08

jam sudah menunjukkan pukul 07.30 lagi-lagi Maura bangun kesiangan badannya terasa begitu capek karena kemaren badan

"tuan..." panggil maura. lagi-lagi rumah ini sepi seperti tidak ada penghuni nya

"tuan...tuan...tok...tok.." Maura mengetuk pintu kamarnya jin namun tidak ada jawaban dari jin

"mungkin dia sudah berangkat" ucap Maura yang meninggalkan kamar jin

"waw apa ini" ucap Maura melihat segepok uang

"saya berangkat pagi sekali mungkin sjaa saya tidak pulang beberapa hari karena jadwal latihan akn begitu padat. itu uang untuk kamu belanja atau beli sesuatu, dan ini simpan nomor saya seadainya perlu kamu bisa langsung hubungi saya dan ingat jangan sebarkan nomor saya"

pesan singkat yang di tulis jin untuk Maura tidak lupa juga dia memberikan uang untuk Maura sekitar 3juta

"wah dia baik sekali, aku bisa mendapatkan nomornya secara cuma-cuma" ucap maura

dengan segera Maura mengambil hp nya

"nis...nis.." maura mengjrim pesan kepada nisa

"kenapa Ra?" balas nisa

"loe sibuk gak hari ini, loe dibolehin keluar gak sama majikan loe?"

"gue boleh aja sih keluar asalkan gak lama, emang loe mau kemana?"

"gue mau belanja tapi takut sendiri takut nyasar makanya gue minta temenin" balas maura

"bisa sih tapi gue selesaikan pekerjaan dulu baru bisa bantu"

"oke nis"

"loe gak ngajakin Mila Ra? siapa tau dia juga bisa jalan, kita keliling kota korea" balas nisa lagi

"oh ya nanti gue ajakin dia "

"mil ... loe sobuk gak hari ini?" Maura mengirimkan pesan keapada mila

"kenapa Ra?" balas mila

" gue sama nisa mau jalan-jalan keliling kota Korea hari ini"

"kayanya gue gak bisa keluar Ra,, majikan galak dan gue belum gajiann, Lo aja deh berdua dengan nisa"

"hhmm padahal gak seru gak sama Lo mil"

"gimana dong gue beneran gak bisa, nanti aja ya lain kali kalo gue bisa gue kabarin loe" balas mila

"ya sudah iya" balas maura. setelah itu tidak ada balasan lagi dari Mila

dengan segera Maura membereskan pekerjaan nya dia sangat semangat untuk beres-beres

"hari ini aku gak usah masak, aku makan di luar aja" ucap Maura

"jin Hyung memang baik, dia memperbolehkan aku untuk.pergi dan tidak lupa dia juga memberikan sedikit uang nya tapi aku tidak tahu uang ini akan di potong gajih ku bulan depan atau tidak, yah bodo.amat lah.walaupun di potong juga tidak maslah bagi ku" ucap Maura

tidak terasa jam sudah menunjukkan pukul 14.00

"Tut..tut ..Tut. " Maura menelpon Anisa

"hallo Ra" Anisa mengangkat telpon nya

"loe udah selesai kerja?" tanya maura

"sudah nih gue mau siap-siap, oh ya Ra kita ketemu nya dimana?" tanya nisa

"dimana aja gue ngikut aja sa, loe Jawa deh yang cari tempat nya, atau kita makan dulu, gue laper sa dari tadi lagi gue belum makan"

"ya udah nanti gue cari di google map dulu ya"

"iya sa.. dah nanti kabarin gue ya"

"iya..." anisa pun mematikan ponselnya dan dia lanjut untuk bersiap-siap

beberapa menit kemudian Anisa sudah selesai bersiap-siap

"mau kemana kamu?" tanya majikan nisa

"saya boleh kan Bu keluar sebentar sama teman saya"

"boleh asalkan kamu tidak pulang malam ya" ucap majikan nya

"iya Bu saya janji saya gak pulang kemalaman "

"silahkan " ucap majikan nya mempersilahkan nisa pergi

"Ra gue udah mau berangkat nih, kita ketemu nya di restoran soondobu yang berada di tengah kota, nanti loe cari taksi online aja untuk kesana " pesan yang di kirimkan Anisa kepada Maura

"oke nis" balas maura. dengan segera maura.pun memesan taksi online untuk menuju tempat itu

beberapaenit kemudian taksi online pun datang

"atas nama Maura?" tanya taksi online itu

"iya pak" Maura pun masuk ke dalam mobilny

"wah bagus banget kota Korea " ucap Maura

"baru ya mba di sini? liburan ?" tanya supir taksi itu

"iya pak, saya baru di sini saya kerja pak jadi TKW" jawab Maura

"ini rumah siapa kok besar banget" ucap supir itu sambil memperhatikan rumah nya jin

"ayo pak cepat jalan, saya sudah di tunggu teman saya" Maura mencoba mengalihkan pembicaraan supir taksi itu

"baik mba" supir itu pun langsung melajukan mobilnya ke alamat tujuan

beberapa menit di perjalanan Maura sudah di tengah kota nya Korea dia hampir sampai di restoran yang di pilih nisa, tapi yang dia kaget restoran itu telat sekali bersebrangan dengan kantor hybe atau bisa di bilang kantor nya bts dan tempat latihan mereka

"ini memang sengaja Nisa cari restoran dekat dengan kantor BTS atau dia juga gak tau ya?" tanya maura dalam hati

" sudah sampai non " ucap supir itu saat memberhentikan mobil nya

dengan segera Maura membayar taksi nya " terima kasih pak" Maura pun turun dari taksi dan segera masuk

"gue tunggu nisa dulu mungkin dia masih di jalan" ucap Maura dalam hati

"Ra sini" Nisa melambaikan tangannya, pirasat Maura salah ternyata Anisa sudah berada di situ dan juga sudah memesan kursi untuk dia

" gue kira loe belum datang" ucap Maura samb tertawa kepada nisa

"gue udah datang dulu dan gue juga udah memesan beberapa makanan Korea yang enak di sini"

"kenapa loe milih restoran ini?" tanya maura

"loe liat kan di sebrang situ" Nisa menunjuk kantor my.hybe

"iya gue liat dengan gendung itu, memangnya kenapa?" maura pura-pura tidak tahu apa yang dimaksud Nisa

"masa los gak tau sih Ra? hybe itu kantor nya bts dan restoran ini restoran halal yang sering di pesan.oleh Suga member BTS" ucap nisa yang begitu mengidolakan BTS

"terus...?"

"iya gue kesini pengen liat BTS siapa tahu aja hari ini rejeki gue mereka.datang atau keluar dari mobil

"tapi loe juga liat kan di depan kantornya itu juga banyak fansnya yang menunggu " jawab Maura

"gue gak peduli, pokoknya loe harus temanin gue kesitu juga" ucap Maura

" iya..iya, tapi gue mau makan dulu, gue laper"

" nih makanan nya datang"

terlihat makanan yang begitu enak Maura dan Anisa pun langsung menyantap makanan nya

"nis bagaimana majikan Lo?" Maura mulai bertanya

"majikan gue tinggal sendiri di rumah nya.anak-anaknya semua nya kerja jadi hanya gue yang menemani nya majikan gue orang nya juga baik banget, kalo majikan loe gimana ra?"

"majikan gue juga baik ini aja gue di kasih uang buat jalan-jalan, majikan gue orang nya sangat sibuk jadi gue sering sendiri di rumah "

"mau dong Ra sekali-sekali gue main kerumah majikan Lo"

"nah itu yang jadi masalahnya nis, dia mengijinkan gue keluar jalan-jalan tapi dia sangat tidak mengijinkan gue untuk membawa orang lain ke rumah nya"

"oh gitu kirain bisa"

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!