin yang dikeluarkan oleh Anastasia. Sesaat sebelum Anastasia keluar melewati pintu, ia menghentikan langkahnya.
" Oh, dan ingat perkataanku. Aku tidak berhutang apapun lagi kepada kalian, tapi kalian lah yang berhutang kepada ku. Suatu saat nanti akan ku tagih kembali hutang kalian. " ucap Anastasia.
Ia pun melanjutkan langkahnya tanpa melihat ke arah keluarga Akashia sedikit pun, bahkan saat berkata pun ia tak sudi melihat wajah orang-orang yang telah membuat nya kehilangan segalanya itu.
Anastasia memutuskan pergi menggunakan taksi, dan meminta sang supir untuk mengantarkan nya ke rumah sakit untuk mengobati lukanya. Setelah selesai mengobati lukanya, Anastasia pun bergegas pergi ke bandara dan memesan tiket menuju negara S.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 123 Episodes
Comments
akhi salafy
tes
2023-08-13
0
❄️ sin rui ❄️
masih jadi misteri, kenapa dalam novel, kalau karakter terbuang, teraniyaya, kabur atau apalah kalau ada masalah, pasti lari nya ke bandara dan naik pesawat, kenapa gak naik kereta, naik kapal pesiar?
2022-05-15
0
LrsChalisya🦋
ceritanya mirip banget sma novel A'Am A Mafia Girl cuma beda nama,,,,,,tapi pas aku cek ternyata novel ini lebih dulu dibuat,,,,,berarti yang plagiat itu A'Am A Mafia Girl dong🤔🤔
2021-06-03
0