13

akhirnya jin sampai di rumah nya dengan membawa bungkusan besar yang berisi pembalut dan dia juga membawa bubur yang tadi dia beli di jalan

tok ..tok...tok... jin mengetuk pintu kamar Maura

"buka pintu nya cepat ini milik kamu" teriak jin

"kamu tidur ya jadi lama membuka pintu nya"

" sabar tuan jangan marah-marah terus" sahut Maura

"nih pembalut kamu cepat ganti terus keluar kamar masak nasi saya lapar" ucap jin

dengan segera Maura ke kamar mandi untuk ganti.

beberapa menit kemudian Maura sudah selesai ganti dan dia langsung menuju dapur. terlihat jin yang sedang duduk di meja makan sambil menyantap bubur.

"makan apa tuan?" tanya maura

"kamu lama masak perut saya sudah terlanjur lapar tadi saya beli bubur di jalan "nb sahut jin

"wah buburnya terlihat enak" ucap Maura melihat jin makan

" tuh bubur kamu ada di dalam mejicom" ucap jin

"terima kasih tuan, tahu aja tuan kalo aku juga lapar" reflek Maura memeluk jin dari belakang

"kenapa kamu?" tanya jin heran dengan kelakuan Maura

"eh maaf tuan" Maura langsung melepaskan tangan nya

"huh.." ucap jin kesal

Maura pun langsung mengambil buburnya dan membuat nya di mangkok sambil senyum-senyum sendiri

"kenapa kamu senyum-senyum ? apa yang kamu pikirkan ?" " tanya jin

"gak papa tuan" sahut Maura

"kamu masih waras kan?" tanya jin lagi

"tuan mau tau kenapa aku senyum-senyum sendiri "

"hhmm" jawab jin

"aku gak menyangka aja bisa satu rumah dengan idol terkenal di dunia dan bisa menyuruh membelikan pembalut, aku cuman membayangkan kita seperti orang suami istri tinggal di rumah sebesar ini hanya berdua"

"khayalan kamu terlalu tinggi, kamu harus ingat kamu berada di sini karna saya membayar kamu dan soal membeli barang yang tadi itu tidak gratis " sahut jin

"tidak gratis tuan? berapa harga nya tadi?" tanya maura

"soal harga tidak jadi masalah tapi kamu utang Budi sama saya"

"utang Budi saya harus balas bagaimana tuan?"

"tidak usah memasang wajah memelas " ucap jin

"ya udah aku mau makan dulu " Maura ingin makan di kursi lain namun di tahan oleh jin

"makan dimana?" tanya jin

"di belakang"

"kenapa harus makan di luar makan di sini sama saya" jin menyuruh Maura makan di meja yang sama dengan nya

"tapi tuan"

"kalo makan di rumah ini kita makan sama sama saya tidak membedakan antara majikan dengan pembantu jadi kamu makan di sini aja sama saya" ucap jin

"baik tuan "

mereka pun makan bersama, masih canggung di antara mereka

"di usia muda kamu kenapa kamu lebih memilih bekerja di negara orang? apa orang tua mu tidak melarang atau khawatir berpisah dengan anak perempuan mereka " jin memulai pertanyaan

"semenjak umur 10 tahun orng tua saya sudah meninggal saya hanya hidup sebatang kara "

"tidak ada keluarga, atau saudara?" tanya jin

"ada om tapi saya tidak cocok dengan istri nya om yang sedikit kasar dengan saya jadi saya memutuskan untuk tinggal sendiri di rumah peninggalan orang tua saya"

"kamu tidak ingin kuliah?"

"dulu saya sempat kuliah tuan, ya kuliah sambil kerja tapi kendala nya ya di biaya jadi saya memutuskan untuk berhenti "

"ooh... harus nya kamu menikah saja jadi kamu tidak bingung untuk biaya hidup kan sudah ada yang menanggung kalo menikah"

"belum ada calon nya tuan"

"apa kamu tidak pernah pacaran?" tanya jin lagi

"pernah ya itu selalu ti tinggalkan "

"kenapa?" tanya jin yang mulai kepo dengan keperibadian Maura

"pacar pertama saya orang tua nya tidak setuju karena aku orang miskin, ya hampir semua saya di putuskan karena saya miskin dan yang paling aneh nya lagi setiap saya putus selalu tepat di hari ulang tahun saya, sampai saya berpikir begitu sial kah hidup saya jadi gak ada orang yang mau sama saya"

"yang sabar mungkin belum jodohnya lagi kamu, siapa tahu saja jodoh kamu orang Korea" ucap jin

" ya amiin semoga aja, tapi siapa yang mau dengan saya yang hanya seorang pembantu tuan" ucap Maura

"ya mana saya tau" jawab jin datar "kalo suka BTS ?" tanya jin lagi

"suka " jawab Maura

"siapa yang paling kamu suka dari semua member BTS "

"jin Hyung" jawab Maura

"jin Hyung, itu saya" jin menunjuk ke diri nya

"iya tuan" jawab Maura lagi

"kenapa kamu suka saya?"

"saya sangat suka dengan sifat. tuan yang begitu sayang dan peduli dengan adik-adik tuan di bts, terus tuan juga lucu kalo di depan kamera" ucap Maura

"kalo di belakang kamera?"

" menyeramkan" sahut Maura

jin langsung membulatkan mata nya saat mendengar ucapan Maura terhadap dirinya

"menyeramkan??" tanya jin lagi

"iya" sahut Sintya sambil menikmati buburmya

"cepat habiskan buburnya terus masak " bentak jin lagi

"sabar tuan" sahut Maura

"tidak bisa sabar-sabar kata kamu saya kan menyeramkan " ucap jin sambil berjalan menuju kursi depan tv yang masih di area dapur

"kalo tuan galak kaya gitu saya akan sebarkan tuan di Twitter sifat asli tuan"

"apa kamu mengancam saya? kamu di sini siapa yang menggaji kamu hah"

" iya tuan saya tau, tuan mau makan apa?"

"apa aja asal jangan masakan Indonesia "

"bagaimana saya tidak terlalu bisa masakan korea, setahu saya Korea makanan nya hanya mie, apa tuan mau mie "

"tidak saya mau makan nasi, kalo gitu kamu masak sup aja terserah kamu sup apa" ucap jin

"baik tuan " Maura pun langsung mengambil peralatan nya di dapur

"persediaan makanan di kulkas sudah mau habis, aku nanti siang pergi belanja ya" ucap Maura

"kamu ngomong sama siapa?" tanya jin

" hah memangnya di rumah ini ada berapa orang selain kita" jawab Maura

lagi-lagi jin tidak bisa menjawab pertanyaan konyol dari Maura

",tuan mau ikut berbelanja di super market?" tanya maura

"tidak" jawab jin

"huh dasar orang aneh, apa tidak bosan hidup nya cuman untuk kerja dan tinggal di rumah" ucap Maura sambil mengomel

"kamu ngomong apa saya mendengar nya" teriak jin

"maaf tuan saya tidak ngomong apa-apa" sahut Maura "apa hari ini tuan tidak ada jadwal syuting atau latihan?"

"tidak ada kami hari ini free istirahat total untuk persiapan konser nanti

terdengar bunyi suara ponsel jin

hey j-Hope" ucap jin yang sedang vc dengan J-Hope

"hey Hyung lagi apa?" tanya J-Hope

"lagi nonton tv lagi nunggu orang masaj lama banget" ucap jin sambil menyindir Maura yang sedang sibuk

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!