episode 17

setelah kepergian omanya Dio, sekarang Tania sedang memeriksa isi kulkas semoga masih ada sisa makanan yang bisa dia olah untuk makan mereka berdua...

hari sudah mulai gelap sebentar lagi makan malam, dan ternyata isi kulkas tinggal sayur kangkung satu ikat, ayam potong dua, dan juga udang, Tania menghela nafas ternyata isi kulkasnya tidak bernyawa...

Tania menghampiri Dio yang sedang menonton kartun botak kembar, dengan satu toples keripik kentang dan Tania lalu duduk di samping Dio...

" Dio " panggil Tania

" iya tante " ucap Dio mata anak itu masih menatap kearah televisi...

" kamu alergi udang tidak " tanya Tania

" gak tante, aku cuma gak boleh makan mie aja " ucap Tania

" oh ok, jadi anak baik ya " ucap Tania yang ditanggapi anggukan kecil oleh Dio...

Tania pun bergegas kembali menuju dapur dan mulai mengelola bahan masakan menjadi makanan sederhana, cukuplah untuk dua orang...

selang beberapa menit akhirnya makanan yang di buat Tania selesai juga, Tania pun menata makanan di meja makan, meja makan Tania tidaklah besar hanya meja kaca bundar dan juga tiga kursi untuk duduk..

saat Tania selesai merapikan makanan terdengar suara bel apartemen berbunyi, Tania segera berjalan kearah pintu untuk membuka dan ternyata yang berada di depan pintu apartemennya adalah ayah dari bocah yang sedang duduk manis sambil menonton kartun botak kembar...

" eh, pak Derian sudah sampai aja " ucap Tania sambil tersenyum kikuk soalnya Derian dengan setelan jas mewahnya sedangkan dirinya hanya memakai baju rumahan dan juga celemek yang masih dia kenakan...

Derian hanya berdehem ketika Tania menanyakan, lalu berucap..

" mana Dio saya mau langsung pulang saja " ucap Derian

" ada di dalam bapak mau masuk dulu " ucap Tania

" tidak usah kamu panggil saja anak saya " ucap Derian

" baik sebentar saya panggilkan dulu " ucap Tania

Tania pun masuk kembali dan menghampiri Dio..

" Dio, papi kamu sudah datang " ucap Tania

" dimana tante " ucap Dio

" di luar katanya mau langsung pulang " ucap Tania

" yahh kan Dio belum maem tante, Dio lapel " ucap Dio sedih

" lain kali kan bisa " ucap Tania

" tapi kan lapelnya sekalang tante, papi nih kenapa cepat sekali sih datengnya " ucap Dio

Tania yang mendengar itu hanya menggelengkan kepalanya, lalu menuntun Dio menunju arah keluar, sedangkan Dio anak itu merengut kesal...

" ayo pulang " ucap Derian

" papi aku lapel " ucap Dio cemberut

" iya ayo kita sekalian makan sebelum pulang " ucap Derian

" gak mau makan di lual " ucap Dio

" terus " ucap Derian

" disini, tante baik udah masak tadi, iya kan tante " ucap Dio sambil menatap Tania

Tania yang mendapat pertanyaan hanya menganggukkan kepalanya dan tersenyum...

" sebaiknya makan dulu pak kasian Dio sudah lapar " ucap Tania

" tidak merepotkan " tanya Derian

" tidak sama sekali cuma makanannya seadanya pak " ucap Tania

" kalo begitu maaf saya sama anak saya merepotkan " ucap Derian

" tidak masalah silahkan masuk " ucap Tania

Tania pun masuk terlebih dahulu dengan menggandeng tangan Dio, berjalan menuju meja makan sedangkan Derian dia harus membuka sepatunya terlebih dahulu dan memakai sendal rumahan yang sudah tersedia walaupun sendalnya kekecilan...

saat Derian masuk ke dalam apartemen Tania, yang Derian rasakan yang pertama hangat dan yang kedua rapih, mungkin karena penghuninya perempuan jadi keadaan apartemen ini terlihat bersih dan rapih...

apartemen Tania tak sebesar apartemen milik dirinya yang berada di kawasan elit, walaupun apartemen Tania sangat sederhana tapi ini terasa kita pulang ke rumah sendiri...

Derian pun berjalan menuju dapur yang dimana anak dan gadis itu sudah terlebih dahulu berjalan kesana, tepat saat dirinya sampai anaknya sudah duduk manis di kursi meja makan...

" papi ayo makan tante udah masak banyak " ucap Dio

" bilang apa sama tante " ucap Derian

" makasih tante hali ini Dio seneng banget " ucap Dio

" sama-sama, bentar ya pak saya ambilkan piring lagi " ucap Tania

Derian hanya memberi jawaban dengan deheman tidak ada kata yang dia ucapkan karena baru sekarang dia dekat dengan seseorang apalagi perempuan...

Tania datang dengan satu piring dan sepasang sendok dan garpu dan juga satu gelas yang sudah berisi air putih untuk Derian...

" silahkan pak " ucap Tania

" terima kasih " ucap Derian

Tania hanya tersenyum dan mengangguk dan mengambil piring kosong Dio lalu mengisi piring bocah mengemaskan itu...

" Dio mau sama apa " tanya Tania

" sama sayur hijau dan udang tepung tante " ucap Dio

Tania pun segera mengambil lauk pauk untuk Dio lalu setelahnya memberikannya, bocah kecil itu langsung memakan makanannya...

sedangkan Derian sedari tadi melihat interaksi antara anaknya dan gadis itu dengan seksama..

Tania pun langsung mengisi piring untuk dirinya sendiri dengan lauk yang sama dengan Dio, setelah itu dia berdoa dan baru saja mau memasukan nasi kedalam mulutnya Tania melirik ke arah Derian yang sedari tadi diam saja...

" bapak kok tidak makan, makanannya gak berselera ya pak maaf di sini cuma ini saja pak belum ada bahan masakan yang lain " ucap Tania

" bukan seperti itu tapi boleh tidak kamu ambilkan saya makanan juga " ucap Derian

Tania yang memdengar itu sedikit terkejut atas permintaan bossnya, suasana sekarang tuh seperti keluarga kecil yang bahagia sedang makan bersama...

" oh iya " ucap Tania gugup

Tania pun mengambil nasi dan lauk pauk sekarang hanya tersisa tumis kangkung dan juga ayam goreng, karena udang sudah habis oleh Dio, lalu menyerahkan makanan itu ke Derian...

" terima kasih " ucap Derian

" sama-sama " ucap Tania

mereka pun makan bersama walaupun lauknya sederhana Derian merasakan kalo makanan ini sangat enak, ini baru pertama kali Derian makan sayur hijau yang di sebutkan oleh anaknya tadi...

bukannya menyadari tapi Derian memakan makanannya dengan lahap sampai-sampai dia menambah, dan ya makanan itu habis tidak tersisa dan juga nasi...

Tania yang melihat itu hanya menggelengkan kepalanya, bossnya ini seperti tidak makan setahun rakus sekali...

suara sendawa yang keluar dari mulut Dio dan Derian membuat kedua laki-laki beda generasi itu hanya tertawa, sedangkan Tania yang sibuk mencuci bekas makanan mereka hanya terkekeh kecil ada-ada aja kelakuan dua orang itu, bukannya ngucapin Alhamdulillah malah tertawa...

setelah acara makan Derian pamit karena hari sudah malam, tidak baik untuk kesehatan Dio dan juga Derian merasa tidak enak sama gadis itu pasti lelah karena seharian itu dia harus menemani anak dan ibunya...

" terima kasih atas makan malamnya saya pamit dulu " ucap Derian

" sama-sama pak hati-hati dijalan " ucap Tania

" iya, Dio bilang apa sama tante Tania " ucap Derian

" makasih tante baik sudah kasih Dio makan " ucap Dio dengan seulas senyuman manis dari bibirnya...

" sama-sama Dio jangan lupa gosok gigi sebelum tidur " ucap Tania

" siap komandan " ucap Dio

" saya pamit assalamualaikum " ucap Derian

" walaikumsalam " ucap Tania

Derian pun berjalan menuju lift, Tania hanya mengantar Derian dan Dio sampai pintu lift setelah pintu lift terbuka Derian dan Dio masuk Derian hanya menatap kearah gadis yang berada di seberang, sedangkan Dio bocah kecil itu melambaikan tangannya yang di balas oleh Tania...

pintu lift tertutup Tania menghela nafas panjang, hari ini sangat melelahkan dia ingin segera beristirahat besok dia harus kerja dan meninjau pekerjaannya...

thanks jangan lupa like and komen jangan lupa juga tambahin ke favorit 😇😇

happy reading guys 😉😉

Terpopuler

Comments

Ayachi

Ayachi

kek ya authornya lupa deh, kan si Tania alergi udang Thorr... masa dia makan lauk yg sama dengan Dio

2024-06-01

2

Wulan Octaviana

Wulan Octaviana

tania kan alergi udang.. kok ada stock udang di kulkas nya ixixiixix

2024-05-30

0

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

𝒃𝒌𝒏 𝒏𝒚𝒂 𝑻𝒂𝒏𝒊𝒂 𝒅𝒂𝒉 𝒕𝒉 𝒚𝒂 𝒌𝒍 𝑫𝒊𝒐 𝒈𝒂𝒌 𝒂𝒍𝒆𝒓𝒈𝒊 𝒖𝒅𝒂𝒏𝒈 𝒎𝒂𝒍𝒂𝒉𝒂𝒏 𝑻𝒂𝒏𝒊𝒂 𝒌𝒂𝒏 𝒚𝒈 𝒂𝒍𝒆𝒓𝒈𝒊 𝒖𝒅𝒂𝒏𝒈

2024-05-24

1

lihat semua
Episodes
1 episode 1
2 episode 2
3 episode 3
4 episode 4
5 episode 5
6 episode 6
7 episode 7
8 episode 8
9 episode 9
10 episode 10
11 episode 11
12 episode 12
13 episode 13
14 episode 14
15 episode 15
16 episode 16
17 episode 17
18 episode 18
19 episode 19
20 episode 20
21 episode 21
22 episode 22
23 episode 23
24 episode 24
25 episode 25
26 episode 26
27 episode 27
28 episode 28
29 episode 29
30 episode 30
31 episode 31
32 episode 32
33 episode 33
34 episode 34
35 episode 35
36 episode 36
37 episode 37
38 episode 38
39 episode 39
40 episode 40
41 episode 41
42 episode 42
43 episode 43
44 episode 44
45 episode 45
46 episode 46
47 episode 47
48 episode 48
49 episode 49
50 episode 50
51 episode 51
52 episode 52
53 episode 53
54 episode 54
55 episode 55
56 episode 56
57 episode 57
58 episode 58
59 episode 59
60 episode 60
61 episode 61
62 episode 62
63 episode 63
64 episode 64
65 episode 65
66 episode 66
67 episode 67
68 episode 68
69 episode 69
70 episode 70
71 episode 71
72 episode 72
73 episode 73
74 episode 74
75 episode 75
76 episode 76
77 episode 77
78 episode 78
79 episode 79
80 episode 80
81 episode 81
82 episode 82
83 episode 83
84 episode 84
85 episode 85
86 episode 86
87 episode 87
88 episode 88
89 episode 89
90 episode 90
91 episode 91
92 episode 92
93 episode 93
94 extra part...
Episodes

Updated 94 Episodes

1
episode 1
2
episode 2
3
episode 3
4
episode 4
5
episode 5
6
episode 6
7
episode 7
8
episode 8
9
episode 9
10
episode 10
11
episode 11
12
episode 12
13
episode 13
14
episode 14
15
episode 15
16
episode 16
17
episode 17
18
episode 18
19
episode 19
20
episode 20
21
episode 21
22
episode 22
23
episode 23
24
episode 24
25
episode 25
26
episode 26
27
episode 27
28
episode 28
29
episode 29
30
episode 30
31
episode 31
32
episode 32
33
episode 33
34
episode 34
35
episode 35
36
episode 36
37
episode 37
38
episode 38
39
episode 39
40
episode 40
41
episode 41
42
episode 42
43
episode 43
44
episode 44
45
episode 45
46
episode 46
47
episode 47
48
episode 48
49
episode 49
50
episode 50
51
episode 51
52
episode 52
53
episode 53
54
episode 54
55
episode 55
56
episode 56
57
episode 57
58
episode 58
59
episode 59
60
episode 60
61
episode 61
62
episode 62
63
episode 63
64
episode 64
65
episode 65
66
episode 66
67
episode 67
68
episode 68
69
episode 69
70
episode 70
71
episode 71
72
episode 72
73
episode 73
74
episode 74
75
episode 75
76
episode 76
77
episode 77
78
episode 78
79
episode 79
80
episode 80
81
episode 81
82
episode 82
83
episode 83
84
episode 84
85
episode 85
86
episode 86
87
episode 87
88
episode 88
89
episode 89
90
episode 90
91
episode 91
92
episode 92
93
episode 93
94
extra part...

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!