PART 4
Mery sudah datang terlebih dahulu sebelum Felix dan Fara.
Mery menoleh ke arah pintu kedai.
FARA
Kejutaaaan... Aku juga datang.
FARA
Kau pasti sangat terkejutkan ?
MERY
Ah ya.. Aku sangat terkejut sekali. 😊
FARA
Malam ini biar aku yang traktir makan.
FELIX
Apakah kamu menunggu lama, Mery?
MERY
Ya..sekitar 20 menit yang lalu aku di sini.
FARA
Maaf ya Mery karena Felix menunggu ku, Felix jadi terlambat menemuimu di sini.
FELIX
Fara mencemaskanmu, makanya aku mengajaknya ke sini.
FELIX
Tapi apa kamu baik baik saja?
MERY
Ya aku baik-baik saja, cuma lambungku yang agak terganggu.
"Cihh.. Dia masih saja berpura-pura mengkhawatirkan ku", gumam Mery.
MERY
Bagaimana kalau pesan kaki ayam tanpa tulang dan steamboat suki kuah kaldu ayam ?
FELIX
Kau tidak memesan katsu? Aku sih tidak masalah makan itu. Fara apa kau suka makan kaki ayam tanpa tulang?
FARA
Ah ya....Aku menyukai apa yang Mery suka kok.
Fara merapikan rambutnya.
"Jepitan itu....
Fara memberikan jepitan itu sebagai simbol persahabatan kami. Dulu kenapa aku tidak menyadari kalau itu tidak cocok dengan ku", kata Mery dalam hati.
FELIX
Sebenarnya sedekat apa hubungan kalian? Aku tidak tau kalau kalian itu bersahabat. Mery jarang berbicara tentang persahabatan kalian.
FARA
Mery sejak di bangku sekolah kesulitan berteman, karena itu dia selalu bersama ku. Saat itu tinggi kami sama. Aku sangat iri dengannya. Dia bisa tumbuh tinggi.
"Dasar ular", gumam Mery.
FARA
Felix coba angkat tangan kananmu.
Felix mengangkat tanganya. Fara menempalkan telapak tanganya ke telapak tangan Felix.
Felix terkejut dengan apa yang Fara lakukan dan hal itu membuat Felix terkesima.
FARA
Waah 😍 ternyata telapak tanganmu sangat besar ya. Ini hampir sama dengan telapak tangan Mery.
PELAYAN KEDAI MAKANAN
Silahkan kaki ayam tanpa tulangnya.
FARA
Waah mengerikan ya...
FELIX
Bukannya kau bilang tadi menyukai makanan kaki ayam?
FARA
Iya.. Memang aku suka apa yang Mery suka...
Mery kamu suka sekali ya makan kaki ayam, sepertinya kamu menikmatinya...
Apa rasanya enak?
MERY
Kenapa kamu bertanya? Terakhir waktu kita berdua ke sini kau memesan kaki ayam.
FARA
Hahah.. Benarkah..? Aku benar-benar lupa.
PELAYAN KEDAI MAKANAN
Silahkan steamboat nya..
PELAYAN KEDAI MAKANAN
Mau diletakkan di mana steamboat ini?
FARA
Tolong letakkan di sini saja.
Saat pelayan ingin meletakkan steamboat, ada seorang pemuda lewat dengan tergesa-gesa.
PELAYAN KEDAI MAKANAN
Hati-hati, jangan sampai menubrukku.. !!
MERY
Aduh.. Ini sangat panas sekali....
FELIX
Mery.. Kau tidak apa apa.. ??
FARA
Mery.. Kau tidak apa apa.. ??
PELAYAN KEDAI MAKANAN
Astagaa... Maafkan saya Nona.
Mery beranjak dari tempat duduknya...
MERY
Aku pergi ke toilet dulu..
Di toilet
Srasssss ...
Mery membasuh pergelangan tangannya yang terkena steamboat panas dengan air keran mengalir.
"Tadi saat aku di apartemen, tanganku terluka.
Dan sekarang tanganku terkena kuah steamboat.
Pada akhirnya semua yang telah terjadi, akan terjadi lagi.
Tidak boleh.. hal itu tidak boleh terjadi. Aku sudah berjanji dengan Ibuku kalau aku harus bahagia. Aku tidak ingin membuat Ibu bersedih".
Mery kembali ke kursinya, Felix dan Fara terlibat percakapan seru.
FARA
He..he.. Hai Felix. Kenapa kau sangat menyukai Mery ?
FELIX
Oh, Mery orangnya sangat baik, pintar dan pekerja keras. Tidak ada orang yang cocok denganku selain Mery.
Felix berkata sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
FARA
Betul, Mery memang sangat baik. Pilihanmu memang tepat Felix.
MERY
Fara maaf kamu pulang ya, aku ingin berdua dengan Felix.
MERY
Yuk, aku temenin ke depan sampai taksi datang.
"Sayang sekali, Fara sudah pulang. Padahal sangat menyenangkan jika ada dia. Mery tidak bisa bersikap imut. Dan wajahnya juga biasa saja", gumam Felix.
Pada saat yang sama, Mery masuk kembali ke kedai makan.
FELIX
Ohh, kau sudah kembali rupanya.
MERY
Iya.. Sedang mikirin apa kamu barusan?
"Apanya yang imut", gumam Mery
MERY
Ayo kita minum lebih banyak lagi. Besokkan akhir pekan.
FELIX
Sayang, bisakah kau membuka kaca matamu...
Mery melepas kacamatanya.
FELIX
Mery. Kau lebih cantik saat tidak memakai kacamata.
Felix mengelus pipi Mery.
"Menjijikan", gumam Mery
Mery menggenggam tangan Felix.
MERY
Bisakah kau mengajari aku bermain saham?
FELIX
Saham ? Tentu saja sayang, aku pasti akan mengajarimu..
Felix menerangkan perihal saham kepada Mery. Mereka berbincang cukup lama. Dan Felix mengantar Mery pulang.
Comments
🍒KURNI CACAH 🍒
nah manfaat kan dulu si Felix sebelum km tinggal merr🤣🤣🤣
2022-08-25
0
🌍ɢ⃟꙰Ⓜ️
musuh dalam selimut si Fara🤣🤣🤣🤣
2022-03-16
0
Ita Widya 2
hahahaa,, bukannya anterin ke laut aja si Fara biar berenang sekalian 🤣🤣
2022-02-16
0