episode 4

Sore hari dimana lalu lintas sangat padat karena sebagian orang pulang dari tempat kerja menuju rumah dan begitu juga dengan Tania dia sudah berada di dalam mobilnya menuju apartment nya tapi dia mendadak ingin mampir dulu ke kafe tempat dia biasa nongkrong dengan sahabatnya..

mobil Tania pun melaju ke arah kafe tak butuh lama akhirnya Tania sampai di kafe tersebut cukup ramai dengan anak muda yang sedang asik nongkrong Tania pun masuk ke dalam kafe tersebut dan duduk di salah satu meja di sana..

" maaf mba mau pesan apa " tanya pelayan sambil memberikan menu

" hemm minta spaghetti beef cheese satu sama es lemon tea satu makasih " ucap Tania

" oh baik mohon ditunggu " ucap pelayan yang ditanggapi anggukan sama Tania

sepeninggalnya pelayan tadi Tania pun sibuk dengan laptopnya ada pekerjaan yang belum selesai karena tadi dia harus pergi survei tempat saat dirinya lagi fokus dengan pekerjaan tiba-tiba ada yang menarik kemeja putihnya Tania pun langsung menengok siapa gerangan yang narik-narik bajunya saat mata mereka beradu Tania sangat terkejut..

" loh kamu " ucap Tania kaget

" haii tante " ucap Dio sambil tersenyum polos

" haii juga emm.. Dio ya " ucap Tania ragu karena dia lupa nama anak itu..

" iya tan " ucap Dio sambil tersenyum

" kamu kesini sama siapa " tanya Tania

" sama papi " ucap Dio sambil berusaha untuk duduk Tania yang melihat itu hanya tersenyum sambil membantu Dio duduk..

" trus papi kamu dimana " tanya Tania

" tadi lagi di parkiran " ucap Dio yang ditanggapi oh ria sama Tania

saat Tania kembali sibuk dengan pekerjaannya dan Dio yang asik dengan mainannya tiba-tiba ada seseorang yang memanggil Dio..

" Dio " panggil seseorang

" papi sini " ucap Dio sambil memanggil papinya

" ko kamu duduk disini " ucap Derian

" kita duduk bareng tante baik ya " ucap Dio

" eh gak bisa sayang kita cari meja lain " ucap Derian

" gak mau Dio mau disini " ucap Dio merajuk

" tapi.." ucapannya terpotong oleh Tania

" gak apa-apa disini ajh lagian saya juga sendirian " ucap Tania ketus

Tania masih sebal dengan kejadian waktu itu dimana dirinya di tuding mau menculik anak dari laki-laki yang sedang berdiri di sampingnya..

" tapi gak apa-apa " tanya Derian tak enak

" gak apa-apa selow ajh " ucap Tania

makanan Tania yang tadi dia pesan akhirnya datang..

" tante dah pesan makanan ya " tanya Dio polos

" iya kan tante yang duluan dateng kesini tante kesini buat makan bukan buat numpang WiFi gratis " ucap Tania sambil tersenyum..

" WiFi itu apa tante " tanya Dio

" eh itu.. " ucap Tania bingung

" udah kamu mau pesan apa Dio " tanya Derian

" aku mau steak sama minumnya susu coklat hangat " ucap Dio

" baiklah mba saya pesan steak sapi dua susu coklat hangat satu sama orange jus satu " ucap Derian

" baik pak tunggu sebentar " ucap pelayan yang ditanggapi anggukan sama Derian

" kalo kamu mau makan duluan silahkan takut nanti makanan kamu keburu dingin " ucap Derian

" ya udah saya makan duluan ya maaf " ucap Tania

" iya gak apa-apa " ucap Derian santai sambil memainkan handphone nya..

saat Tania lagi menikmati makanannya Dio tiba-tiba berucap..

" tante aku boleh gak nyobain makanan tante kayanya enak " ucap Dio

" oh ***... " ucapan Tania terpotong oleh suara Derian yang keras..

" gak boleh kamu alergi mie Dio " ucap Derian tegas

" tapi pi aku pengen coba sekali saja " ucap Dio memohon

" kata papi gak ya gak Dio kamu mau masuk rumah sakit lagi kaya waktu kemarin-kemarin " tanya Derian tegas

" gak mau " ucap Dio lemas

" emang Dio alergi semua mie " tanya Tania penasaran

" iya " ucap Derian singkat yang ditanggapi anggukan kecil oleh Tania..

makanan pesanan Derian pun sampai dan Derian pun sigap memotong kecil-kecil steak itu dan di berikan ke Dio..

perlakuan Derian tak luput dari penglihatan Tania Derian benar-benar sangat perhatian banget..

mereka pun makan dengan suasana tenang mungkin orang lain yang melihat itu akan mengira kalo mereka adalah keluarga bahagia yang sedang lonch bareng..

saat Tania akan membayar makanannya tiba-tiba Derian berucap..

" biar saya saja itung-itung permintaan maaf saya soal tempo lalu " ucap Derian

" eh gak usah pak saya bisa bayar sendiri " ucap Tania

" saya gak mau mendengar kata penolakan mending kamu diem bareng Dio " ucap Derian

Tania yang mendengar itu hanya mendengus kesal seneng sih ada yang mentraktir tapi gak gini juga kali..

" tante lain kali traktir Dio es cream lagi ya " ucap Dio polos

" gak mau ah nanti tante di sangka mau nyulik kamu lagi " ucap Tania pura-pura marah

Dio yang mendengar itu matanya langsung berkaca kaca dan sekali matanya berkedip air matanya akan turun dari mata bulatnya itu Tania yang melihat itu jadi gelagapan..

" eh.. eh ko nangis " ucap Tania panik

dan detik itu juga Dio langsung nangis kencang membuat Tania semakin panik dan membuat sebagian pengunjung melihat ke arah Tania..

" ada apa ini " tanya Derian

" hhhuuuwwwaaa papi tante gak mau neraktir Dio lagi " ucap Dio saat Derian memangku anaknya..

" teraktir apa hemm " tanya Derian sambil menghapus air mata anaknya..

" es cream " ucap Dio

" es cream " ucap Derian mengulang sambil alisnya terangkat sebelah..

" iya kata tante dia gak mau teraktir Dio es cream lagi katanya takut di sebut mau culik aku lagi " ucap Dio polos

" APA " ucap Derian kaget

" eh itu anu emm ya allah " ucap Tania gugup sambil menggaruk tengkuknya yang tak gatal..

" kamu masih dendam sama saya " tanya Derian sambil memincingkan matanya ke arah Tania..

" eh bukan gth ya ampun gimana ya ngomongnya saya cuma bercanda ko ya bener becanda " ucap Tania kikuk..

" jadi tante mau teraktir aku lagi " ucap Dio dengan mata berbinar

" iya lain kali tante teraktir Dio lagi kalo begitu tante pamit ya udah sore banget tante harus pulang " ucap Tania sambil mengelus rambut Dio..

" bareng ajh " ucap Derian

" gak usah saya bawa mobil " ucap Tania

" oh ya sudah kalo begitu hati-hati " ucap Derian

" iya " ucap Tania singkat

Tania pun meninggalkan kedua pria berbeda generasi itu sedangkan Derian hanya melihat punggung Tania dengan tatapan yang tak bisa diartikan..

" pi kenapa ayo puang " ucap Dio membuyarkan lamunan Derian..

" eh iya ayo " ucap Derian sambil tersenyum kikuk..

mereka pun akhirnya puang kerumah masing-masing Derian dengan pikirannya yang tak menentu sedangkan Dio sudah tertidur di kursi samping dan Tania dia sudah sampai di apartment kecinya hari yang sangat melelahkan..

thanks jangan lupa like and komen jangan lupa juga tambahin ke favorite 😇😇

Happy reading guys 😇😇

Terpopuler

Comments

C a l l i s t o ®

C a l l i s t o ®

Plett, lonch.. simple si tp kacau bnget akan lebih baik kalo survey di internet dulu kan ada, atau kalo ga bisa english mending pake bahasa indonesia aja.

2024-07-21

1

C a l l i s t o ®

C a l l i s t o ®

Ada orang alergi mie?? alergi gandum gt? aku tau si ini jarang banget tp emang ada cuma kasian dia jd ga bisa makan roti² gt masak

2024-07-21

0

Masitoh Itoh

Masitoh Itoh

mulai ada rasa ni pk duda

2024-07-01

0

lihat semua
Episodes
1 episode 1
2 episode 2
3 episode 3
4 episode 4
5 episode 5
6 episode 6
7 episode 7
8 episode 8
9 episode 9
10 episode 10
11 episode 11
12 episode 12
13 episode 13
14 episode 14
15 episode 15
16 episode 16
17 episode 17
18 episode 18
19 episode 19
20 episode 20
21 episode 21
22 episode 22
23 episode 23
24 episode 24
25 episode 25
26 episode 26
27 episode 27
28 episode 28
29 episode 29
30 episode 30
31 episode 31
32 episode 32
33 episode 33
34 episode 34
35 episode 35
36 episode 36
37 episode 37
38 episode 38
39 episode 39
40 episode 40
41 episode 41
42 episode 42
43 episode 43
44 episode 44
45 episode 45
46 episode 46
47 episode 47
48 episode 48
49 episode 49
50 episode 50
51 episode 51
52 episode 52
53 episode 53
54 episode 54
55 episode 55
56 episode 56
57 episode 57
58 episode 58
59 episode 59
60 episode 60
61 episode 61
62 episode 62
63 episode 63
64 episode 64
65 episode 65
66 episode 66
67 episode 67
68 episode 68
69 episode 69
70 episode 70
71 episode 71
72 episode 72
73 episode 73
74 episode 74
75 episode 75
76 episode 76
77 episode 77
78 episode 78
79 episode 79
80 episode 80
81 episode 81
82 episode 82
83 episode 83
84 episode 84
85 episode 85
86 episode 86
87 episode 87
88 episode 88
89 episode 89
90 episode 90
91 episode 91
92 episode 92
93 episode 93
94 extra part...
Episodes

Updated 94 Episodes

1
episode 1
2
episode 2
3
episode 3
4
episode 4
5
episode 5
6
episode 6
7
episode 7
8
episode 8
9
episode 9
10
episode 10
11
episode 11
12
episode 12
13
episode 13
14
episode 14
15
episode 15
16
episode 16
17
episode 17
18
episode 18
19
episode 19
20
episode 20
21
episode 21
22
episode 22
23
episode 23
24
episode 24
25
episode 25
26
episode 26
27
episode 27
28
episode 28
29
episode 29
30
episode 30
31
episode 31
32
episode 32
33
episode 33
34
episode 34
35
episode 35
36
episode 36
37
episode 37
38
episode 38
39
episode 39
40
episode 40
41
episode 41
42
episode 42
43
episode 43
44
episode 44
45
episode 45
46
episode 46
47
episode 47
48
episode 48
49
episode 49
50
episode 50
51
episode 51
52
episode 52
53
episode 53
54
episode 54
55
episode 55
56
episode 56
57
episode 57
58
episode 58
59
episode 59
60
episode 60
61
episode 61
62
episode 62
63
episode 63
64
episode 64
65
episode 65
66
episode 66
67
episode 67
68
episode 68
69
episode 69
70
episode 70
71
episode 71
72
episode 72
73
episode 73
74
episode 74
75
episode 75
76
episode 76
77
episode 77
78
episode 78
79
episode 79
80
episode 80
81
episode 81
82
episode 82
83
episode 83
84
episode 84
85
episode 85
86
episode 86
87
episode 87
88
episode 88
89
episode 89
90
episode 90
91
episode 91
92
episode 92
93
episode 93
94
extra part...

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!