Dunia Ini Sempit
Seketika kekagetan Sun Mi membuat dadanya begitu sesak, hingga membuatnya sulit untuk bernapas, dia langsung mengambil botol minuman yang ada di dalam tasnya dan meminumnya dengan cepat lalu menyimpannya kembali.
Sun Mi
Rasa-rasanya dunia ini menjadi tempat yang sempit sekali, bisa-bisanya pria yang menyebalkan tadi berada di sini. Menjadi guru pula. Huft..😤
Batin Sun Mi dengan kedua tangannya di lipatkan di dada.
Sementara Misun, seakan tidak percaya dengan apa yang di lihatnya sekarang, akan tetapi dia tahu jika ini bukanlah mimpi, ini benar-benar nyata. Misun mengusap wajahnya berkali-kali.
Misun
Jadi, dia guru baru disini.
*batin.
Aarash Kioumehr
Ada suatu ungkapan bagus yaitu, tak kenal maka tak sayang. Izinkan saya memperkenalkan diri. Nama saya Aarash Kioumehr kalian bisa memanggil saya Pak Aarash.
Misun
Tak kenal maka tak sayang, kalau udah kenal jangan lupa disayang ya Pak..😙🤭
Siswa-siswi di dalam ruangan kelas XII IPA-1 tertawa. Sun Mi memukul bahu temannya itu dengan buku catatannya.
Misun
Auw, sakit!
*mengelus bahunya.
Sun Mi
DIAM! Aku tak ingin citra kita rusak.
*ketusnya.
Aarash Kioumehr
Sudah tertawanya?! Baiklah, sebelumnya terima kasih dan saya minta perhatiannya sebentar. Saya guru baru yang akan mengajar pelajaran matematika sekaligus menjadi wali kelas kalian.
Aarash menatap satu persatu muridnya.
Aarash Kioumehr
Apa ada pertanyaan sebelum saya mengabsen kalian satu persatu?
Seorang anak mengangkat tangannya bermaksud bertanya.
Siswi I
Umur berapa, Pak? Kok sepertinya Bapak masih tampak muda sekali.
Serentak terdengar seruan dari seluruh anak dikelas tersebut. Kecuali Anna, gadis itu memilih diam saja.
Aarash mengetukkan sebuah penghapus pada papan tulis bermaksud menenangkan kegaduhan tersebut. Hingga beberapa saat kemudian suasana kelas tampak tenang kembali.
Aarash Kioumehr
Usia saya tidak terpaut jauh dari kalian. Jadi, jika kita berada di luar sekolah, kalian tidak perlu memanggil saya Bapak.
Misun
Sudah punya istri belum, Pak? Atau pacar mungkin?
Misun kembali berbicara. Alisnya terangkat naik turun saat Sun Mi, sahabatnya menyikut lengannya.
Aarash Kioumehr
Hmm.... soal itu, sepertinya tidak perlu saya jawab disini.
Siswi 2
Jawab saja Pak, toh di sini nggak perlu ada yang dikhawatirkan kok.
Aarash Kioumehr
Maaf, tapi ini terlalu privasi.
Siswi 2
Bilang saja kalau sebenarnya Bapak itu seorang Jones.
Kali ini Aarash memilih tak menjawabnya. Dia mengalihkan pandangannya dan mulai berjalan menuju mejanya.
Aarash Kioumehr
Baik, saya akan memulai perkenalan tahap berikutnya.
Aarash mengambil sebuah buku absen yang tersedia di atas mejanya.
Aarash Kioumehr
Saya akan mengabsen kalian satu persatu. Bagi yang saya panggil, tolong angkat tangan kalian!
Comments
Cip_13
dih pengen bngt neng🙃
2022-06-12
1
IG @vina kusuma a
GO
2022-05-27
1
❃Theci❃
ga sopan
2022-05-20
4