pagi-pagi sekali Tania sudah bangun dan juga rapi, tadi subuh Derian memberitahu kembali kalo dirinya akan meninjau pekerjaan lain, jadi mau tidak mau dia harus pagi-pagi buta kesana...
tidak banyak yang di bawa Tania hanya tas selempang, yang isinya keperluannya dan juga handphone miliknya, Tania pun berangkat meninggalkan apartemen menuju apartemen milik Derian cukup jauh jaraknya...
setengah jam kemudian Tania sampai disana, basmen apartemennya saja sangat mewah pantes di sebut salah satu apartemen elit, dan Tania baru tahu kalo di kota ini ada apartemen milik DD Company, yang Tania tau kalo apartemen elit milik DD Company kebanyakan di kota-kota besar...
Tania pun berjalan kearah lift yang berada di sana, lalu menekan tombol menuju lantai atas tepatnya unit apartemen Derian, satu kata buat gedung ini adalah Fantastis...
Tania pun sampai di lantai unit apartemen Derian, lalu mencari nomor unitnya ternyata pintu kedua dari lift, Tania pun menekan bel dan tak lama terlihat wajah tampan bossnya yang sudah rapih dengan setelan jas mahalnya...
" pagi pak " ucap Tania saat melihat Derian
" pagi juga, silahkan masuk " ucap Derian
" makasih pak " ucap Tania
Tania pun masuk ke dalam apartemen Derian benar dugaannya bukan hanya yang di luar terlihat WoW ternyata dalamnya juga, membuat jiwa miskuin Tania bergejolak..
" duduk dulu, Dio masih tidur " ucap Derian
" makasih pak " ucap Tania sambil duduk di salah satu sofa yang ada di sana...
Tania berfikir ini apartemen apa kenapa luas sekali, banyak barang-barang yang mahal setau Tania bossnya ini tidak tinggal di kota ini disini hanya sementara tapi bisa punya apartemen semewah ini...
Tania jadi berfikir kembali berapa banyak apartemen yang dimiliki bossnya ini, dan juga sekaya apa dia sampai-sampai bisa memiliki salah satu unit apartemen yang di naungi DD company...
" saya harus segera pergi tolong jaga anak saya " ucap Derian
" kegiatan apa saja yang selalu di lakukan pak " ucap Tania
" pagi Dio harus mandi sekaligus sarapan jangan sampai tidak, siangnya makan siang dan juga makan buah tidak lupa tidur siang juga, sore harinya Dio tidak terlalu meminta makanan cuma suka meminta di temani main saja dan malam... oh mungkin tidak sampai malam sore juga saya pulang " ucap Derian
" oh baik pak " ucap Derian
" kalo mau keluar tolong jangan jauh-jauh disini ada taman buat jalan-jalan sore, kalo buat password masuk ke apartemen gunakan sidik jari Dio saja paham kan Tania " ucap Derian
" paham pak " ucap Tania
" saya pamit dulu " ucap Derian
" iya hati-hati di jalannya pak " ucap Tania yang ditanggapi anggukan oleh Derian...
setelah kepergian Derian, Tania hanya duduk sambil menonton televisi untungnya saja sudah ada Netflix yang tersedia, Tania pun mencari film yang bagus banyak drama yang keluar, salah satunya produksian Korea Tania pun menonton serial drama korea yang disana ada adegan dimana penghuni apartemen menjadi Zombie, Tania jadi parno dia kan lagi di apartemen gimana kalo disini ada zombie...
decitan suara pintu terbuka membuat Tania kaget saat melihat Tania langsung berteriak bukan hanya Tania tapi sosok kecil yang masih mengucek matanya juga ikutan berteriak...
" Aaaaaaaa " teriak Tania
" Aaaaaaaa " teriak Dio
mereka setelah saling berteriak sama-sama diam dan menghela nafas panjang, jantung berdegup kencang karena kaget...
" Dio " panggil Tania
" loh kok tante baik ada disini, papi mana " ucap Dio sambil melirik kearah kanan dan kiri mencari papinya...
" sini duduk " ucap Tania Dio pun berjalan menghampiri Tania lalu duduk di sebelah Tania...
" papi kamu tadi harus berangkat pagi-pagi sekali untuk kerja " ucap Tania
" kelja... telus tadi tante kenapa teliak Dio jadi kaget " ucap Dio
" maaf ya tante kebawa suasana " ucap Tania
" habis nonton " tanya Dio sambil menunjuk kearah televisi..
" iya sayang, ya sudah sekarang Dio mandi dulu nanti tante siapkan sarapan " ucap Tania
" siap tante " ucap Dio senang
Tania pun membawa Dio masuk ke dalam kamar ternyata disana adalah kamar khusus untuk Dio, karena banyak sekali barang-barang yang berhubungan dengan anak kecil...
setelah mandi dan berpakaian Tania dan Dio pun berjalan kearah dapur, ternyata hanya ada roti saja karena saat Tania membuka kulkas milik Derian penghuninya tidak ada hanya ada satu air mineral...
" Dio,, makan roti panggang dulu gak apa-apa " tanya Tania
" gak apa-apa tante Dio sudah biasa papi kan gak bisa masak " ucap Dio
" pantes,, sebentar ya tante panggang dulu rotinya " ucap Tania
bocah kecil itu hanya menganggukkan kepalanya sambil anteng duduk di meja makan, sesekali Tania melirik kearah Dio yang anteng, kalem sekali anak itu...
" ini " ucap Tania sambil memberikan dua potong roti bakar ke hadapan Dio...
" makasih tante " ucap Dio senang
" sama-sama sayang setelah ini kita belanja makanan yuk nanti tante masakin makanan yang enak Dio mau " tanya Tania
" mau tante Dio mau maem sop " ucap Dio
" siap habiskan dulu rotinya " ucap Tania
" selama ini Dio sama papi makannya siapa yang masak " tanya Tania
" papi suka pesen, telus kalo di lumah ada bibi Ani yang masakin " ucap Dio polos
ya ampun Tania pengen nangis aja jadi selama disini ini anak dua beda generasi makan makanan luar, jadi yang kemarin Tania masak seadanya itu jadi makanan rumah perdana mereka disini...
" tante Dio udah selesi " ucap Dio
" duh pinter banget " ucap Tania sambil mengelus rambut lembut milik Dio dan anak itu hanya tersenyum...
Tania pun membereskan bekas makan Dio, lalu menggandeng anak itu untuk keluar, hari ini dia akan belanja kebutuhan dapur masa apartemen mewah tapi isi kulkasnya kosong malu-maluin...
untung di dekat apartemen Derian ada supermarket jadi Tania tidak harus pergi terlalu jauh hanya perlu berjalan kaki saja sudah sampai...
setelah sampai di supermarket Tania pun mengambil troli dan memasukan Dio kesana agar bisa duduk dan dirinya mendorong...
pertama Tania pergi ke stand daging, dia mengambil daging ayam dan juga sapi, lalu yang kedua dia ke stand sayuran banyak sayuran yang dia ambil salah satunya bahan untuk membuat sup, tadi Dio ingin makan sup lalu pergi ke stand-stand lainnya dan yang terakhir Tania berhenti di tempat es krim, kalo soal es krim Tania selalu mengingat dimana dia bermasalah bersama ayah dari anak yang duduk anteng di dalam troli...
" makan es krimnya satu aja ya kan Dio mau makan sup " ucap Tania
" iya tante " ucap Dio
Tania pun mengambil satu es krim yang rasa coklat lalu pergi ke arah kasir untuk membayar belanjaannya, lalu setelah membayar Tania pun pergi dengan membawa satu kantung besar belanjaannya dan juga tangan satunya untuk menggandeng Dio...
thanks jangan lupa like and komen jangan lupa juga tambahin ke favorit 😇😇
happy reading guys 😉😉
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 94 Episodes
Comments
Sulaiman Efendy
SAMPE SAAT INI BLM ADA TOKOH PELAKOR & PEBINOR YG MNCUL..
2024-06-21
0
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝑫𝒊𝒐 𝒕𝒂𝒎𝒃𝒂𝒉 𝒍𝒆𝒏𝒈𝒌𝒆𝒕 𝒏𝒊𝒉 𝒔𝒂𝒎𝒂 𝑻𝒂𝒏𝒊𝒂
2024-05-24
1
fandha
sekedar masukan thor..tlg dibiasa kan tokoh2 cerita nya kalo masuk rmh mengucap salam mksh
2023-01-03
0