Hari-hari berlalu. Yi Yun, Yan Chenyu dan Huan Caiyi hanya berkultivasi di penginapan menunggu hari perekrutan murid baru sekte.
Kultivasi Yi Yun tetap berada di tingkat Pemurnian Qi tahap pertama. Yan Chenyu juga menembus dan Huan Caiyi memiliki kultivasi yang sama juga.
Lalu hari untuk perekrutan murid baru sekte telah tiba. Mereka tau informasi itu ketika kota Batu Putih menjadi lebih ramai dari biasanya.
Saat ini, Yi Yun, Yan Chenyu dan Huan Caiyi keluar dari penginapan. Mereka langsung menuju tempat perekrutan diselenggarakan.
“Apakah hanya bakat saja yang di tentukan untuk memasuki sekte?” Tanya Yi Yun dalam perjalanan.
“Tidak. Walau pun bakat adalah yang nomor satu, beberapa individu akan di rekrut menjadi murid sekte jika memiliki kecerdasan dan kemampuan bertarung yang tinggi.” Jawab Yan Chenyu.
Yi Yun paham seketika. Namun, akan jarang sekte akan merekrut murid baru yang hanya mengandalkan kemampuan tempur. Mereka akan memprioritaskan bakat terlebih dahulu.
Sebab, jika bakat tinggi, otomatis kultivasi mereka juga akan cepat meningkat. Setinggi apa pun kemampuan tempur individu, mereka tetap akan kalah karena perbedaan tingkat kultivasi.
Dari itu, Yi Yun mengerti bahwa ia tidak akan di rekrut kecuali ada sekte yang tertarik padanya. Namun, ia merasa tidak masalah sama sekali karena ia memang berencana tidak ikut masuk ke sekte sementara waktu.
“Bagaimana denganmu Caiyi? Apakah kau tertarik bergabung dengan sekte?” Tanya Yan Chenyu.
“Jika kalian masuk ke dalam sekte, aku akan ikut.” Jawab Huan Caiyi.
Yi Yun terkekeh mendengarnya. Dalam waktu 8 hari, Huan Caiyi terlihat sudah sangat terlihat akan mengikuti dia dan Yan Chenyu kemana pun mereka pergi. Itulah alasan mengapa Yi Yun memperlakukan Huan Caiyi seperti adik pada umumnya.
“Sepertinya orang-orang sudah sangat ramai di sana.” Yi Yun berkata sambil melihat ke arah kerumunan.
Tempat yang mereka datangi adalah pinggiran kota Batu Putih. Di sana terlihat banyak anak berusia 10-17 tahun yang terlihat.
Terlihat ada empat belas individu di kejauhan yang yang sedang melihat ke arah kerumunan. Mereka semua memiliki pakaian yang berbeda-beda. Tidak jauh dari empat belas individu yang berdiri menatap kerumunan, ada empat belas individu yang terlihat beberapa dari mereka mendekati usai tua.
Melihat semua individu tersebut, Yi Yun membuat spekulasi bahwa mereka mungkin seorang Tetua dari sekte masing-masing.
“Permisi, apa saja syarat untuk memasuki sekte?” Tanya Yi Yun pada individu di depannya.
Individu di depan Yi Yun adalah seoang anak berusia sekitar 14 tahun. Ia menoleh ke belakang dan menatap Yi Yun lalu menjawab. “Tes di bagi menjadi dua gelombang. Tes gelombang pertama, mereka hanya akan memeriksa bakat individu dari segi bakat. Yaitu, jumlah pintu mendalam yang di buka dan kualitas Vena mendalam seorang individu.”
“Tes gelombang kedua adalah merekrut murid dari pertandingan. Namun, perekrutan itu bukan karena seorang individu menang. Tapi, itu dipilih oleh para Tetua dari sekte tersebut.”
Mendengar itu, Yi Yun, Yan Chenyu dan Huan Caiyi mengerut.
Yan Chenyu gugup karena menurutnya dirinya tidak berbakat. Karena itu, mungkin dia akan berpisah dengan Yi Yun.
“Terima kasih atas informasinya.” Ucap Yi Yun. Pria muda di depannya langsung mengangguk dan mengikuti antrian lagi.
“Yun'er, apakah kita memang harus mengikuti tes masuk ke dalam sekte?” Tanya Yan Chenyu gugup.
“Apakah kau berubah pikiran?” Tanya Yi Yun aneh.
“Bukan seperti itu. Aku takut bakatku tidak mencukupi untuk masuk ke dalam sekte.” Jawab Yan Chenyu yang membuat wajah Yi Yun bergerak-gerak.
Melihat wajah Yi Yun yang terlihat aneh, Yan Chenyu merasa bingung. “Ada apa Yun'er?”
“Kau adalah yang paling berbakat diantara kita.” Yi Yun berkata sambil mendesah.
“Dari mana kau tau”" Tanya Yan Chenyu.
“Aku tidak bisa memberitahumu. Yang pasti, semua sekte akan mencoba membawamu ke sekte mereka dan menawarkan apa saja,” ujar Yi Yun.
Yan Chenyu dan Huan Caiyi terkejut mendengar pernyataan Yi Yun.
Orang-orang di sekitar Yi Yun juga melihat ke arah Yan Chenyu. Mereka semua mencemooh karena Yi Yun membuat pernyataan seperti itu.
**
Di kejauhan, seseorang yang sedang menatap tempat pendaftaran mengeluarkan niat membunuh. Dia adalah Rong Chen yang mengejar Yi Yun. “Ternyata benar bahwa kau datang ke sini. Aku akan menangkapmu bahkan jika kau masuk ke dalam sekte tertentu.”
**
Di sisi Yi Yun, suara seorang anak terdengar.
“Sadarlah pecundang! Apa kau pikir semua sekte semudah itu membawa seseorang? Kalian terlalu menganggap diri kalian adalah jenius yang muncul 1.000 tahun sekali.” Seorang anak tampan dengan pakaian mewah berusia 12 tahun mencemoh Yi Yun karena berkata seperti itu.
Yan Chenyu marah seketika karena Yi Yun di hina. Begitu juga dengan Huan Caiyi. Mereka berdua menganggap bakat Yi Yun adalah yang tertinggi diantara mereka bertiga.
Yan Chenyu dan Huan Caiyi ingin memaki anak tersebut tapi di tahan oleh Yi Yun.
“Apa kau berani bertaruh?” Tanya Yi Yun sambil tersenyum.
“Ho? Baik rakyat jelata. Taruhan apa yang kau inginkan!” Ucap anak tersebut.
Yi Yun mengeluarkan beberapa kantung yang berisi koin emas. Ini adalah koin emas milik Huan Caiyi dan rekannya sebelumnya yang di bunuh olehnya.
“Ayo kita bertaruh, jika apa yang aku katakan benar, kau harus membayar dengan jumlah koin emas ini. Jumlah koin emas di dalam sini adalah 2.200 koin emas.” Yi Yun berkata dengan wajah tersenyum.
“Hmp! Baik, aku akan mengambil semua koin emas milikmu, pecundang! Ingat, nama orang yang lebih berbakat dari kalian adalah Jun Moxie.” Dengus Jun Moxie. Ia langsung melambaikan tangannya dan dari jauh pelayan datang menghampirinya.
Semua orang di sana terkejut mendengar nama Jun Moxie. Sebab, klan Jun adalah salah satu klan besar yang terletak tidak jauh dari kota Batu Putih. Dan Jun Moxie adalah tuan muda tunggal klan Jun.
Jun Moxie sengaja mengikuti perekrutan massal karena ingin orang-orang tau tentang bakatnya.
“Ada apa tuan muda?” Tanya seorang pelayan yang mendekat ke arah barisan.
“Keluarkan 10.000 koin emas.” Perintah Jun Moxie.
Pelayan buru-buru mengeluarkan kantung koin yang besar dengan isi 10.000 koin emas.
“Jika kau memenangkan taruhan, aku akan memberi semua koin emas ini. Namun, jika kau kalah, kedua wanitamu akan menjadi budakku.” Jun Moxie menyeringai karena ingin membuat Yan Chenyu dan Huan Caiyi menjadi koleksi budak.
Yan Chenyu dan Huan Caiyi ingin langsung merobek Jun Moxie di tempat.
“Maaf, aku tidak mau membuat mereka menjadi taruhan. Bagaimana jika seperti ini? Aku akan memberi pedang ini padamu jika kau menang dan kau harus membayar harga yang sesuai.” Yi Yun mengeluarkan Pedang Darah miliknya.
Jun Moxie mencemoh melihat pedang itu. Namun, seseorang di kejauhan terkejut melihat Pedang Darah milik Yi Yun. Dia langsung melesat dan muncul di samping Yi Yun sambil berteriak.
“Pedang tingkat Legendaris!”
Semua orang yang ada di sana terkejut luar biasa mendengar perkataan individu yang tiba-tiba muncul di tengah kerumunan.
Yi Yun tau bahwa saat ini dia telah menarik terlalu banyak perhatian.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 461 Episodes
Comments
MATADEWA
Teruskan....
2024-11-21
1
chiming
itulah jdi keliatan goblok nya mc, naif plus tolol
2023-12-08
1
shadow life
ya
2023-11-17
0