🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
Hujan yang baru saja selesai memakai gaun pengantin nya tersipu malu saat melihat dirinya sendiri di sebuah cermin besar, apalagi saat mertuanya juga memandang takjub akan kecantikannya yang begitu alami dan natural.
"Gimana, udah siap belum?" tanya Melisa saat memasuki ruang ganti dan make-up acara resepsi pernikahan Air dan Hujan yang akan berlangsung kurang lebih tiga puluh menit lagi.
"Sudah, Nyonya" jawab MUA yang bertugas merias Hujan sang menantu baru Rahardian.
"Sempurna sayang, kamu benar-benar cantik luar biasa" bisik Melisa penuh haru.
"Kami tunggu di luar ya" Ucapnya lagi sebelum meninggal kan ruangan tersebut.
Hampir satu Minggu ini, Melisa adalah orang paling sibuk menyiapkan segala sesuatunya.
Sikap yang wajar bagi seorang Ibu saat sang anak sedang melangsungkan hari bahagianya. Saking sibuknya bahkan Reza terus mengeluh kesal karna
KHUMAIRAHnya akan beralasan lelah saat ia ingin berpatroli di hutan belantara milik istri tercintanya.
.
.
Semua keluarga inti sudah berkumpul di ballroom Hotel hanya tinggal menuggu pasangan pengantin keluar dari ruang make-up.
Air menggandeng Hujan menuju pelaminan yang sudah di dekor seindah dan secantik mungkin.
Sungguh ini adalah pesta pernikahan termewah yang tak mungkin terlupakan.
"Lo harus tahan berdiri sampe malem" bisik Air pada sang istri yang terlihat begitu cantik dengan gaun putihnya.
"Emang banyak banget tamunya?" tanya Hujan.
"Banyak lah, Temen-temen dari TK gue undang semua"
" Serius Lo?" tanya Hujan tak percaya.
"Iya, biar gue Balik modal, Hahaha" Kekeh pemuda itu yang langsung mendapat cubitan panas di perutnya.
"Sakit, Woy!" Cetus Air sambil mengusap perutnya yang terasa panas.
"Jangan galak galak apa, Jan!" pintanya dengan wajah menyedihkan membuat Hujan merasa gemas pada suami Cengengnya itu.
.
.
.
Pasangan pengantin kini sudah berdiri di singgasana bersama dengan kedua orang tua mereka, tapi tidak dengan Hujan, gadis itu di dampingi oleh Bunda dan kerabat lainnya.
"Berasa mimpi" gumam Hujan, berkali-kali gadis itu memejamkan mata dan membukanya kembali karna takut jika ini hanya khayalannya semata tapi sialnya ini justru benar-benar kenyataan.
"Kalo laper bilang ya, jangan sampe pingsan" pesan Air dengan tangan masih saling menggenggam.
"Emang kenapa kalo gue pingsan?" tanya Hujan.
"Ya kali Lo pingsan pake baju begini gue kan ntar ribet gendongnya, Lo mau gue seret?" Timpal Air.
PLAAAAAAKKKK
Pemuda itu lagi-lagi menjadi korban pukulan sang istri.
"Udah gue bilang jangan galak-galak!" sentak Air, kali ini ia mengomel sambil mengusap lengannya.
"Baru sehari jadi istri jangan sampe Lo gue laporin ke polisi atas kasus KDRT sama suami ganteng Lo ini!" sentaknya kesal.
"Mulut Lo gak ada akhlak" sahut Hujan.
"Tapi tetep ganteng kan?" kekehnya lalu mencium pipi kiri Hujan yang sedari tadi seakan menggodanya untuk di sentuh.
Keributan kecil dan selisih paham sudah biasa terjadi diantara mereka, Air yang selalu kesal dengan sikap cuek Hujan sering kali terpancing emosinya untuk mengomel tapi anehnya sikap Air tak pernah membuat Hujan marah atau kesal, ia justru selalu ingin terus menggoda bayi Buaya Cengengnya itu.
"Kalo nanti tamunya cowok, jangan salaman ya" pesan Air pada sang istri
"Emang kenapa?, kan cuma salaman aja" kata Hujan.
"Gak boleh, sejak kemarin Lo kan udah jadi Hak milik gue" tegasnya tak ingin di bantah.
"Cih, segitunya!" cibir Hujan.
"Berarti lo juga kalo tamunya cewek gak usah salaman! biar kita impas" balas Hujan tak mau kalah.
"Yee..... gak bisa gitu lah! sama cewek tuh harus sopan, gak boleh dicuekin nanti mubazir jatohnya dosa" sahut Air.
Hujan yang mendengar jawaban dari suaminya itupun langsung membulatkan kedua matanya sambil bersiap mendaratkan pukulan lagi ke tubuh pemuda itu.
"Hayo... mau apa Lo?" tanya Air yang sudah menggeser duduknya.
"Aw..." pekiknya saat lengannya kembali menjadi sasaran..
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Sekali lagi berani mukul gue..
Gue cium Lo tanpa ampun!!!
💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕
Kalian tuh bisa Akur gak sih 😭😭😭
Berantem mulu tapi ntar cium cium lagi..
kan gue sirik 🤭🤭🤭🤭
Like komen nya yuk ramai kan..
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 423 Episodes
Comments
Lulu embul
Sakit perut sumpah bacanya 😅😅😅
2024-03-14
1
Lulu embul
Ga mau kalah si kakak, emang modus dia 🤣🤣🤣
2024-03-14
0
Lulu embul
Udah hak paten ya kak 🤭😂😂
2024-03-14
0