Setelah kejadian di taman dan berakhir di kantor polisi membuat Tania sangat kesal dia tidak terima perbuatan baiknya dianggap salah oleh seseorang apalagi sampai di tuduh sebagai penculik dia sangat tak terima..
" ahhh sial banget gue hari ini " ucap Tania
Tania pun membersihkan dirinya dia ingin berendam merilekskan dirinya..
setengah jam dia baru beres berendam karena ketiduran saat berendam saking nyamannya..
hari sudah mulai gelap Tania pun memutuskan untuk memasak makanan sederhana walaupun apartment nya tak besar tapi itu cukup buat ditinggali oleh satu orang setelah selesai masak dirinya makan sambil menonton drama kesukaannya..
besok dirinya harus bekerja ekstra karena dua bulan lagi pemilik perusahaan akan meninjau anak perusahaannya yang tak lain adalah tempat Tania bekerja hari-hari berat akan Tania jalani dia harus punya ekstra tenaga karena bekerja jadi pemimpin tim produksi dia harus lebih cermat meninjau anak buahnya kinerja Tania tak usah di ragukan lagi selain cantik dia juga cekatan dan pintar..
waktu sudah sangat larut Tania pun memutuskan untuk beristirahat karena badannya sudah sangat lelah..
Derian yang sedari tadi membujuk anaknya untuk segera tidur karena hari sudah malam dan anaknya malah masih asik dengan mainanya dan paling parah nya lagi anaknya selalu merengek setelah pulang dari kantor polisi karena ingin bertemu dengan Tania Dio yang kecil sangat menyukai Tania yang cantik lebih lagi Tania sangat baik karena sudah mau membelikan es cream kesukaannya..
" papi kapan aku ketemu lagi sama tante yang tadi " tanya Dio polos
" sayang papi gak tau kenapa kamu sedari tadi nanyain terus tante yang tadi kamu tidak mengenalnya sayang " ucap Derian lembut
" emangnya papi gak tau juga sama tante yang baik hati itu " ucap Dio
" gak sayang papi gak tau papi baru bertemu dengan tante itu tadi " ucap Derian
" oh saat papi tuduh tante baik itu menculik aku " ucap Dio polos
Derian yang merasa tersindir akan ucapan polos dari anaknya menjadi sangat bersalah terhadap wanita yang di tuduh olehnya ingin menculik anaknya..
" udah jangan di bahas lagi mending sekarang kamu tidur udah malam besok kamu udah mulai sekolah " ucap Derian
" iya papi tapi bacain dongeng buat Dio " ucap Dio
" iya ayo papi dongengin " ucap Derian
Derian pun menggendong anaknya dan keluar dari ruang bermain dan berjalan menuju kamar milik Dio kamar khas anak laki-laki yang bertema robot dan banyak sekali koleksi mainan robot berbagai versi..
" nah sekarang gosok gigi dulu terus cuci muka, cuci tangan, dan cuci kaki biar bersih dan kuman gak bakalan nempel " ucap Derian
Derian pun membingbing anaknya untuk membersihkan diri dia akan selalu menerapkan kebersihan sejak dini agar kelak Dio akan menjadi laki-laki yang selalu menjaga kebersihan..
setelah beres membersihkan diri Derian menidurkan anaknya dan membacakan dongeng untuk putranya hidup berdua membuat dirinya sangat kesepian apalagi anaknya sedari lahir dia tidak merasakan apa itu kasih sayang seorang ibu selain dari neneknya yaitu ibu dari Derian sendiri dia tidak berminat untuk mencari pengganti almarhum istrinya karena dia masih mencintainya..
setelah menidurkan anaknya Derian pun berjalan menuju kamarnya kamar yang dulu dia tempati dengan almarhum istrinya itu banyak sekali kenangan membuat dirinya amat sangat kesepian saat istrinya meninggalkannya untuk selamanya tawa bahagia istrinya masih melekat dibenaknya Derian sebenarnya dia sungguh tidak kuat karena sebagian belahan jiwanya sudah pergi meninggalkannya kalo tidak ada anaknya mungkin Derian memutuskan untuk mengakhiri hidupnya..
pagi hari..
matahari sudah bersinar malam sudah berganti siang sinar matahari menyelusup disela-sela gorden menyilaukan seseorang yang masih setia tidur dibawah selimut tebalnya siapa lagi kalo bukan gadis cantik yang bernama Tania Dewina..
Tania pun berangsur bangun dari tidurnya dia melihat jam yang berada di atas nakas samping tempat tidurnya jam sudah menunjukan pukul enam lebih berarti dia terlambat bangun..
" aahhh sial kesiangan lagi " gumam Tania sambil beranjak dari ranjangnya dan masuk kedalam kamar mandi..
rutinitas mandinya hanya butuh waktu lima belas menit dengan buru-buru Tania langsung memakai pakaian khas kantor sesekali Tania selalu pakai rok span dan sesekali juga pakai celana kain sederhana tapi membuat dirinya sangat cantik..
Tania terlahir dari keluarga sederhana tempat lahirnya di daerah kota istimewa Yogyakarta dia merantau ke ibu kota mengadu nasib semoga kehidupannya akan berubah dan dewi fortuna sangat mendungkung dia bekerja di salah satu perusahaan proverti terbesar se asia walaupun hanya bekerja di anak cabang tapi gajinya cukup besar sehingga Tania dapat membeli satu units apartment walaupun bukan dikawasan elite tapi Tania sangat bersyukur dan juga dia sudah memiliki satu units mobil sederhana dan tentu saja bisa membiayayai hidup kedua orang tuanya..
thanks jangan lupa like and komen jangan lupa juga tambahin ke favorite 😍😍
Happy reading guys 😘😘
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 94 Episodes
Comments
niktut ugis
derian terlalu sempit pola fikirnya, andai tak pny anak & pasangan sdah tak ada kamu msh pny orang tua yg lebih dulu pendamping hidup kamu
2024-07-21
0
Sulaiman Efendy
HNY ORG LEMAH IMAN, KURANG IMAN DN FAHAM AGAMA YG LAKUKAN BUNUH DIRI ..
2024-06-21
1
Indah Islamiyah
Ceritanya cukup menarik. Hanya saja perlu memperhatikan dimana seharusnya meletakkan tanda baca dengan benar. Dimana tidak saya temui koma ataupun titik sebagai tanda baca untuk jedah atau pengakhir kalimat.
2024-06-12
6