episode 12

Tania yang sudah siap dengan pakaian kantornya, memberi sedikit liptin biar bibirnya tidak terlihat pucat, sedangkan sahabatnya Ririn dia masih mengumpulkan nyawanya baru bangun...

" anak gadis bangunnya kenapa suka siang keduluan ayam lu " ucap Tania

" apa sih Tan bangun subuh juga buat apa gue kagak beribadah " ucap Ririn

" iya walaupun kagak beribadah sebaiknya lu bangun subuh jangan di kebiasain, rezeki dipatok ayam duluan tau rasa " ucap Tania

" mana mungkin ayam demen cuan " ucap Ririn masih menguap

" mandi sono Rin nanti telat ke kantornya " ucap Tania

" jam berapa emang " tanya Ririn soalnya gorden kamar Tania belum di buka

" udah setengah tujuh " ucap Tania

baru Tania buka gorden pertamanya dia sudah mendengar suara gaduh yang di buat sahabatnya, Tania hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah sahabatnya itu...

Tania pun keluar kamar setelah membereskan tempat tidur, dia akan menyiapkan sarapan buat dirinya dan sahabatnya cukup roti bakar dan susu coklat, mereka berdua ada kesamaan suka sekali dengan susu coklat...

setelah selesai Tania menunggu Ririn di depan pantry sambil memainkan handphonenya, terdengar suara sahabatnya yang memanggil nama dirinya...

" Tania " panggil Ririn

" apaan " ucap Tania

" kagak liat catokan rambut " tanya Ririn

" di meja kamar mandi deket wastafel " ucap Tania

tidak ada lagi panggilan yang di dengar oleh Tania, dia pun memakan roti bakarnya duluan karena lapar, sahabatnya itu kalo dandan lamanya ngalahin emak-emak ngomel...

setelah selesai sarapan dia pun bangkit dan menyimpan bekas makannya di wastafel di cucinya entar saat dia pulang dari kantor, dan disaat itu juga Ririn keluar dengan rambut blondenya yang sudah di curly...

" sarapan dulu " ucap Tania sambil memberikan dua potong roti bakar dan segelas susu..

" thank you sis " ucap Ririn sambil tersenyum

sambil menunggu Ririn selesai dengan sarapannya Tania mengecek kembali pekerjaannya tepat hari ini presentasi terakhir untung pekerjanya cepat selesai...

" ayo Rin udah belum " tanya Tania

" bentar gue abisin susunya dulu " ucap Ririn

setelah selesai Tania dan Ririn pun keluar dari apartemen dan berjalan kearah lift menuju basemen apartemen, sedangkan ditempat lain Derian yang sudah di pusingkan oleh kelakuan anaknya yang menangis karena susah buang air besar, repot sekali jadi duda buntut satu...

" kemarin kamu makan apa sampai susah pup gini hah " tanya Derian

" gak makan apa-apa papi " ucap Dio masih dengan sesegukkan..

" gak makan apa-apa tapi sampai kaya gini makan buah gak kemaren sama oma " tanya Derian

" gak, lupa " ucap Dio

ini nih anaknya tuh gak tau kenapa kalo gak makan buah sehari suka susah BaB pencernaannya tuh suka gak lancar...

" kok bisa papi kan udah siapin banyak buah buat kamu di kulkas " ucap Derian sambil menggendong anaknya ke arah dapur lalu mendudukkannya di meja mini bar yang berada di dekat dapur...

" duduk disini jangan bergerak nanti jatuh nangis lagi " ucap Derian

" iya papi " ucap Dio

anak itu menurut dengan ucapan papinya, sedangkan Derian berjalan kearah kulkas dan mengambil buah pepaya yang sudah di kupas dan di potong-potong kecil khusus buat anaknya karena dia tidak terlalu suka dengan buah-buahan, aneh emamg anaknya di suruh makan buah sedangkan dirinya sendiri gak suka...

" ayo papi suapin buah dulu biar kamu bisa pup " ucap Derian sambil memberikan potongan buah pepaya Dio langsung memakannya...

" makan yang banyak biar bisa pup " ucap Derian

" emang kalo makan buah bisa pup pi " tanya Dio polos

" bisa " cap Derian

" tapi Dio gak pelnah liat papi maem buah tapi bisa pup " tanya Dio

" kan papi dah besar jadi pupnya lancar beda sama kamu masih kecil " ucap Derian

" oh jadi halus besal dulu kalo mau pupnya lancal " ucap Dio polos

" huh gak gitu Dio " ucap Derian gak tau mau jawab apa lagi karena anaknya itu sangat pintar memberi pertanyaan...

Santi yang melihat anak dan cucunya yang sedang mengobrolkan tentang pup, merasa heran pagi-pagi bukannya ngomongin yang baik-baik malah debatin soal pup...

" kenapa pagi-pagi bahas pup " ucap Santi

" mama " ucap Derian

" oma " ucap Dio

laki-laki berbeda generasi itu melihat kearah belakang karena memdengar suara mama sekaligus oma...

" kok Dio pagi-pagi udah makan buah si Yan mana dingin lagi " tanya mama Derian

" itu mah Dio susah BaB " ucap Derian

" kok bisa cucu oma gak bisa BaB " tanya Santi

" gak tau tolongin gantiin aku dulu mah aku mau siap-siap dulu sebentar lagi mau berangkat ke kantor ada meeting penting " ucap Derian

" ya udah sana " ucap Santi

" sama oma dulu ya papi mau siap-siap kekantor " ucap Derian

" aku ikut pi " ucap Dio

" gak.. kamu di rumah aja bareng oma " ucap Derian

" ah gak mau aku mau ikut.. mau ketemu tante baik " ucap Dio merengek

" mah titip Dio dulu Derian mau ke kamar " ucap Derian

" Dio sama oma dulu papi mau siap-siap " ucap Santi

" tap... " ucap Dio terpotong dengan suapan buah yang diberikan Santi membuat anak itu cemberut..

" jangan cemberut gitu ah nanti jelek, nanti ke kantor papinya bareng oma kan oma juga mau ketemu sama tantenya Dio " ucap Santi

" benelan oma " ucap Dio senang

" iya mangkanya makan buahnya dulu " ucap Santi

" udah kenyang oma sekarang Dio mau pup " ucap Dio

" bisa tokcer gitu ya " ucap Santi sambil ketawa melihat tingkah cucunya yang sedang menahan kebelet...

Santi pun mengantarkan Dio ke kamarnya untuk buang air besar, sedangkan Derian sudah siap dengan pakaian kantornya hari ini final untuk proyek yang sedang dia kerjakan walaupun ada sedikit kendala kemarin...

Derian keluar dari kamarnya tapi dia tidak melihat anaknya dan sang mama kemana mereka pikir Derian, Derian pun berjalan menuju kamar anaknya dan ternyata benar anaknya sedang buang air besar sambil bercerita dan Omanya yang senantiasa mendengarkan...

Derian pun masuk ke dalam kamar anaknya dan memanggil sang mama...

" mah " panggil Derian

" eh dah mau berangkat Yan " tanga Santi

" iya hari ini ada meeting penting jadi aku titip Dio " ucap Derian

" mangkanya nikah lagi Yan biar ada yang ngurusin mama kasian sama kamu " ucap Santi

" mah kan aku dah bilang aku belum kepikiran buat cari istri mah cukup ada Dio di hidup aku " ucap Derian

" mau sampai kapan kamu jangan egois dong kasian Dio, memang kamu gak butuh istri tapi Dio butuh sosok ibu, mama emang bisa menyangi Dio tapi dia lebih butuh kasih sayang seorang ibu " ucap Santi

" udah lah mah aku gak mau bahas ini, aku gak mau mood aku hancur " ucap Derian

perdebatan mereka terhenti ketika suara Dio terdengar...

" oma aku dah selesai " teriak Dio

" iya oma datang " ucap Santi saat mendengar teriakkan Dio

" aku langsung berangkat mah titip Dio bilang ke dia kalo aku dah berangkat " ucap Derian

" iya, hati-hati kamu " ucap Santi

" hemm,,, assalamualaikum " ucap Derian

" walaikumsalam " ucap Santi

Derian pun pergi dari kamar anaknya dan keluar dari apartemen miliknya, ada sedikit rasa iba saat melihat anaknya saat tidur andai istrinya masih hidup anaknya dan dia sendiri gak akan seperti ini...

thanks jangan lupa like and komen jangan lupa juga tambahin ke favorit ☺️☺️

happy reading guys 😉😉

Terpopuler

Comments

Ayachi

Ayachi

Besttian beda agama itu seru, kek gw den Besttie gw.
Si Ririn dan Tania jga sama² kenal dri SMA lgi langsung klop Krena sefrekuensi teruss skarang satu Kampus juga, persis kek gw yg Bru kenal sahabat gw pas SMA ehh malah lanjut di jurusan dan kampus yg sama. Apa nanti bakal satu tempat kerja yah🤣

2024-06-01

2

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

𝒈𝒊𝒎𝒂𝒏𝒂 𝒌𝒆𝒍𝒂𝒏𝒋𝒖𝒕𝒂𝒏 𝒌𝒂𝒔𝒖𝒔 𝒚𝒈 𝒃𝒊𝒌𝒊𝒏 𝑻𝒂𝒏𝒊𝒂 𝒉𝒓𝒔 𝒏𝒈𝒓𝒋𝒂𝒊𝒏 𝒖𝒍𝒏𝒈 𝒌𝒆𝒓𝒋𝒂𝒂𝒏 𝒏𝒚𝒂 𝒔𝒊𝒂𝒑𝒂 𝒐𝒓𝒂𝒏𝒈𝒏𝒚𝒂 𝒚𝒂 🤔🤔

2024-05-24

0

Kinan Rosa

Kinan Rosa

udah jangan egois kamu pak bos 😁
itu ada Tania yang mau merawat Dio

2022-02-26

1

lihat semua
Episodes
1 episode 1
2 episode 2
3 episode 3
4 episode 4
5 episode 5
6 episode 6
7 episode 7
8 episode 8
9 episode 9
10 episode 10
11 episode 11
12 episode 12
13 episode 13
14 episode 14
15 episode 15
16 episode 16
17 episode 17
18 episode 18
19 episode 19
20 episode 20
21 episode 21
22 episode 22
23 episode 23
24 episode 24
25 episode 25
26 episode 26
27 episode 27
28 episode 28
29 episode 29
30 episode 30
31 episode 31
32 episode 32
33 episode 33
34 episode 34
35 episode 35
36 episode 36
37 episode 37
38 episode 38
39 episode 39
40 episode 40
41 episode 41
42 episode 42
43 episode 43
44 episode 44
45 episode 45
46 episode 46
47 episode 47
48 episode 48
49 episode 49
50 episode 50
51 episode 51
52 episode 52
53 episode 53
54 episode 54
55 episode 55
56 episode 56
57 episode 57
58 episode 58
59 episode 59
60 episode 60
61 episode 61
62 episode 62
63 episode 63
64 episode 64
65 episode 65
66 episode 66
67 episode 67
68 episode 68
69 episode 69
70 episode 70
71 episode 71
72 episode 72
73 episode 73
74 episode 74
75 episode 75
76 episode 76
77 episode 77
78 episode 78
79 episode 79
80 episode 80
81 episode 81
82 episode 82
83 episode 83
84 episode 84
85 episode 85
86 episode 86
87 episode 87
88 episode 88
89 episode 89
90 episode 90
91 episode 91
92 episode 92
93 episode 93
94 extra part...
Episodes

Updated 94 Episodes

1
episode 1
2
episode 2
3
episode 3
4
episode 4
5
episode 5
6
episode 6
7
episode 7
8
episode 8
9
episode 9
10
episode 10
11
episode 11
12
episode 12
13
episode 13
14
episode 14
15
episode 15
16
episode 16
17
episode 17
18
episode 18
19
episode 19
20
episode 20
21
episode 21
22
episode 22
23
episode 23
24
episode 24
25
episode 25
26
episode 26
27
episode 27
28
episode 28
29
episode 29
30
episode 30
31
episode 31
32
episode 32
33
episode 33
34
episode 34
35
episode 35
36
episode 36
37
episode 37
38
episode 38
39
episode 39
40
episode 40
41
episode 41
42
episode 42
43
episode 43
44
episode 44
45
episode 45
46
episode 46
47
episode 47
48
episode 48
49
episode 49
50
episode 50
51
episode 51
52
episode 52
53
episode 53
54
episode 54
55
episode 55
56
episode 56
57
episode 57
58
episode 58
59
episode 59
60
episode 60
61
episode 61
62
episode 62
63
episode 63
64
episode 64
65
episode 65
66
episode 66
67
episode 67
68
episode 68
69
episode 69
70
episode 70
71
episode 71
72
episode 72
73
episode 73
74
episode 74
75
episode 75
76
episode 76
77
episode 77
78
episode 78
79
episode 79
80
episode 80
81
episode 81
82
episode 82
83
episode 83
84
episode 84
85
episode 85
86
episode 86
87
episode 87
88
episode 88
89
episode 89
90
episode 90
91
episode 91
92
episode 92
93
episode 93
94
extra part...

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!