Tibalah dimana Boysband Mars akan konser di kota Jakarta, semua sibuk mempersiapkan untuk konser Mars mulai dari Lightstick dan nama dari idola masing-masing yang dbuat penggemarnya sendiri.
Safira di rumah sibuk mempersiapkan semuanya sedangkan Santi di dalam kamarnya diam hanya merenung melihat foto Boysband Sanny yang di beri oleh Pepy, ingin membuangnya namun Santi merasa kenangan pemberiaan Pepy temannya yang sudah meninggal, akhirnya Santi simpan di masukan kembali ke dalam map pelastik dan di simpan di gudang rumahnya. Safira pamit untuk pergi ke konser idolanya,
"Mah aku berangkat ya" kata Safira
"Hati-hati ya di sana" kata mamah Mila
"Iya mah tenang aja Fira kan beli tiket yang bisa duduk jadi di atas" Safira berkata
"Ka Santi bukannya mau ke konser Mars sama ka Robi" tanya Safira
"Engga jadi mening di rumah aja" Santi berkata
"Kok ga jadi" tanya Safira
"Mager ah de males desek-desekan, lagiaan kaka ga suka juga ama K-pop" Santi berkata
"Ya udah, aku berangkat" kata Safira
"Hati-hati" kata Santi
Santi semenjak berselisih dengan kekasihnya, Robi sudah meminta maaf lalu Santi memutuskan untuk tidak menonton konser Mars yang sudah Santi janjikan, karena Santi memang masih merasa kesal dengan K-pop karena Pepy, walau santi sudah tau kebenaran Pepy meninggal tidak merubah perasaan Santi pada K-pop.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Di salah satu stadion Jakarta konser yang di hadiri oleh banyak pengagum K-pop, Safira dengan 4 temannya mulai memasuki stadion yang besar lalu menempati tempat duduk di depan ketika Safira sedang mengambil foto panggung tidak sengaja melihat Robi kekasih dari kakanya Santi.
Safira meliht Robi dengan seorang wanita sedang pegangan tangan, Safira hanya fokus kepada Robi dan pasangannya ketika akan menyapa, Safira di seret teman-temannya untuk duduk,
"Fir mau kemana hayuu kita duduk mau di mulai nih" kata teman Safira 1
"Itu gue liat pacarnya ka Santi sama cewek lain" kata Safira
"Selingkuh maksud lu" tanya teman Safira 2
"Ga tau kayanya sih iya soalnya pegangan tangan" kata Safira
"Kaka lu sih ga suka Kpop jadi mungkin pacarnya bawa cewek lain" kata teman Safira 3
"Eh itu bukan alesan buat selingkuh" kata Safira
"Ah cowoknya aja kegatelan" kata teman Safira 4
"Kasih tau aja ka Santi nanti, kalau perlu kasih bukti foto cowoknya lagi pegangan tangan sama tuh cewek" kata teman Safira 2
Mulai lampu stadion di matikan tandanya Boysband Mars akan memasuki panggung, Safira dan teman-temannya mulai dengan teriakan histerisnya memanggil nama idolanya juga memainkan Lightstick yang warna lampunya berganti ganti sangat indah.
Konser K-pop selalu meriah dimana pun konsernya selalu habis penjualan tiketnya, seperti konser Mars tiket habis dalam waktu satu jam.
Tidak bisa dipungkiri, demam Korea Pop atau bisa disebut hallyu wave sudah semakin dirasakan di Indonesia, selain musik, drama, bahkan makanan Korea semakin mudah untuk ditemukan di indonesia, konser-konser Boygroup atau Girlgroup dari Korea Selatan juga sudah sering diadakan di Indonesia.
Namun tidak semua menyukai K-Pop, contohnya Santi dia sama sekali tidak mengenal dengan artis Korea Selatan, Santi menganggap mereka tidak menarik untuk dirinya. Selesai konser Safira dan teman-temannya pulang ke rumah masing-masing, Safira masuk ke dalam rumah dan melihat Santi yang sedang menonton tivi,
"Ya ampun yang mukannya seneng" kata Santi yang sedang menonton tivi
"Haii...ka ya dong seneng banget ketemu oppa, ih ganteng ka aslinya, makin keren loh Mars aaaaaa" kata Safira membanggakan idolanya
"Udah sana mandi bau keringet tuh bekas oppa nya" Santi meledek
"Idih aku kan ga deketan sama mereka, eh ka aku liat ka Robi loh tadi di konser pegangan tangan sama cewek"
"Ya itu sepupunya, dia bilang mau ke konser ama sepupunya aja soalnya tiket yang buat kaka udah di beli sayang kalau ga datang"
"Oh....tapi ka masa romantis sih" kata Safira
"Masa, nanti kaka tanya deh" kata Santi tanpa ada rasa curiga kepada Robi
"Mudah-mudahan aja bukan selingkuhannya" kata Safira dalam hati
"Aku mandi dulu ya" Safira berkata lalu pergi
"Yang bersih mandinya" pekik Santi
"Oke" Safira berkata mengacungkan jempolnya
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Beberapa bulan berlalu, Santi sudah selesai ujiaan lalu lulus masuk kuliah di Universitas impiaan dan dimana itu kekasihnya Robi berkuliah juga, Santi, Natasya dan Viona di satu kampus yang sama dan Fakulktas yang sama juga.
Mereka tidak bisa di pisahkan, Santi baru tahu bahwa kekasihnya Robi ternyata menjadi idola di kampusnya banyak wanita yang suka kepada Robi, dia tidak tahu hal itu karena Santi memang tidak pernah mau kenal dengan teman-temannya Robi.
Setelah Santi masuk sedang di ospek dan Santi terlambat datang lalu Santi di hukum oleh senior supaya memberikan kertas kepada kaka senior pria yang bernama Robi dan lakukan sesuai yang tertera di kertas itu, kertasnya tidak boleh di buka oleh Santi maka santi tidak tau tulisan yang ada di kertas itu.
Tidak ada yang tahu Santi adalah kekasih Robi, dia mencari Robi yang sedang mengospek di kelompok lain, Santi pura-pura tidak mengenali Robi dan itu memang kemauan Santi karena setelah tahu kekasinya digemari banyak wanita dia merasa tidak nyaman jadi meminta Robi merahasiakan hubungannya.
Santi menghapiri Robi dan tersenyum lalu memberikan kertas,
"Ka Robi saya minta hukuman" kata Santi memberikan kertas dan dia tidak tahu tulisan yang ada di kertas itu
"Kamu telat ya, ga usah di hukum bilang kata aku" Robi berkata karena dia ketua ospek
"Eh kaliaan kenal, kok gitu ga bisa dong coba liat kertasnya" kata teman Robi merebut kertas dari tangan Robi, temannya membaca lalu tersenyum nakal
"Wah serius Robi lu ga mau, ya udah gue aja yang ganti ha ha ha" teman Robi melihat isi kertas dan tertawa
"Coba liat" kata Robi merebut kertas dari temannya lalu Robi melihat Santi dan tersenyum
"Kamu yakin mau lakuin apa yang ada di kertas" tanya Robi pada Santi
"Ya mau, soalnya kalau ga aku harus lari keliling lapangan" kata Santi
"Kamu tau ga isi kertasnya" tanya Robi
"Engga, emang apa ka"
Robi memberikan kertas yang bertuliskan 'harus mencium senior robi'
Santi kaget dan menjadi tersipu malu, selama menjadi kekasih Robi, Santi tidak pernah mencium atau dicium oleh Robi, Santi diam dan berlari kembali ke senior yang meberi hukuman meminta hukuman berlari saja daripada harus mencium Robi.
Robi senyum melihat Santi berlari dengan tersipu malu, lalu Robi menghampiri Santi dan menemaninya yang sedang berlari keliling lapangan,
"Hai boleh kenalan" Robi menggoda Santi
"Ka Robi sana ngapain ikut lari"
"Mau bantuin kamu, kan pacar aku" Robi tersenyum
"Jangan berisik ka nanti ada yang denger"
"Ga apa-apa, baguslah kalau semua tahu kamu pacar aku"
Ketika Robi berlari menemani Santi sambil bercanda dan tertawa, ada seorang wanita yang melihat dari jauh ke arah mereka dengan wajah angkuh dan rasa cemburu,
"Robi ngapain sih deketin anak baru" seorang wanita berkata
"Kenapa emang, kan lagiaan udah putus juga sama lu" kata teman wanita itu
"Enak aja pokoknya gue harus dapetin Robi lagi"
"Eh Mir udah dong move on cari yang lain masa mau balik lagi ke mantan gengsi dong" kata teman Mira
"Ga masalah yang penting mantan gue itu mirip oppa jadi gue ga harus halu lagi sama member Mars" kata Mira mantan Robi yang menggemari K-pop.
Robi dengan perawakan tinggi putih wajah lancip mata sedikit sipit memang seperti Boysband K-pop mirip dengan Sehun Exo, apalagi bila Robi sedang berjalan bersama ketiga temannya pesonanya menyebar keseluruh kampus membuat para wanita tidak berhenti melihat mereka.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 177 Episodes
Comments
Yasmin
Ada sehu Exo dulu itu bias aku thor
2022-04-15
1