Santi pulang ke rumah dengan wajah sedih mata merah karena di sekolah Santi menangis terus menerus, mamah Mila melihatnya dan khawatir,
"Santi kenapa kamu udah nangis ya" mamah Mila bertanya dan Santi memeluk memah Mila
"Di mobil diam aja tuh mah ka Santi, ga tau kenapa" kata Safira
Lucky belum pulang karena ada latihan basket di sekolahnya,
"Sayang kenapa idola kamu meninggal juga" tanya mamah Mila karena mengingat Safira pun menangis
"Bukan mah aku ga punya idola, temen aku mah meninggal" kata Santi sambil terisak
"Inalilahi siapa San" tanya mamah penasaran
"Pepy mah yang kemaren coba bunuh diri"
"Oh yang fans sanny bukan ka, ya ampun meninggalnya kenapa ka" kata Safira
"Bunuh diri di kamarnya, malemnya Pepy hubungin Santi tapi hp Santi di matiin itu salah aku mah hik hik hik" Santi berkata dan menangis menyalahkan dirinya, mamah dan Safira terbelalak kaget mendengarnya
"Bukan salah kamu nak itu takdir pilihan hidup, dia udah di bisikin setan" kata mamah Mila menenangkan Santi
"Sabar ya ka, kasiaan temen kaka" Safira bekata dengan wajah sendu
"Makin benci aku ama Kpop" Santi berkata lalu pergi ke kamarnya
Safira dan mamah Mila diam melihat Santi pergi dan menarik nafasnya,
"Fira jangan denger lagu Kpop depan ka Santi dulu ya jaga perasaannya, kaka kamu lagi sensi nanti malah berantem" kata mamah Mila menasehati safira
"Iya mah" Safira berkata
"Ya udah sana ganti baju, biarin kaka kamu tenangin diri dulu" mamah Mila berkata dan Safira pergi ke kamarnya.
Santi tidak keluar kamar hanya meratapi ponselnya melihat pesan dari Pepy berulang ulang, makan malam pun Santi hanya diam tidak ceria seperti biasannya, lalu papah beni bertanya,
"Santi kamu kenapa kok murung" tanya papah Beni, Safira dan mamah Mila hanya diam melihat ke arah Santi
"Temen ka Santi ada yang meninggal pah" Safira yang menjawab
"Meninggalnya tragis pah gara-gara Kpop bunuh diri" kata Lucky ikut menjelaskan
"Maksudnya gimana papah ga ngerti" tanya papah Beni yang tidak mengerti
"Jadi gini pah ada anggota boyband Kpop yang bunuh diri nah temen Santi ikut bunuh diri juga cuman gara-gara idola dia bunuh diri jadi ngikutin gitu pah" mamah Mila menjelaskan
"Kok bisa aneh anak jaman sekarang" papah Beni heran dengan ceritanya
"Ya pah sedih Santi makin benci aja sama Kpop"
"Kpop bukannya Safira suka juga" tanya papah Beni
"Iya pah tapi Fira masih wajar kok ga kaya temen ka Santi sampai tergila-gila gitu" Safira membela diri
"Kalau menggemari seseorang itu memang harus wajar, jangan terlalu berlebihan, kalau kamu Fira ada kelagat aneh dan nilai kamu turun papah ga akan ijinin lagi kamu nonton konser dan uang jajan papah potong" papah Beni menasehati
"Iya pah" kata Safira
"Tenang pah, bakalan mamah perhatiin Fira pokoknya kalau ada kelagat aneh dan nilai rapotnya turun mamah laporan ke papah" mamah Mila berkata karena setiap pembagiaan rapot mamah Mila yang mengecek nilai ketiga anaknya
"Eh de kenapa ga fans ke kaka aja sih, nih kalau kaka main basket pasti di teriakin sama cewek cewek" kata Lucky
"Ogah, tau seharinya kaya gimana tiap hari ketemu di rumah bosen bikin elfil" Safira berkata
"Ha ha ha sama aja tuh idola kamu juga sehariaannya bikin elfil" kata santi menjadi tertawa
"Nah gitu dong ka ketawa lagi" Safira berkata
"Fira bener mening kamu fans sama Lucky di banding cowok lain, gantengnya sama kok kaya cowok-cowok Koerea idola kamu itu, tinggi, ganteng, cuman matanya bulet aja ga sipit, kulit putih" kata mamah Mila tersenyum memuji Lucky
"Apaan sih mah ga ah.....bau ketek gitu" Safira mengejek kakanya
"Enak aja ketek kaka itu harum tau nih" kata Lucky mengangkat tangannya dan mendekatkan ketiaknya kepada Safira
"eww....kaka jorok" kata Safira
"Pokoknya Safira kamu ga boleh terlalu berlebih menggemari seseorang, inget mereka juga manusia biasa kaya kita" nasehat papah Beni
"Iya kalau keringetan juga pasti bau kaya Lucky kamu aja ga pernah ketemu" Santi berkata
"Mah emang Lucky bau ya, perasaan engga" Lucky mencium ketiaknya menjadi tidak percaya diri gara-gara ucapan Santi
"Ha ha ha ha ga kok de, cuman nyontohin aja yang bau idolanya Fira tuh" Santi tertawa kecil
"Iya pah, mah, kaka-kaka ku tenang aja aku janji ga akan sampai tergila-gila sama Idol Kpop" Safira berkata sambil cemberut
"Pokoknya de inget pesan kaka, mamah sama papah jangan terlalu berlebih menggemari seseorang" Santi menasehati kembali
"Udah ah nanti ribut, eh ada tamu tuh" kata mamah Mila terdengar bunyi bel rumah lalu mamah pergi untuk membuka pintu.
Beberapa menit mamah Mila memanggil Santi karena ada Robi di depan,
"Aduh, lupa" Santi berkata dan tepok jidat lalu pergi ke kamar untuk berganti pakaiaan
Santi meminta ijin untuk menonton bioskop bersama Robi, mamah dan papah pun menginjinkannya karena melihat Santi sedang sedih gara-gara temannya meninggal, mungkin lebih baik Santi pergi berjalan-jalan untuk mencari hiburan.
Santi dengan wajah masih sedih melupakan janji malam minggunya kepada Robi, Santi keluar rumah dengan Robi untuk menonton bioskop,
"Ka maaf ya nunggu lama tadi aku lupa janji sama kaka" Santi berkata
"Ga apa-apa, kamu kenapa kaya abis nangis" Robi bertanya melihat mata Santi yang bengkak dan merah
"Temen aku meninggal ka" jawab Santi
"Inalilahi kenapa sakit" tanya Robi
"Bukan, bunuh diri" Santi menjawab
"Waduh pasti gara-gara putus cinta ya" tanya Robi
"Bukan, cuman gara-gara idol Kpop" Santi berkata
"Oh....pasti fans nya member Sanny ya" Robi berkata
"Kok tahu jangan-jangan ka Robi fans Sanny ya" Santi menebak
"Bukan, emang di kampus juga heboh member Sanny bunuh diri dan infonya di korea juga ada fans yang bunuh diri" Robi menjelaskan
Santi diam aneh dengan kekasihnya yang mengenal dunia K-pop, namun Santi tidak peduli karena hati Santi sedang sakit karena Pepy meninggal dengan alesan yang tidak masuk akal.
Mereka berdua pun masuk ke bioskop dan menonton film yang sudah di putar, setelah menonton ada seorang wanita seksi mengahampiri Robi dan mencium pipi kiri dan kanan Robi, Santi melihatnya kesal dia pikir sangat tidak menghargai dia sebagai kekasih Robi,
"Apa kabar Robi" kata wanita seksi
"Baik, oh ya kenalin ini Santi" kata Robi
"Haii....." Santi menyapa tersenyum
"Haii gue Tania, kamu korban barunya Robi ya ha ha ha sori bercanda" kata teman Robi tertawa
"Ga lucu" gumam santi pelan yang sedang sensitif karena masih merasakan kesedihan
"Tania sama siapa" tanya Robi
"Sama oppa gue, tuh lagi beli tiket" kata Tania menunjuk ke seorang pria yang sedang antri membeli tiket bioskop
"Wah....baik banget kakeknya di ajak nonton" Santi berkata dan mengejek, padahal dia tahu oppa yang di maksud kekasihnya
"Santi sayang bukan oppah kakek tapi oppa abang pacarnya Tania itu bahasa Korea" kata Robi menjelaskan
"Oh ha ha ha sori bercanda" kata Santi mengikuti tawa Tania
Tania kesal melihat Santi mengejeknya, Santi tidak mau kalah karena Tania bicara sembarangan dengan mengatakan dia adalah korban baru Robi dan Santi merasa tersinggung.
Akhirnya Tania berpamitan karena kekasihnya sudah mengajaknya masuk bioskop, lalu Robi menegur santi,
"San kok gitu sih ngejek Tania" kata Robi
"Terus maksud temen kamu apa korban baru, jangan-jangan aku korban baru kamu" Santi berkata kesal,
"Tania kan bercanda" kata Robi
"Tapi ga lucu, baru kenal bercandanya ga sopan" kata Santi kesal
"Ya udah jangan marah dong masa gara-gara tania bilang gitu kamu marah"
"Kenapa sih belain dia, gimana ga marah ngomongnya bikin orang tersinggung"
"Aku ga belain dia, kamu sensi banget kenapa"
"Aku benci Kpop" Santi tiba-tiba membahas soal Pepy
"Kok jadi nyalahin Kpop, temen kamu aja pikirannya pendek"
"Kok jadi nyalahin temen aku jelas-jelas Kpop bikin pengaruh jelek"
Santi dan Robi menjadi berselisisih dari Tania menyinggung Santi lalu membahas meninggalnya Pepy. Santi pergi meninggalkan Robi karena kesal dengan kekasihnya yang tidak bisa mengalah dengan dirinya dan tidak bisa merasakan perasaan sedih yang sedang Santi alami saat ini.
Robi pun kesal dengan Santi yang menjelekan K-Pop hanya gara-gara masalah sepele menurut Robi, lalu Robi mengejar Santi setelah beberapa saat terdiam namun Santi sudah tidak terlihat, Robi tidak tahu Santi bersembunyi, akhirnya Robi pulang sendiri dan mencoba menghubungi Santi namun tidak tersambung, ponselnya di non aktif kan.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 177 Episodes
Comments
Ghina Banja
Ga ada visual boy band koreanya gitu biar lbh semangat bacanya
2022-05-30
2
Mega Ackerman
Semangaat kak
2022-03-24
1