...HAPPY READING...
"Jangan ngaco kamu Mas,aku tidak mau menikah dengan kamu lagi lagian untuk apa kita menikah jika hanya untuk di jadikan pelampiasan balas dendam mu saja" tolak Melia.
Mendengar perkataan Melia,Damian mulai mendekati Melia dan tentu saja Melai mulai waspada langkah Damian sudah semakin dekat dengan nya dan segera Melia mencari akal untuk bisa keluar dari ruangan ini.
"Selamat siang Asisten Roy.."Ucap Melia sambil menatap ke arah pintu.
Otomatis Damian langsung menoleh saat mendengar jika Asisten nya masuk kedalam dan keadaan itu langsung di manfaatkan oleh Melia untuk langsung lari melalui Lift yang ada didalam ruangan Damian.
Melia masuk ke dalam lift dan segera menekan tombol untuk menuju parkiran khusus CEO seketika Damian yang menyadari jika dia telah di kelabuhi oleh Melia pun berusaha mengejar namun sayang lift yang membawa Melia di dalam nya sudah bergerak turun kebawah.Saat melihat lift yang membawa Melia bergerak kebawah Damian langsung keluar dari ruangan nya dan berlari masuk ke dalam lift yang berada di depan meja sekertaris nya.
Melihat atasan nya berlari Selly pun terlihat bingung dan bertanya tentang apa yang terjadi pasalnya Damian berlari masuk ke dalam lift dengan wajah yang kesal.
Sedangkan Melia saat ini baru saja keluar dari lift yang berada di parkiran Melia segera berlari menuju ruangan nya untuk mengambil tas nya.Sampai di lantai 5 Aryo yang melihat Melia berlari langsung mengejarnya.
"Mel,ada apa?kenapa kau berlari sambil ketakutan seperti itu?.." tanya nya dengan penasaran.
"Mas,tolong bawa aku pergi dari sini Mas" ucap Melia sambil memohon kepada Aryo agar bisa membawa dirinya pergi.
"Tapi ada apa Mel?katakan pada ku sekarang?.." tanya Aryo.
Sementara Melia terus menoleh ke segala arah karena takut jika Damian mengejarnya sampai ke ruangan nya itu.
"Ayo lah mas" ucap nya sambil menangis.
Aryo bingung apa yang sebenarnya terjadi namun Aryo berusaha menuruti keinginan Melia untuk membawanya pergi dari kantor ini namun saat Aryo mencoba merangkul pundak Melia yang sudah bergetar tiba-tiba saja mereka berdua di kejutkan dengan kedatangan Damian.
..."Lepaskan Tangan mu dari Calon istri ku" teriak Damian dengan suara yang menggelegar dan tegas....
Tentu saja seketika Aryo yang mendengar nya sontak terkejut tidak percaya.
"Apa Calon istri?.."ucap Aryo sambil menoleh kearah Melia dan Damian seolah meminta penjelasan.
"Jangan dengarkan Tuan Damian Mas..aku bukan Calon istri nya Mas" ucap Melia dengan nada bergetar.
Damian mulai melangkahkan kaki nya kehadapan Aryo dan Melia dan saat sudah berada di hadapan keduanya nya Damian langsung menghempaskan tangan Aryo dari pundak Melia,Aryo yang masih sangat syok mau tidak mau melepaskan tangan nya dari pundak Melia sementara Damian langsung menarik Melia hingga menubruk dada bidang nya dan setelah itu tanpa malu Damian langsung mengendong Melia dan membawa Melia masuk ke dalam mobil tentu saja para karyawan yang melihat kejadian itu pun hanya bisa menatap dengan tatapan terkejut nya.
Sedangkan Roy yang sudah berada di belakang Damian pun langsung mendekat saat melihat Damian menoleh ke arah nya.
"Roy,bereskan semua nya".
"Baik Tuan" jawab Roy.
Melia terus saja memberontak dalam gendongan Damian sehingga membuat Damian menjadi kesal.
"Kalau kau terus saja memberontak,aku pastikan akan mencium mu disini biar mereka tau kalau kau adalah milik ku Melia" ancam Damian.
Tentu saja ancaman itu membuat Melia diam dan tidak memberontak lagi sedangkan Damian melihat Melia menurut langsung tersenyum.
Mobil sudah standby di depan lobby dengan supir di dalamnya dan setelah mereka berdua masuk mobil yang di tumpangi mereka langsung bergerak membelah jalan ibukota A untuk menuju kediaman Damian.
Sekitar 25 menit dari perusahaan Damian akhirnya mereka berdua sampai di kediaman Damian,setelah mobil berhenti Damian langsung membawa Melia masuk menuju kamar pribadinya.
Pelayan yang berada dirumah Damian hanya dapat memperhatikan saja tanpa mencoba membantu Melia yang memberontak di gendongan Damian,mereka pun hampir tidak percaya karena Tuan mereka pulang membawa seorang perempuan apalagi selama ini Tuan nya itu terkenal dingin dan tidak pernah membawa seorang wanita pun ke rumah ini.
Damian menaiki anak tangga menuju kamarnya dan saat sudah berada di depan pintu kamarnya,Damian segera membuka nya dan meletakkan tubuh Melia ke atas ranjang nya setelah itu Damian langsung mengukung tubuh Melia yanga berada di bawahnya.
"Apa yang kamu lakukan Mas?..."tanya Melia.
"Kamu harus dihukum sayang karena sudah berani kabur dari ku dan membuat ku marah" jawab Damian.
"Jangan Macam-macam kamu Mas" ucap Melia.
Damian yang mendengar penolakan Melia pun tidak menggubris ucapan Melia dengan kurang ajar nya lelaki itu langsung menyatukan kedua bibir mereka dengan kasar untuk melupakan semua amarah yang sejak tadi Damian rasakan.
...Tok...tok...tok....
Damian langsung mengumpat kesal karena berani-beraninya ada orang yang berani menganggu kegiatan nya.
"SIALAN...siapa yang sudah berani menganggu ku".umpat Damian.
Kemudian dengan kesal Damian langsung bangkit dari atas Melia dan segera berjalan untuk membuka pintu.Sedangkan Melia tentunya merasa sangat bersyukur karena ada yang menyelamatkan nya Dari Damian saat ini.
...Ceklek.....
Saat pintu kamarnya terbuka terlihat Roy yang sudah berdiri dihadapan nya.
"CK...ada apa cepat katakan" ucap Damian dengan kesal.
Rio yang melihat wajah Tuan nya nampak kesal langsung tersadar jika dia telah mengganggu kegiatan Tuan nya.
"He..he..he...Maaf Tuan" ucap Rio sambil memperlihatkan deretan giginya.
...❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️...
...FOLLOW IG AUTHOR YA "vavakurnia89"...
...HARAP TINGGAL KAN KOMENTAR YANG MEMBANGUN YA,...
...KLO MAU JULID-JULID SILAKAN MENYINGKIR.....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 81 Episodes
Comments
Winsulistyowati
Kog Maksa sih Damian..
2022-06-16
0
Eni Purwanti
maen sosor sosor Bae nih CEO. hadeh 🤦🤦🤦🤦
2022-04-17
2
Ronika Sitinjak
jahat banget itu sidamian
2022-04-14
1