#10(Makan siang bersama)

**HAPPY READING**

Saat sampai di lantai 5 dimana ruangan divisi Melia berada,

Melia menyempatkan diri untuk mampir ketoilet sebentar untuk sekedar membasuh wajahnya karena tidak mungkin Melia kembali keruangan nya dengan penampilan yang kacau seperti ini.

Setelah membasuh wajah nya dan sudah terlihat lebih segar meskipun kedua mata wanita itu tidak dapat di bohongi jika memang Melia baru saja menangis,Melia masuk kedalam ruangan divisi keuangan untung saat masuk kembali banyak karyawan yang sedang istirahat sehingga tidak begitu banyak teman satu bagian mereka yang ada disana.

"Mel,gimana kamu di marahin ga sama Tuan Damian?.."tanya Rani penasaran pasalnya Melia sangat lama berada di ruangan atasan nya itu.

"Enggak kok Ran,cuma tadi Tuan Damian hanya meminta dijelaskan saja tentang laporan itu" jawab Melia.

"Oh syukurlah kalau begitu mah Mel,tapi itu kamu kenapa kok kaya orang habis menangis?.." tanya Rani pasalnya dia melihat kedua mata dan juga hidung Melia memerah seperti habis menangis.

"Aku gak apa-apa kok Ran,mungkin karena tadi aku sempat kelilipan saat kembali ke sini" jawab Melia karena tidak mungkin kan jika Melia berkata bahwa dirinya baru saja bertengkar dengan atasan nya itu.

"Oh gitu,ya sudah kita ke kantin yuk...perut ku sudah keroncongan sejak tadi Mel" ajak Rani.

"Loh kamu emang nya belum ke kantin Ran?.."tanya nya heran pasalnya Rani itu paling bersemangat sekali ke kantin jika jam sudah menunjukkan pukul 12 siang.

"Aku memang sengaja menunggu mu Mel,soalnya gak asik ah kalau ke kantin tanpa kamu" jawab nya.

"Uluh...uluh...kamu so sweet banget sih Ran,ya sudah ayo kita langsung ke kantin" ucap Melia sambil merangkul teman nya itu.

Namun baru saja mereka berdua akan berjalan tiba-tiba saja Aryo datang menghampiri mereka.

"Loh Kalian berdua belum istirahat?.." tanya Aryo sambil tersenyum.

"Belum Pak,ini baru saja akan ke kantin" ucap Rani.

"Oh..bagus lah kalau begitu sekalian kita ke kantin bersama" ucap Aryo.

Akhirnya Mereka bertiga berjalan beriringan menuju kantin perusahaan yang ada di lantai 2.

🍀🍀🍀🍀🍀🍀

Sementara itu di ruang CEO Alexander Bramantyo grup saat ini...

Semenjak kepergian Melia dari ruangan nya Damian masih terus kepikiran tentang semua perkataan Melia pada nya.Saat Melia mengatakan jika wanita itu lebih baik mati dari pada menjadi partner nya membuat Damian benar-benar kesal apalagi saat melihat sorotan mata Melia yang menunjukkan kekecewaan pada dirinya membuat Damian benar-benar menjadi tidak percaya jika wanita yang selama ini dia tahu sangat takut pada nya dengan berani melawan nya.

"Apa aku sudah keterlaluan pada nya?tapi apa salah nya jika dia menjadi partner ranjang ku toh dulu saat dia masih di Mansion ku meskipun aku tahu dia terpaksa menuruti keinginan ku tapi pada akhirnya dia juga sangat menikmati permainan ku kan" ucap Damian.

Tidak lama kemudian terdengarlah suara ketukkan pintu menghentikan lamunan Damian.

...Tok..tok...tok......

"Masuk" ucapnya datar.

"Tuan sudah waktu nya istirahat,Apa ada yang mau saya pesanan kan untuk makan siang anda Tuan?.." ucap Roy.

"Kita makan di kantin perusahaan saja Roy" jawab Damian.

Setelah mengatakan itu Damian bangkit dari kursi kebesaran nya dan mulai berjalan keluar ruangan di ikuti Roy di belakang nya.

"Kenapa dengan Tuan Damian?tidak seperti biasa beliau mau makan dikantin perusahaan" Ucap Asisten Roy didalam hati nya.

Kemudian Mereka berdua berjalan masuk ke lift untuk menuju ke kantin perusahaan yang berada di lantai 2.

🍀🍀🍀🍀🍀🍀

Sedangkan saat ini di kantin perusahaan Melia dan teman-teman nya sedang duduk dengan manis sambil menyantap Sop iga sapi dengan sambal jeruk limau kesukaan nya.Sambil menikmati makan siang nya mereka juga di sesekali di iringi obrolan dan terkadang juga di selingi oleh candaan konyol dari Rani dan juga Aryo.Memang sudah bukan rahasia lagi jika mereka bertiga memang sangat dekat seperti seorang sahabat Apalagi Aryo biar pun dya seorang Kepala divisi keuangan tapi dia sangat ramah dan mudah bergaul dengan yang lain.

Ketika sedang Asyik mengobrol tiba-tiba saja mereka dikejutkan dengan kedatangan CEO bersama Asisten nya yang baru saja masuk ke dalam kantin.Seketika saja secara tiba-tiba semua karyawan ya g sedang berada di kantin langsung terdiam dan suasana menjadi sangat hening.

Kemudian Damian menatap Roy seolah memberikan perintah melalui sorot matanya.Kemudian

Roy yang paham akan isyarat yang diberikan oleh atasan nya pun langsung mencoba merilekskan suasana.

"Tidak usah sungkan,silakan saja meneruskan makan siang kalian karena Tuan Damian dan saya hanya ingin makan siang disini" ucap Rio.

Mendengar perkataan Rio membuat seluruh karyawan yang berada di kantin kembali seperti semula mengobrol dan bercanda seperti sebelum Damian dan Roy datang.

Damian masih memperhatikan sekeliling kantin perusahaan nya, seolah sedang mencari seseorang yang sangat dia harapkan sedang makan siang juga di kantin ini.

Saat kedua mata nya masih terus saja memperhatikan satu-satu karyawan nya yang ada di kantin,seketika tanpa sengaja mata elang nya melihat sosok yang dia cari siapa lagi kalau bukan Melia yang sedang duduk di kursi paling belakang bersama Aryo dan Rani dekat kaca besar yang dapat melihat Pusat Kota A.

Kemudian Damian berjalan menuju kursi Melia karna memang sebelah kursi yang di duduki oleh Melia kebetulan sekali kosong seolah memang alam semesta merestui pertemuan ini.

Roy yang mengikuti tujuan Damian akhirnya mengerti kenapa atasan nya itu berkeinginan makan siang di kantin perusahaan.

"Aku mengerti sekarang tuan kenapa anda ingin makan disini" ucap Roy dalam hati.

Melia,Rani dan Aryo masih asyik ngobrol jadi belum menyadari klo Damian berjalan ke arah mereka.

"Mel,nanti sepulang kantor kamu mau gak temani saya ke Mall MP soalnya ada yang mau saya beli untuk bunda mas dirumah?.." tanya Aryo kepada Melia.

Rabi yang mendengar pertanyaan Aryo langsung saja menggoda mereka berdua.Aryo memang meminta kepada bawahan nya untuk memanggil dirinya dengan sebutan Mas jika sedang istirahat atau sedang di luar agar terlihat lebih akrab dan kekeluargaan.

"Cuma Melia aja nih yang di ajak Mas,Rani kan mau ikut juga he..he.he..lagian Mas Aryo so sweet banget sih" ucap Rani dengan gaya yang imut.

Melia dan Aryo yang melihat tingkah Rabi hanya bisa tertawa sambil menggelengkan kepala mereka melihat tingkah Rani.

Tawa mereka akhirnya harus berhenti ketika seseorang yang baru saja datang duduk di sebelah Melia.

"Boleh saya gabung disini Pak Aryo" tanya Damian.

Tentu saja mendengar pertanyaan atasan mereka,mereka sangat memperbolehkan jika Damian dan Roy gabung bareng mereka untuk makan siang.

"Selamat siang Tuan Damian dan Asisten Roy,sungguh suatu kehormatan bagi kami dapat duduk bersama dengan anda Tuan" ucap Aryo.

Sementara Melia melihat Damian yang duduk disamping nya hanya bisa diam sambil mengumpat dalam hatinya.

"Astaga ngapain sih nih orang duduk disamping gue,padahalkan masih banyak kursi yang kosong".ucap Melia dalam hati.

Tidak lama pesanan Damian dan Roy datang.

"Silakan dinikmati Tuan" ucap Roy sambil meletakkan mangkok SOP iga bersama nasi di hadapan Damian.

"Terima kasih Roy" jawab sambil tersenyum.

Damian mulai menyantap makanan dengan tenang lalu sesekali Damian mengobrol dengan Aryo membahas beberapa pekerjaan Sedangkan Melia dan Rani hanya diam saja mendengarkan mereka berdua.Bahkan saat ini Melia masih berusaha menetralkan jantung nya saat harum parfum Damian terhirup masuk melalui indra penciuman nya.

Terpopuler

Comments

Eni Purwanti

Eni Purwanti

yang tegas donk Mel.... tapi kasian juga kamu ya🤔🤔🤔🤔🤔

2022-04-17

2

🌷Tuti Komalasari🌷

🌷Tuti Komalasari🌷

Melia mau aja diperbudak sama Damian kurang tegas kau Mel😠

2022-04-14

4

Linda M

Linda M

kok damian bodoh kata ya pengusaha hebat dan berkuasa ,masak menyelidiki kasus yg sebenarya aja gak bisa

2022-04-01

3

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!