# 8

Ketika menjelang malam Damian sudah tersadar dari pingsan nya

Kemudian Damian mulai beranjak dan mengambil air putih yang ada di atas nakas.

Damian berjalan menuju balkon kamarnya sambil menatap langit dan laki-laki itu termenung disana,Damian menarik nafas nya dan membuangnya secara kasar.

Saat bayangan peristiwa tadi siang terlintas di pikiran nya tiba-tiba saja tangan nya mulai mengepal menahan amarah.

"Kau hanya lah miliku Melia..Kau hanya lah miliku Melia" Gumamnya.

🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀

Keesokkan pagi nya ..

Seperti biasa Melia dan Brian sudah rapi dengan pakaian mereka karena hari ini seperti biasa sebelum Melia berangkat ke kantor Melia akan mengantar kan dulu malaikat kecil nya ke sekolah setelah itu barulah Melia berangkat ke kantor.

Sampai nya Melia di ALEXANDER BRAMANTYO GROUP atau biasa disingkat AB Group,susana kantor sudah mulai ramai dengan para karyawan yang sudah mulai pada berdatangan.

Melia melangkahkan kaki nya kedalam ruangan Divisi Keuangan lalu saat sampainya Melia diruangan nya Melia mulai menyalakan komputer untuk mengerjakan tugas-tugas nya yang sempat terbengkalai karna kemaren dia pulang lebih awal kemaren.

"Melia...alhamdulillah kamu sudah masuk kerja lalu bagaimana keadaan kamu sekarang?" ucap Aryo dengan senyuman manis nya.

"Alhamdulillah saya sudah baik kan pak" jawab Melia.

"Syukurlah,saya sangat senang mendengar nya Melia,ya sudah kamu lanjutkan perkejaan mu ya dan jangan terlalu di porsil karena kamu baru saja sehat".

"Terima kasih Pak" jawab Melia.

kemudian Aryo langsung bergegas masuk kedalam ruangan nya,sedangkan Rani yang melihat perhatian atasan nya itu segera menggoda Melia.

"Cie..cie....yang di perhatiin,jadi ngiri deh ..he..he..he..".Goda Rani.

Mendengar godaan Rani,Melia hanya memutar kedua bola matanya dengan malas.

"Udah..udah ...kerja sana" ucap Melia.

"Jangan lupa PJJ nya Mel,gak mahal kok cuma Ramen yang ada di Mall Pasific aja he..he..he..".Ucap Rani.

"Cih...gretongan aja kamu Ran,lagian siapa yang mau kasih kamu PJJ...orang gak ada yang jadian dan akan jadian kok".

"Yah....potek hati Abang De he..he..he.."Goda Rani sambil menyentuh dada nya.

Sementara Melia hanya bisa menggelengkan kepala nya saja melihat tingkah teman nya itu.

🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀

Sedangkan di Lobby perusahaan saat ini.

Damian dan Asisten Roy baru saja datang dan mereka berdua berjalan memasuki perusahaan dengan aura yang dingin dan tatapan tajam nya,mereka menuju lift khusus untuk CEO.

Sesampai nya di ruangan Damian,Damian langsung memanggil Selly sekertaris nya melalui intercome .

" Selly keruangan saya segera" perintahnya.

"Baik Tuan"

Tidak lama terdengar ketukkan dari luar

...Tok..tok..tok......

"Masuk" perintah Damian.

"Ada yang bisa selly bantu tuan?.." tanya Selly.

"Kamu minta laporan keuangan 3 bulan terakhir..saya tunggu segera" perintah Damian.

" Baik Tuan" jawab nya.

Selly mulai melakukan panggilan ke bagian keuangan melalui interkom yang berada di meja nya.

"Mel,tolong kamu antarkan laporan keuangan 3 bulan terakhir keruangan CEO karena beliau meminta laporan itu sekarang" ucap Selly.

Mendengar perkataan Selly tiba-tiba saja perasaan Melia menjadi tidak enak apalagi dia harus bertemu dengan Damian.

" Baik Mba" ucap Melia meskipun berat hati melakukan nya tapi dirinya harus profesional untuk tidak mencampur adukan urusan pekerjaan dengan pribadi.

Melia mulai menyiapkan laporan keuangan yang diminta Damian,setelah selesai Melia memutuskan untuk meminta tolong kepada Rani untuk mengantarkan nya.

"Ran,tolongin aku dong...anter berkas ini ke Mbak Selly ya soalnya kata Mbak Selly...Tuan Damian meminta laporan keuangan 3 bulan terakhir"

"Ok sayang,aku antarkan ke ruangan beliau" jawab Rani.

Rani mulai bergegas keruangan CEO yang berada di lantai 15 dan sesampai nya Rani disana wanita itu langsung menghampiri meja Mbak Selly.

"Mbak..ini laporan yang diminta oleh Pak Damian" Ucap Rani sambil menyodorkan berkas ke arah Selly.

"Ok..makasih ya Ran" jawab Selly sambil mengambil berkas yang Rani berikan.

Kemudian setelah itu Selly langsung bergegas memberikan berkas laporan keuangan kepada Damian.

...Tok..tok...tok....

" Masuk" perintah Damian.

"Permisi tuan ini saya mau memberikan laporan keuangan yang tuan minta".

"Kenapa kamu yang memberikan nya?kenapa bukan staf yang terkait yang memberikan nya" tanya Damian dengan suara tegas nya.

"Maaf pak staf yang mengantar kan laporan ini sudah kembali keruangan nya" jawab Selly.

"Oh rupanya kamu mau menghindari aku Melia".Ucap Damian dalam hati. sambil mengepalkan tangan nya.

"Baik kamu boleh keluar"

Selly langsung keluar dari ruangan Damian setelah meletakkan berkas itu di atas meja kerja atasanya itu,selly bisa membaca jika saat ini mood bos nya itu sedang tidak bagus karena di melihat aura yang mengerikan dari atas nya itu.

Tidak lama telpon dimeja selly berbunyi.

...Triing...Tringg......

"Iya dengan Selly disni"

"Selly siapa yang buat laporan ini?" tanya Damian Dnegan suara tegas.

"Melia pak" jawab Selly.

"Suruh dia keruangan saya segera".ucap Damian yang berbicara sambil berteriak kepada selly lewat interkom.

"Ba..baik Tuan" jawab Selly dengan nada bergetar.

segera setelah sambungan telpon tertutup Selly langsung menelpon Melia.

Sedangkan Melia yang sedang mengerjakan perkerjaan nya sedikit kaget dengan suara telpon yang ada dimeja nya .

"Astagfirullah Al azim" ucap Melia.

Kemudian Melia mulai mengangkat telpon nya.

"Hallo selamat siang dengan Melia disini" ucap Melia.

"Melia cepat kamu keruangan CEO karena laporan yang kamu berikan tadi banyak terdapat kesalahan" ucap Selly.

Seketika setelah telpon itu tertutup Melia langsung bergegas ke lantai 15 di mana tempat CEO berada,meskipun sebenarnya Melia masih terus berpikir karena laporan yang diberikan barusan sudah beberapa kali Melia cek dan Aryo selaku kepala Divisi keuangan nya pun sudah memeriksa nya juga.

Sesampai nya Melia disana..Selly langsung menyuruh Melia masuk ke dalam ruangan Damian.Mendengar perkataan Selly seketika saja hati Melia berdetak dengan kencang.

"Ya Allah lindungilah aku" ucapnya.

Terpopuler

Comments

Yuen

Yuen

Alesan aja si laki kardus

2022-04-19

0

Eni Purwanti

Eni Purwanti

Ahhh modus kau Damian 🤔🤔🤔🤔🤔

2022-04-17

2

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!