Sesampai di rumah Santi mencari adiknya Safira lalu mendengar adiknya menangis dalam kamarnya, perkiraan Santi benar bahwa adiknya pasti sedang menangis, lalu Santi berniat untuk menggodanya, dan dia mengetuk pintu kamar adiknya
tok
tok
tok
"Masuk" kata safira dengan wajah penuh air mata
"Ikut berduka cita atas meninggalnya ibu tercinta idol nya" Santi berkata lalu pergi
"Kaka kok tau" pekik Safira lalu mengejar kakanya
"Ngapain ke sini, ga nerima curhat tentang idola kamu ya" kata Santi karena Safira masuk ke dalam kamarnya
"Ka sedih tau bukan bias aku sih, tapi liat wajah Do Hyun kasiaan" kata Safira
"Iya ya iya cape deh di kampus kaka harus dengerin temen kaka curhat tentang idolanya di rumah masa harus denger lagi, udah ya de kaka cape kupingnya please"
"Ya udah aku mau curhat yang lain aja ka" kata Safira
"Inget asal jangan curhat tentang K-pop oke" kata Santi
"Bukan, gini ka kalau cowok ngasih cemilan tiap hari ke cewek tandanya apa ka" Safira bertanya
"Itu tandanya suka" jawab Santi
"Suka sama cewek itu"
"Bukan, sama ibu warungnya" Santi menggoda
"Kaka serius dong"
"Yaelah iya sama cewek itu lah, simpel banget kalau ada cowok yang perhatiaan sama kamu berarti dia suka"
"Eh...kaka kok tahu ceweknya aku" tanya Safira
"Taulah ha ha ha ya ampun de kamu polos banget sih" kata Santi tertawa
"Ka jangan bilang Mamah sama Papah ya aku mohon"
"Tenang aja ga akan bilang, siapa cowoknya cakep ga"
"Ga tau kalau kaya gitu cakep ga ya" kata Safira dengan wajah polosnya yang belum mengerti berpacaran
"Makannya standar cowoknya jangan liat cowok Korea aja liatnya ke lokal dong jadi bingung cowok lokal aja ga bisa nilai"
"Tapi ka emang cakepan idola aku sih Chung Hee dan Han Daegang"
"Tuh kan standarnya ke situ, coba ke cowok lokal kaya Vino G Bastian, Junot Ali, Verel"
"Ka itu mereka ganteng" kata Safira
"Lah baru sadar, cowok lokal juga banyak yang ganteng"
"Udah ah ngobrol ama kaka percuma nyebelin"
"Ha ha ha Fira awas ya ga boleh pacaran dulu"
"Iya...." kata Safira cemberut lalu pergi dari kamar Santi.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Siang hari di korea Do Hyun masih merasa sedih di tinggal seorang Ibu yang sangat Do Hyun sayangi, di lokasi syuting pun dia sudah beberapa kali salah, harus mengulang terus namun karena Do Hyun harus menyelesaikan syutingnya maka dia berusaha keras, karena sudah 2 hari tertunda gara-gara dia meminta ijin maka Do Hyun harus bersikap propesional.
"Aku harus bisa" (bahasa korea) Do Hyun berkata
"Hwaiting Do Hyun" pekik Managernya
Syuting berlanjut Do Hyun sudah menyelesaikan syutingnya dan berterima kasih membungkuk kepada para crew, lalu pulang ke Apartemennya, dia sudah tidak tinggal di rumahnya karena memang sudah dewasa dan Apartemen yang dia beli dekat dengan kantor Agensinya dan tempat latihan.
Setiap hari Do Hyun melakukan kegiataan yang serupa, sudah empat bulan syuting pun berakhir, selesai lah film yang di bintangi Do Hyun, lalu dia kembali melakukan kegiataan dengan anggota Boysband Mars, Do Hyun harus melakukan perjalanan untuk Reality Show bersama semua member Mars.
Ketika sedang menginap di salah satu penginapan seperti glamping ada kejadiaan membuat Do Hyun dan para member Mars terbelalak kaget sepulangnya syuting Do Hyun masuk ke kamarnya dan menemukan kopernya yang berantakan beberapa pakiaan dan celana boxernya hilang.
Do Hyun melaporkannya kepada crew, karena para crew juga sibuk maka tidak ada yang tahu setelah cek cctv ternyata ada dua orang yang masuk paksa kamar Do Hyun dan membawa pakiaan dan boxernya,
"Apakah tidak ada yang menjaga atau diam di penginapan" (bahasa korea) Do Hyun berkata dengan wajah syok
"Maaf karena kita lalai dan biasannya tidak ada kejadiaan seperti ini" (bahasa korea) Crew berkata
"Jadi bagaimana siapa yang akan bertanggung jawab" (bahasa korea) Chung Hee berkata
"Oke saya akan ganti kerugiaannya" (bahasa korea) Crew berkata
"Bukan masalah ganti rugi tapi tidak habis pikir ada yang bisa masuk dalam kamar saya" (bahasa korea) Do Hyun bekata karena kesal
"Sudah kita bicarakan dengan hati yang tenang, Kasiaan para crew juga tidak tahu apa-apa" (bahasa korea) Seo Jun berkata sebagai Leader dari Mars mejadi penengah.
"Baiklah saya akan tenang" (bahasa korea) Do Hyun berkata
Para member lain hanya kasiaan melihat Do Hyun, mereka tidak bisa berbuat apa-apa hanya bisa menenangkan Do Hyun membawakan air putih dan menemani Do Hyun yang sedang syok karena pakiaan dan boxernya hilang.
Beberapa hari dari selesai syuting Reality Show ada kabar di internet seseorang menjual pakaiaan dan boxer Do Hyun, lalu salah satu member Mars ada yang melihatnya dan menghubungi Do Hyun untuk bertanya apakah benar do hyun menjual pakiaan dan boxer.
Do Hyun terbelalak kaget karena itu pakiaan dan celana boxernya yang hilang, ternyata yang masuk ke kamarnya adalah sasaeng fans yang terobsesi oleh Do Hyun.
Do Hyun melapor kepada Agensinya dan tertangkaplah sasaeng yang sudah mengganggu privasi Artisnya, dari kejadiaan itu Do Hyun menjadi tertutup kepada Fansnya tidak ceria seperti dulu lagi setiap melihat Fans seperti melihat musuhnya, ketakutan datang dalam hatinya juga rasa tidak aman pun sering Do Hyun rasakan, sikapnya menjadi pendiam bila ada Fans yang meneriaki namanya, dia merasa tidak nyaman.
Dari kejadiaan itu Do Hyun tidak bisa tidur yang nyaman seperti dulu gelisah yang dia rasakan, dia memiliki teman SMA yang sudah masuk agama Islam, Do Hyun melihat temannya itu sedang beribadah sholat dan merasa tenang, temannya sedang berkunjung ke Apartemen Do Hyun dan ijin untuk ibadah sholat. Lalu ketika temannya selesai sholat Do Hyun menanyakan banyak tentang islam kepada temannya,
"Kamu sudah berapa lama pindah agama" (bahasa korea)
"Sudah lima tahun" (bahasa korea)
"Mengapa kamu memilih agama Islam" (bahasa korea) Do Hyun merasa penasaran,
"Islam itu indah, ceritanya panjang, ketika itu aku sedang berlibur di Indonesia lalu masuk ke sebuah tempat ibadah sewaktu itu hati aku sedang gelisah karena menghadapi cobaan bertubi tubi, lalu aku mencoba untuk konsultasi kepada seseorang di sebut Ustad seperti pastor, aku diberi nasehat dan kata-katanya sangat menenangkan, lalu aku tertarik dan memutuskan untuk masuk agama Islam, belajar Ibadah sesuai aturan yang ada di Alquran dan itu membuat hati aku tenang, nyaman dan hidup aku berubah menjadi beruntung" (bahasa korea) temannya menjelaskan
"Mungkin kamu lagi beruntung saja, oh ya bagaimana kuliah kamu" (bahasa korea)
"Mungkin Allah memberi hadiah untuk hidup baru aku karena aku sudah memilih di jalannya, Alhamdulilah kuliah aku menjadi lancar tanpa beban dan hati tidak gelisah lagi seperti dulu" (bahasa korea)
"Siapa Allah" (korea)
"Allah itu seperti Tuhan namun di Islam tidak ada Tuhan selain Allah" (korea) Temannya berkata dan Do Hyun terdiam
"Baguslah aku ikut senang mendengarnya" (bahasa korea)
"Aku pulang dulu sudah malam" (bahasa korea)
"Baiklah kapan-kapan mampir main lagi ke sini" (bahasa korea)
"Kamu sibuk jadi kita jarang bertemu kebetulan saja tadi aku sedang lewat dan kamu ada di Apartemen" (bahasa korea)
"Maaf aku banyak jadwal syuting" (bahasa korea)
Temannya berpamitan untuk pulang dan Do Hyun pun menundukan kepala kepada temannya, lalu temannya pergi keluar Apartemen, dia semalaman memikirkan perkataan temannya untuk masuk Agama Islam ingin merasakan hidup nyaman dan tidak gelisah, Do Hyun menjadi penasaran dengan Agama Islam.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 177 Episodes
Comments
Mega Ackerman
Semangat kak
2022-03-26
1