Anna menekan handle pintu yang tidak terkunci, dia menghampiri ibunya kemudian menyalaminya.
Orang tua Anna
Gimana di sekolah? Baik-baik saja kan?
Ibu bertanya seraya membelai surai anaknya dengan sayang.
Annastasya
Ya gitu-gitu aja sih Eomma nggak ada perubahan.
Jawab Anna seraya terkekeh kecil.
Ibu menatap Anna dengan lekat. Gadis itu bertanya dalam hati apa maksud dari tatapan ibunya. Apakah ada yang salah dengan dirinya sehingga sang ibu menatapnya dengan tatapan seperti itu.
Orang tua Anna
Sayang (menyentuh wajah Anna) Tetaplah menjadi baik, meski kamu tidak diperlakukan baik oleh orang lain.
Ibu mencium kening Anna dengan penuh kasih sayang.
Annastasya
Iya Ma. Anna akan tetap baik-baik saja kok apa pun yang terjadi.
Annastasya
Seperti kata Eomma... Meski kita dihina, dicaci maki, dan diperlakukan buruk harga diri kita tidak akan hilang.
Lanjut Anna sambil tersenyum manis.
Ibu mencubit pelan hidung mancung putri kesayangannya.
Annastasya
Auw.. sakit ma.
Orang tua Anna
(tersenyum pelan) Percayalah Nak, besok-lusa akan lebih baik dari hari ini, mungkin keadaan kita hari ini tidak sebagus yang kita harapkan, tapi yakinlah akan datang hari yang baru esoknya, suasana yang baru, dan peristiwa yang baru. Jalanilah hidupmu sebaik mungkin sayang.
Anna mengangguk pelan dan memeluk tubuh ibunya dengan erat.
❣️❣️❣️❣️❣️
Kamar Anna.
Anna yang baru selesai belajar tak kuasa menahan diri untuk membelai seragamnya. Anna bahkan mencium lengan bajunya berharap masih ada jejak aroma parfum dari Aarash. Aroma parfum yang dia sukai.
TOK! TOK! TOK!
Terdengar suara ketukan pintu dari luar kamar Anna. Gadis itu buru-buru menyimpan kembali seragamnya ke tempat semula. Anna lalu membuka pintunya.
Orang tua Anna
Eomma bawakan susu dan cepatlah tidur.
Anna tersenyum, dia mengambil minuman yang dibawa sang ibu kemudian memeluk ibunya erat.
Annastasya
Terima kasih Ma. Love You.
Anna mencium pipi ibunya. Ibu pun membalas dan mencium pipi putri satu-satunya.
Orang tua Anna
Love You too sayang... jangan lupa di minum susunya dan lekas tidur yah.. Besok kamu harus ke sekolah.
Anna melepaskan pelukannya.
Annastasya
Eomma juga.
Ibu tersenyum. Dia meninggalkan Anna. Anna melihat kepergian ibunya, dia menutup pintu dan langsung tersenyum.
Anna memegang dadanya, lagi-lagi jantungnya berdegup kencang ketika mengingat kejadian tadi siang di sekolah.
Comments
❤️⃟WᵃfAlena ⍣⃝కꫝ🎸
semangat Anna
2022-05-15
1
♕𝒴𝓾𝓛 🐍👏꧂
cieee ileh.. mulai ada rasa anna..
yok na.. dieet marii tunjukan sama si mulut2 bon cabe itu... 🤭🤭
2022-05-15
0
Om Rudi
luanjuuut
2022-05-10
1