Toilet Wanita
Sesuai bel pulang sekolah berbunyi, Misun menarik paksa tangan Anna menuju toilet wanita.
Anna menemukan Sun Mi sudah berdiri di sana, tangan cewek itu terlipat di depan dada saat menyambutnya.
Sun Mi
Minta maaf nggak lo! (bentak Sun Mi langsung) atau lo tahu sendiri akibatnya.
Anna tidak paham maksud dari ucapan Sun Mi barusan terhadapnya.
Misun
Lo dengar baik-baik. Lo sudah membuat kita malu di depan umum.
Tubuh Anna di dorong, punggungnya membentur tembok dengan sangat keras.
Sedangkan Misun yang mendorong tertawa bersama Sun Mi.
Misun
Badannya aja gendut seperti Gajah jumbo. Tapi nyatanya.... Lemah!
Anna ingin berdiri tetapi punggungnya terlalu sakit. Su Min mendekati Anna, mengangkat dagu Anna lalu menampar keras pipinya.
Sun Mi
Dasar lo sampah (Sun Mi mendekatkan wajahnya) sampah masyarakat.
Anna menahan air mata, tidak ingin menangis di hadapan Sun Mi dan Misun dan membuat keduanya tersenyum senang.
Annastasya
Kenapa lo jadi menyalahkan gue? Lagi pula gue hanya diam tak merespons kalian yang menghina gue di angkutan umum tadi pagi.
Sun Mi yang berniat ingin menampar kembali pipi Anna, jika saja tidak ada seseorang menahan tangannya. Sun Mi mengurungkan keinginannya untuk menyentuh pipi Anna.
Aarash. Entah sejak kapan guru matematika itu berada di sana. Sun Mi dan Misun yang menyadari keberadaan Aarash, mereka berdua mati kutu. Sun Mi spontan menurunkan tangannya.
Misun
Pak-- kok di... sini? Inikan toilet wanita.
Aarash Kioumehr
Tadi bapak tengah buang air di toilet sebelah, eh ke ganggu sama suara kalian teriak-teriak nggak jelas.
Aarash melirik sekilas kearah Anna, gadis itu menundukkan kepalanya.
Aarash Kioumehr
Udah ya, kalian balik, nanti di cariin sama Mama kalian.
Seperti api yang disiram air. Akhirnya, Sun Mi dan Misun memilih pergi setelah sebelumnya melemparkan tatapan kesal ke Anna.
Aarash melihat Anna yang terisak, dia segera menghampiri Anna. Tangannya terulur mengusap air matanya.
Anna tersentak kaget dengan tindakan itu. Dia menepis tangan Aarash.
Aarash Kioumehr
Kalau kamu nangis berarti kamu kalah.
Ucapan Aarash membuat Anna berhenti menangis, cewek itu menatap Aarash.
Annastasya
Bapak nggak usah sok baik sama Anna.
Aarash Kioumehr
Saya nggak sok baik, saya emang baik. Plus, ganteng.
Aarash tertawa dengan leluconnya sendiri.
Aarash Kioumehr
Kamu tidak perlu risau dengan ucapan temanmu. Ucapannya mereka tidak ada artinya. Tidak akan membuat kamu lebih jelek, dan lebih gendut.
Aarash berusaha bergurau untuk mencairkan suasana.
Anna melotot, pipi tembamnya memerah marah.
Annastasya
Memang benar kata mereka, Pak. Anna gendut seperti gajah jumbo. Tidak ada yang mau berteman dengan Anna, seorang pun.
Anna lalu menundukkan wajahnya.
Aarash Kioumehr
(tersenyum) Nak! Mau sesakit apa pun rasanya dihina oleh temanmu, mau sesebal, sebenci apa pun, kamu tidak pernah sendirian. Mulai hari ini Bapak akan menjadi teman baikmu. Bapak akan selalu bersedia mendengarkan. Deal?
Kali ini, mendengarkan kalimat Aarash barusan, Anna mengangkat wajahnya, balas menatap wajah Aarash.
Annastasya
Terima kasih, Pak.
Aarash Kioumehr
Nah, gitu dong. Tersenyum. ( Aarash sudah berdiri) Bapak balik ya.
Anna memandangi punggung tegap gurunya itu yang berjalan semakin jauh. Cowok populer yang dikenal dan disukai para cewek di sekolahnya di hari pertamanya masuk bekerja.
Comments
Jungkook
kata ny sih guru tpi udh melakukan kekerasan di suruh pergi
2022-10-23
0
Cip_13
dih bapaknya kepedean banget sih😭
2022-06-12
0
Cip_13
elu yg sampah masyarakat neng! malu² in mak bapak lu aja dsr tukang buli ih
2022-06-12
0